Dari Gubuk Kecil, Masjid Al-Hikmah Tumbuh Menjadi Pusat Ibadah Warga

Klik untuk membaca artikel.
Uploaded Image 
 
Dakwahpos.com, Bandung- Ketua DKM Al-Hikmah Permata Biru mengungkapkan bahwa
kemegahan masjid saat ini merupakan hasil dari rangkaian tahapan pembangunan yang
dilakukan sejak awal berdiri hingga terus dikembangkan oleh setiap generasi pengurus, Jumat
(25/09/2026).

Sejak berdiri pada tahun 2000, Masjid Al-Hikmah Permata Biru telah mengalami empat kali
pergantian kepemimpinan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), mulai dari H. Asep, Ustaz
Zainal Abidin, H. Herman, hingga ketua yang menjabat sejak 2023. Setiap periode kepengurusan
disebut membawa tahap pengembangan fisik dan program yang berbeda, namun tetap mengacu
pada visi jangka panjang yang sama.

Ketua DKM Al-Hikmah Permata Biru menjelaskan, pada masa kepemimpinan H. Asep,
bangunan masjid masih berupa gubuk kecil yang dikerjakan bersama panitia pembangunan.
Pengembangan kemudian dilanjutkan pada era Ustaz Zainal Abidin dengan perluasan bangunan
ke arah belakang, sebelum akhirnya memasuki fase pembangunan besar-besaran di bawah
kepemimpinan H. Herman.

"Setelah itu, Madrasah juga mulai dikembangkan sampai sekarang sudah ada 18 kelas dengan
sekitar 250 siswa, ada yang masuk pagi, siang, dan sore," ujar Ketua DKM.

Memasuki masa kepemimpinannya sejak 2023, ia melanjutkan pengembangan dengan
memperluas bangunan serta memperbaiki tampilan arsitektur masjid agar lebih representatif
sekaligus mempertegas batas lahan.
"Sekarang dilebarkan lagi, kaca dan kusennya diganti semua, pilar-pilarnya juga dibuat
berdilatasi supaya terlihat ada seni arsiteknya, sekaligus menjadi batas lahan masjid,"
ungkapnya.

Menurutnya, setiap tahap pembangunan fisik tersebut merupakan bagian dari langkah kecil untuk
mewujudkan visi besar masjid sebagai pusat pelayanan umat yang hadir di tengah kebutuhan
zaman. 
 
"Masjid itu zaman sekarang harus hadir di tengah masyarakat, apa pun potensi yang ada
di masjid harus bisa membantu meringankan beban masyarakat," ujarnya.

Reporter: M. Alif Ramdhan Sohibul Fahmi, KPI/3D

Tidak ada komentar

Iklan Dakwahpos
Iklan Dakwahpos
Iklan Kiri Dakwahpos
Iklan Kanan Dakwahpos