DakwahPos.com, Bandung- Pengajian rutin yang dilakukan di Masjid At-Taufiq Pasirbiru ini tidak hanya mengaji dan membaca Al-Qur’an, tetapi membahas asbabun nuzul, makhorijul huruf serta hukum tajwid di setiap ayatnya, bersama dengan ustadzah Ai Nurjanah pada hari Sabtu (12/9/26). Semangat menuntut ilmu para jama’ah di masjid At-Taufiq tidak luntur walaupun beberapa dari mereka sudah berusia lanjut, mereka tetap berusaha keras agar bisa membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar.
Ustadzah Ai menyebutkan Firman Allah SWT dalam Q.S. Ali Imran ayat 77 yang artinya, “Sesungguhnya orang-orang yang menukar janji Allah dan sumpah-sumpah mereka dengan harga yang sedikit, mereka itu tidak memperoleh bagian di akhirat, Allah tidak akan menyapa mereka, tidak akan memperhatikan mereka pada hari Kiamat, dan tidak akan menyucikan mereka. Bagi mereka azab yang pedih.” Ustadzah Ai juga menjelaskan bahwa ayat tersebut berkaitan dengan orang-orang yang menukar janji Allah dalam keimanan dan menggantikan sumpah-sumpah mereka. Sebagai contoh, seseorang mengatakan sumpah demi Allah, padahal ucapan yang disampaikannya merupakan sebuah kebohongan.
Selain itu, ustadzah Ai juga menyebutkan hadits nabi Muhammad SAW yang berbunyi "Ada tiga golongan yang Allah tidak akan berbicara dengan mereka pada hari kiamat, tidak akan melihat mereka, tidak akan menyucikan mereka, dan bagi mereka azab yang pedih. Diantara 3 golongan tersebut yang pertama Al-Musbil yaitu orang yang menjulurkan pakaian (sarung/celana) di bawah mata kaki karena sombong. Yang kedua Al-Mannan yaitu orang yang suka memberi sesuatu, namun mengungkit-ungkit pemberiannya sehingga menyakiti hati si penerima. Yang ketiga Al-Munaffiqu sil'atahu bil halifil kadzib yaitu pedagang yang bersumpah palsu contohnya, "Demi Allah, kalo harga segitu modal nya juga belum sampe", ujar pedagang tersebut hanya demi mencari keuntungan duniawi.
Kemudian ustadzah Ai juga menjelaskan bahwa kerugian yang kedua yaitu Allah akan membiarkan mereka dan tidak akan menanyakan mereka kelak di akhirat. Kerugian yang ketiga adalah Allah tidak akan melihat dengan rahmat nya kepada mereka nanti di akhirat, melainkan Allah akan melihatnya dengan kebencian. Yang keempat yaitu Allah tidak akan menyucikan dan membersihkan mereka, maka tetap mereka ada dalam keadaan kotor. Dan yang terakhir bagi mereka adzabun aliim yaitu azab yang pedih.
Pengajian ditutup dengan tadarus Al-Qur’an masing masing dengan diperhatikan oleh ustadzah Ai dan beberapa jama’ah yang memang cukup mahir dalam membaca Al-Qur’an. Dan yang terakhir, ustadzah Ai memberikan pesan “semoga kita semua dijaga dari hal-hal yang dapat mencelakai kita. Hal-hal yang sekiranya tidak perlu diucapkan dengan sumpah maka tidak perlu diucapkan dengan sumpah. Dan semoga kita semua dijauhkan dari azab Allah SWT”, begitu ujarnya.
Reporter: Sevilla Aulia KPI/3C

Tidak ada komentar
Posting Komentar