Tampilkan postingan dengan label Masjid Al Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Masjid Al Islam. Tampilkan semua postingan

Jangan Merasa Selesai Ketika Berhasil Tetapi Merasa Berhasilah ketika Selesai



Dakwahpos.com - Bandung. Menyeimbangkan kesibukan korporasi, bisnis mandiri, dan pengabdian sosial berhasil dibuktikan oleh Bapak Dedi Sobari. Di tengah rutinitasnya yang padat, beliau tetap konsisten mengemban amanah sebagai pengurus DKM Masjid Al-Islam di bidang pendidikan dan pemberdayaan demi menggerakkan kemajuan umat.

Lahir dan besar di Bandung, rekam jejak pendidikannya tergolong cemerlang, mulai dari SMAN 4 Bandung hingga menyelesaikan D3 Telekomunikasi ITB. Hingga kini, beliau tetap melakoni mobilitas tinggi dengan bekerja setiap hari di bidang teknologi, koneksi, dan manajemen di PT Sharp Electronics Indonesia.

Komitmen sosialnya juga meluas ke ranah filantropi serta unit usaha kuliner (*franchise*) yang dikelolanya. Menariknya, bisnis F&B tersebut sengaja dihadirkan sebagai wadah pemberdayaan pemuda khususnya anak yatim dan dari keluarga broken home agar memiliki lapangan kerja serta ruang sosial yang sehat.

Di struktur DKM Masjid Al Islam, Bapak Dedi memegang tiga program utama: pembinaan Pemuda Masjid, TPQ Al Islam, dan Sanlat di Lamargas Residence Margaasih. Tujuannya jelas: mendidik anak-anak, menggerakkan pemuda dan ibu-ibu, serta menghidupkan masjid sebagai jantung peradaban.

Dalam praktiknya, beliau dikenal sangat sat-set dan sigap bergerak cepat, bahkan tak ragu turun tangan langsung untuk urusan operasional tanpa harus menunggu momentum seremonial. Dukungan akses sosial dan manajerial yang kuat membuat program-program masjid berjalan optimal.

Dalam berkarya, beliau memegang prinsip hidup: “Jangan merasa selesai saat berhasil, tetapi merasa berhasillah saat Anda selesai.” Kepada generasi muda, beliau berpesan agar tidak gengsian dan terhindar dari mental fatigue akibat ilusi informasi tanpa aksi nyata.


Reporter: Fadil Robbani | KPI 3B


Shalat yang Baik Adalah Shalat yang Dikenal, Ustaz Eko Abu Hazim Ajak Jamaah Mengenal Shalat Lebih Dekat



DAKWAHPOS.COM, BANDUNG – Majelis Ta'lim Kajian Muslimah Al Islam sukses menggelar pengajian rutin yang berlangsung penuh khidmat di Masjid Al Islam, Lamargas, pada Jumat (9/10/2026) pukul 16.00 WIB. 

Mengusung semangat "Shalat yang benar, hidup yang lebih dekat dengan Allah", kajian bertajuk "Permasalahan (Rukun) Shalat dalam Perspektif 4 Mazhab" ini menghadirkan Ustaz Eko Abu Hazim sebagai narasumber utama.

Dalam pemaparannya, Ustaz Eko Abu Hazim mengajak para jamaah muslimah untuk mengenal shalat lebih dekat dan tidak sekadar menjalankannya sebagai rutinitas belaka. Beliau mengupas tuntas rukun dan permasalahan shalat secara ilmiah serta praktis dari sudut pandang empat mazhab, lengkap dengan dalil Al-Qur'an dan Sunnah. 

Penjelasan ini memberikan solusi atas berbagai keraguan ibadah yang kerap ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Para jamaah tampak khusyuk dan antusias menyimak serta mencatat setiap poin materi yang disampaikan. 

Saat ditemui di lokasi acara, Ibu Nurlatipah selaku koordinator acara menyampaikan kebahagiaannya atas terselenggaranya kegiatan ini dengan lancar. Beliau mengungkapkan pentingnya wadah kajian ini bagi ibu-ibu dalam memperbaiki kualitas ibadah keluarga di rumah. "Ilmu itu menguatkan iman dan amal yang akan mengubah hidup. 

Melalui pemahaman rukun shalat dari pemateri tadi, kami berharap para jamaah semakin mengenal shalatnya sehingga bisa beribadah dengan lebih khusyuk dan benar," tutur Ibu Nurlatipah di akhir kegiatan.



Reporter: Fadil Robbani KPI 3B


Iklan Dakwahpos
Iklan Dakwahpos
Iklan Kiri Dakwahpos
Iklan Kanan Dakwahpos