Buktikan Kecintaan kepada Rasulullah Melalui Tindakan Nyata

0
Klik untuk membaca artikel.


Dakwahpos.com, Bandung– Khatib Jumat Ustaz Asep Mulyadi menyampaikan pesan keagamaan terkait makna sejati cinta dan keteladanan kepada Nabi Muhammad saw dalam khutbah Jumat di Masjid Istiqomah (PC PERSIS Cibiru), Jumat (18/09/2026). Beliau menekankan bahwa kecintaan kepada Rasulullah tidak cukup sekadar perayaan seremonial, melainkan harus diwujudkan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.


Dalam khutbahnya, Ustaz Asep Mulyadi mengingatkan jemaah agar momentum peringatan Maulid Nabi dijadikan ajang introspeksi diri. Beliau menyampaikan bahwa kecintaan kepada Rasulullah saw harus dibuktikan dengan mengikuti sunah serta menaati seluruh ajarannya, bukan sekadar mengenang kelahiran dan memperbanyak selawat semata.


Lebih lanjut, Ustaz Asep Mulyadi menjelaskan bahwa keteladanan Nabi Muhammad saw mencakup seluruh aspek kehidupan atau bersifat kaffah (menyeluruh). Selama 23 tahun berdakwah, Rasulullah saw menunjukkan keteguhan, kesabaran, dan kejujuran tanpa pernah mengutamakan kepentingan pribadi atau golongannya. Beliau juga menegaskan bahwa kepemimpinan Rasulullah di Madinah melandaskan hukum pada wahyu Allah, menegakkan keadilan tanpa pandang bulu, serta memilih pemimpin berdasarkan amanah dan kemampuan.


Selain itu, Ustaz Asep Mulyadi menyoroti fenomena sosial di mana antusiasme masyarakat dalam menghadiri acara seremonial sering kali tidak sebanding dengan kedisiplinan dalam menjalankan ibadah harian. Beliau menyayangkan banyaknya jemaah yang hadir saat acara peringatan Maulid Nabi, namun barisan shalat berjemaah di masjid kembali sepi saat waktu Subuh tiba.


Di akhir khutbah, Ustaz Asep Mulyadi menegaskan bahwa bukti utama ittiba' (mengikuti Rasulullah saw) adalah dengan meneladani akhlak beliau, menjauhi perbuatan tercela seperti berdusta, ghibah, dan memfitnah, serta menerapkan syariat Islam secara utuh dalam kehidupan pribadi, keluarga, bermasyarakat, hingga bernegara.


"Inti kecintaan kepada Rasulullah bukan hanya sekadar seremonial belaka, tapi bagaimana dengan sekuat tenaga kita menjalankan seluruh sunah Rasulullah saw," tegas Ustaz Asep Mulyadi di akhir khutbahnya.


Reporter: Farhan Fadhilah, KPI 3/C

Tidak ada komentar

Iklan Dakwahpos
Iklan Dakwahpos
Iklan Kiri Dakwahpos
Iklan Kanan Dakwahpos