Tampilkan postingan dengan label At-Thoha Kihiyang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label At-Thoha Kihiyang. Tampilkan semua postingan

Masjid At-Thoha Kihiyang Gelar Ceramah Bahas Ciri Hati Telah Mati

Dakwahpos.com, Bandung – Masjid At-Thoha Kihiyang adakan ceramah pagi, bahas ciri-ciri hati yang telah mati bersama ibu-ibu pada Sabtu (09/11/2024).

Ceramah pagi ini diadakan di Masjid At-Thoha di Dusun Krajan RT.05 RW.02 Desa Kihiyang Kecamatan Binong Kabupaten Subang. Lokasi ini dekat pemukiman masyarakat Desa Kihiyang, khususnya untuk masyarakat RT 05.

Kegiatan ceramah pagi ini diikuti oleh ibu-ibu yang tinggal disekitar Masjid At-Thoha. Walaupun letak Masjid At-Thoha terletak di RT 05, akan tetapi kegiatan ini boleh diikuti siapa saja.

Ceramah pagi kali ini diisi oleh Ustaz Mahmudin Kosasih tentang ciri-ciri hati manusia yang telah mati.
"Ketika hati  kita sudah mati maka laksana mayat yang berjalan. Fisik kita melakukan aktivitas tetapi hati kita mati maka tidak ada bedanya dengan orang yang sudah meninggal dunia." Jelas Ustaz Mahmudin Kosasih pada Sabtu (09/11/2024)

Beliau menyebutkan beberapa ciri hati yang mati yaitu meninggalkan salat fardu, merasa tenang walaupun berbuat maksiat, tidak suka membaca Al-qur'an, menggunjing, selalu ingin memuaskan hawa nafsu, menjadi seorang pendendam, pelit, dan yang terakhir yaitu tidak peduli terhadap orang lain atau cuek.

"Jika saat ini kita sedang sehat maka kita patut bersyukur seraya mengucap Alhamdulillah sesuai dengan harapan kita." Ujar Ustaz Mahmudin Kosasih pada Sabtu (09/11/2024)

Diakhir ceramahnya beliau menyarankan agar kita senantiasa bergaul dengan orang-orang yang hatinya tidak mati, agar kita terhindar dari matinya hati yang berujung pada kemaksiatan.

Reporter: Ainna Raihana Hanifah KPI/3A

Tingkatkan Ketabahan Dalam Hidup Masjid At-Thoha Kihiyang Bahas Makna Kesabaran

Dakwahpos.com, Bandung – Masjid At-Thoha Kihiyang adakan ceramah pagi, bahas makna kesabaran dalam  hidup bersama ibu-ibu pada Sabtu (02/11/2024).

Ceramah pagi ini diadakan di Masjid At-Thoha di Dusun Krajan RT.05 RW.02 Desa Kihiyang Kecamatan Binong Kabupaten Subang. Lokasi ini dekat pemukiman masyarakat Desa Kihiyang, khususnya untuk masyarakat RT 05.

Kegiatan ceramah pagi ini diikuti oleh ibu-ibu yang tinggal disekitar Masjid At-Thoha. Walaupun letak Masjid At-Thoha terletak di RT 05, akan tetapi kegiatan ini boleh diikuti siapa saja.

Ceramah pagi kali ini diisi oleh Ustaz Taslim Ashari tentang bagaimana cara meningkatkan kesabaran dalam hidup.
"Kesabaran adalah sikap untuk bertahan dalam menghadapi cobaan, tidak mudah marah tidak lekas putus asa dan tidak lekas patah hati." Jelas Ustaz Taslim pada Sabtu (02/11/2024)

Ustaz Taslim juga menjelaskan bahwa sabar termasuk kedalam akhlak yang terpuji dalam islam. Selain akhlak terpuji, sabar juga memiliki keutamaan lain yaitu sebagai bukti keimanan seseorang, kunci kesuksesan hidup, dan kunci masuk surga.

"Orang yang sabar itu akan lebih banyak bersyukur dengan apa yang terjadi, walaupun dalam keadaan kegagalan." Ujar Ustaz Taslim pada Sabtu (02/11/2024)

Terakhir beliau juga menjelaskan salah satu hikmah dari sikap sabar yaitu lebih mudah untuk melihat sisi baik dari setiap keadaan meskipun itu dalam keadaan yang sulit sekalipun.

Reporter: Ainna Raihana Hanifah KPI/3A 

Masjid At-Thoha Kihiyang Adakan Ceramah Pagi Peringati Hari Santri

Dakwahpos.com, Bandung – Masjid At-Thoha Kihiyang adakan ceramah pagi, untuk peringati hari santri bersama ibu-ibu pada Sabtu (26/10/2024).

Ceramah pagi ini diadakan di Masjid At-Thoha di Dusun Krajan RT.05 RW.02 Desa Kihiyang Kecamatan Binong Kabupaten Subang. Lokasi ini dekat pemukiman masyarakat Desa Kihiyang, khususnya untuk masyarakat RT 05.

Kegiatan ceramah pagi ini diikuti oleh ibu-ibu yang tinggal disekitar Masjid At-Thoha. Walaupun letak Masjid At-Thoha terletak di RT 05, akan tetapi kegiatan ini boleh diikuti siapa saja.

Ceramah pagi kali ini diisi oleh Ustaz Yahya Afriandi tentang peringatan hari santri.
"Hari Santri adalah momentum bagi kita semua untuk mengenang dan meneladani para santri yang telah memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Sejarah telah mencatat bahwa kaum santri adalah salah satu kelompok yang paling aktif menggelorakan perlawanan terhadap para penjajah." Jelas Ustaz Yahya Afriandi pada Jumat (25/10/2024)

Beliau juga menjelaskan bahwa para santri memiliki bukti perjuangannya yaitu dengan adanya peristiwa "Resolusi Jihad" pada 22 Oktober 1945 yang yang dimaklumatkan oleh K.H Hasyim Asy'ari. Dalam cerahmahnya  beliau mengatakan para santri harus menjadi pejuang ilmu yang tidak kenal lelah, mengejar pengetahuan sebagai senjata utama.

Diakhir ceramah pagi ini beliau menyarankan kepada para santri untuk melanjutkan perjuangan para ulama. "Santri harus bisa melanjutkan perjuangan dan pengorbanan para ulama dan santri terdahulu dengan memberikan karya terbaik melalui penguasaan ilmu, teknologi dan ekonomi untuk mewujudkan cita-cita perjuangan mereka." Ujar Ustaz Yahya pada Jumat (25/10/2024)

Reporter: Ainna Raihana Hanifah KPI/3A

Ceramah Pagi Masjid At-Thoha Kihiyang : Menemukan Makna Cobaan Hidup

Dakwahpos.com, Bandung – Masjid At-Thoha Kihiyang adakan ceramah pagi, menemukan makna cobaan hidup bersama ibu-ibu pada Jumat (18/10/2024).

Ceramah pagi ini diadakan di Masjid At-Thoha di Dusun Krajan RT.05 RW.02 Desa Kihiyang Kecamatan Binong Kabupaten Subang. Lokasi ini dekat pemukiman masyarakat Desa Kihiyang, khususnya untuk masyarakat RT 05.

Kegiatan ceramah pagi ini diikuti oleh ibu-ibu yang tinggal di sekitar Masjid At-Thoha. Walaupun letak Masjid At-Thoha terletak di RT 05, akan tetapi kegiatan ini boleh diikuti siapa saja.

Ceramah pagi kali ini diisi oleh Ustaz Taslim Ashari tentang bagaimana cara menemukan sebuah makna dalam setiap cobaan yang Allah berikan.

"Hidup di dunia ini perlu ada ujian dan cobaan sebab di akhirat tidak ada lagi ujian. Hidup di dunia hanya sementara. Ujian dan cobaan hidup di dunia merupakan bagian dari rencana Allah SWT. untuk menguji keimanan dan kesabaran manusia." Jelas Ustaz Taslim pada Jumat (18/10/2024)

Ustaz Taslim mengatakan bahwa cobaan yang diberikan Allah kepada manusia bisa berupa ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, dan kekurangan jiwa. Maka dari itu manusia sudah seharusnya menghadapi cobaan dengan penuh kesabaran agar mendapatkan berkah dan rahmat dari Allah SWT.

"Dalam Islam, orang yang sabar dalam menghadapi cobaan akan mendapatkan berkah dan rahmat dari Allah SWT. Orang yang beriman juga harus bersikap sewajarnya ketika mengalami cobaan baik berupa kesedihan maupun kegembiraan." Ujar Ustaz Taslim pada Jumat (18/10/2024)

Dalam akhir ceramahnya beliau juga menambahkan bahwa sejatinya Allah SWT. memberikan cobaan kepada manusia untuk melihat seberapa kemampuan manusia dalam menjalani dan melewati cobaan tersebut.

Reporter: Ainna Raihana Hanifah KPI/3A

Masjid At-Thoha Kihiyang Gelar Ceramah Pagi: Nabi Muhammad Potret Istimewa Kepribadiaan Mulia

Dakwahpos.com, Bandung – Masjid At-Thoha Kihiyang adakan ceramah pagi, meneladani kepribadiaan Nabi Muhammad yang istimewa bersama ibu-ibu pada Jumat (11/10/2024).

Ceramah pagi ini diadakan di Masjid At-Thoha di Dusun Krajan RT.05 RW.02 Desa Kihiyang Kecamatan Binong Kabupaten Subang. Lokasi ini dekat pemukiman masyarakat desa Kihiyang, khususnya untuk masyarakat RT 05.

Kegiatan ceramah pagi ini diikuti oleh ibu-ibu yang tinggal disekitar Masjid At-Thoha. Walaupun letak Masjid At-Thoha terletak di RT 05, akan tetapi kegiatan ini boleh diikuti siapa saja. Kegiatan ini diisi oleh Ustaz Ali Imran selaku penceramah.

Dalam kesempatan ceramah kali ini, Ustaz Ali Imran menceritakan betapa istimewanya kepribadian Nabi Muhammad SAW.

"Nabi Muhammad adalah sosok yang sangat istimewa dalam sejarah umat manusia, khususnya umat Islam.Keistimewaan Nabi Muhammad SAW tidak hanya terlihat dari keteguhan dan kesabaran dalam menyebarkan dakwah, tetapi juga dari segi akhlak, spiritualitas dan lainnya." Ujar Ustaz Ali Imran pada Jumat (11/10/2024)

Ustaz Ali mengatakan bahwa  keistimewaan pribadi Nabi Muhammad tercermin dari akhlaknya dan diberi gelar Al-Amin yang artinya dapat dipercaya.

"Keistimewaan beliau tercermin dari akhlaknya yang mulia yang bahkan sebelum di angkat sebagai nabi sudah di kenal sebagai "Al-Amin". Jelas ustaz Ali Imran

Terakhir Ustaz Ali juga menjelaskan bahwa Nabi Muhammad adalah sang pemberi syafaat, pertolongan memohon ampun dosa yang dimiliki umatnya dan dapat dimasukannya mereka umat Nabi Muhammad ke dalam surganya Allah.

Reporter: Ainna Raihana Hanifah KPI/3A

Ceramah Pagi Masjid At-Thoha Kihiyang: Bersihkan Hati dengan Berdzikir

Dakwahpos.com, Bandung – Masjid At-Thoha Kihiyang adakan ceramah pagi bersihkan hati dengan berdzikir bersama ibu-ibu pada Jumat (04/10/2024).

Ceramah pagi ini diadakan di Masjid At-Thoha di Dusun Krajan RT.05 RW.02 Desa Kihiyang Kecamatan Binong Kabupaten Subang. Lokasi ini dekat pemukiman masyarakat desa Kihiyang, khususnya untuk masyarakat RT 05.

Kegiatan ceramah pagi ini diikuti oleh ibu-ibu yang tinggal disekitar Masjid At-Thoha. Walaupun letak Masjid At-Thoha terletak di RT 05, akan tetapi kegiatan ini boleh diikuti siapa saja. Kegiatan ini diisi oleh Ustadz Yahya Afriandi selaku penceramah.

Dalam ceramah pagi kali ini, Ustadz Yahya memberikan kiat-kiat bagaimana agar hati tetap bersih dan meningkatkan keimanan yaitu dengan memperbanyak berdzikir.

"Sebagai manusia kita punya hati yang mana hati ini harus selalu bersih.Untuk itu kita harus banyak banyak atau sesering mungkin berzikir kepada Allah SWT supaya menambah keimanan kepada Allah SWT.Dimana zikir ini kita lakukan dengan cara membaca Al-qur'an, surat yasin, dan shalawat." Ujar Ustadz Yahya Afriandi pada Jumat (04/10/2024).

Selain itu Ustadz Yahya juga menyarankan agar selalu berdoa kepada Allah SWT walaupun itu hanya membaca bismillah ketika makan dan diakhiri membaca Alhamdulillah setelah makan.

Terakhir, beliau juga menjelaskan bahwa siapapun orang yang sering bershalawat kepada Rasulullah, maka kelak diakhirat ia akan berada disisinya.

"Siapapun orang yang selalu mengutamakan baca shalawat selagi hidupnya di dunia maka nanti di akhirat bakal berada disisinya Rasulullah. Baca shalawat boleh di mana saja dan kapan saja,dan juga di hari paling utama yaitu hari Jum'at perbanyak baca shalawat dan melaksanakan sunah rasul yang ringan ringan saja misalnya puasa Senin Kamis." Jelas Ustadz Yahya Afriandi Jumat (04/10/2024)

Reporter Ainna Raihana Hanifah KPI/3A
Iklan Dakwahpos
Iklan Dakwahpos
Iklan Kiri Dakwahpos
Iklan Kanan Dakwahpos