Tampilkan postingan dengan label Al-Ghazali Panyileukan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Al-Ghazali Panyileukan. Tampilkan semua postingan

Tumbuhkan Cinta Al-Qur'an Sejak Dini, DKM Al-Ghazali Adakan Kegiatan Mengaji Sore

Dakwahpos.com, Bandung - Suasana sore yang sedikit mendung tidak meruntuhkan semangat anak-anak dari berbagai usia, mulai dari usia dini hingga anak usia sekolah dasar untuk datang ke Masjid Jami' Al-Ghazali guna mengikuti kegiatan mengaji sore pada senin, 20 september 2024. 

Kegiatan ini diadakan setiap hari Senin hingga Jumat setelah melaksanakan salat Ashar di masjid, dan dihadiri oleh sekitar 20 anak. Tujuan dari kegiatan mengaji ini adalah untuk menumbuhkan minat mengaji anak-anak serta menanamkan kecintaan mereka terhadap Al-Qur'an.

Kegiatan mengaji sore ini menjadi kesempatan berharga bagi anak-anak untuk memperdalam ilmu agama yang dapat ditanamkan sejak dini. Ada empat pengajar dalam kegiatan mengaji sore, yaitu Ustaz Dedi, Ustaz Shobirin, Ustaz Mu'min, dan Ustaz Qorni, dengan jadwal yang berbeda-beda. Kebetulan pada hari ini, yang mengajar adalah Ustaz Dedi. Kegiatan hari ini tidak hanya mengaji, tetapi juga diisi dengan sesi menggambar sesuai dengan kreativitas anak-anak.

Selain menyetorkan bacaan mengaji, anak-anak juga diberikan pengajaran lain dalam kegiatan mengaji sore, seperti tata cara salat fardu, tata cara berwudhu, penulisan huruf hijaiyah, kisah nabi dan pemahaman agama lainnya. Agar tidak monoton, anak-anak juga diberi kesempatan untuk berkreasi dalam berbagai aktivitas, sehingga mereka tidak merasa bosan hanya dengan kegiatan mengaji. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan yang lebih luas kepada anak-anak tentang ajaran agama sambil tetap menyenangkan.

"Daripada anak main nggak karuan, ya mending main di sini sambil belajar. Setidaknya anak-anak bisa belajar walau sebentar. Minimal, anak-anak tahu mengaji dan tidak main terlalu banyak, karena zaman sekarang ini kan banyak medsos. Ditakutkan main medsos berlebihan, mending 1 jam bisa di masjid, bisa mencintai masjid," tutur Ustaz Dedi selepas mengajar ngaji sore.

Pesan-pesan yang disampaikan dalam kegiatan mengaji sore ini disampaikan dengan pendekatan yang menyenangkan dan penuh makna, mengajak anak-anak untuk belajar tentang ajaran agama secara langsung melalui praktik, seperti mengaji dan berkreasi. Dengan metode yang sederhana namun mendalam, diharapkan anak-anak dapat memahami dan mencintai Al-Qur'an serta kegiatan di masjid sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari mereka.

Kegiatan mengaji sore ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi anak-anak dalam memahami pentingnya ilmu agama dan mencintai Al-Qur'an sejak dini. Melalui metode yang menyenangkan dan bervariasi, diharapkan anak-anak tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga merasa terhubung dengan masjid sebagai tempat belajar dan beribadah. Semoga kegiatan ini terus memberikan manfaat dan menjadi wadah yang memperkuat kecintaan anak-anak terhadap agama serta membentuk karakter yang baik.

Reporter: Firqotu Naajiyah, KPI/3B 

Lampiran : Tumbuhkan Cinta Al-Qur'an Sejak Dini, DKM Al-Ghazali Adakan Kegiatan Mengaji Sore 

Khutbah Ustaz Saleh Kurnia S.Si.: Inspirasi Teladan dari Baginda Rasulullah SAW

Dakwahpos.com, Bandung - Teriknya matahari siang tidak mengalahkan antusias puluhan jamaah dari berbagai kalangan, mulai dari kurir paket, pengemudi ojek, penjual jajanan, hingga warga sekitar yang terus berdatangan ke Masjid Jami' Al-Ghazali untuk melaksanakan Salat Jumat dan mendengarkan khutbah yang dipimpin oleh Ustaz Saleh Kurnia S.Si. pada Jumat (20/09/2024). 

Khutbah yang mengusung tema Inspirasi Teladan dari Baginda Rasulullah SAW ini menjadi kesempatan berharga bagi para jamaah untuk memperdalam pemahaman agama dan menggali nilai-nilai kehidupan yang diajarkan Rasulullah SAW. Pesan-pesan yang disampaikan penuh dengan hikmah dan relevansi, memberikan pencerahan bagi jamaah dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Dalam khutbahnya, Ustaz Saleh Kurnia menjelaskan bahwa meneladani akhlak Rasulullah SAW adalah kunci untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik. Beliau menyebutkan 4 sifat Rasulullah SAW yang patut kita teladani seperti sidik, amanah, tablig dan fathonah. Beliau juga menyebutkan beberapa akhlak mulia yang patut dicontoh, seperti kasih sayang, kejujuran, dan kesabaran. Ustaz juga menegaskan bahwa sikap-sikap ini tidak hanya dapat memperkuat hubungan antarsesama, tetapi juga mendekatkan kita kepada Allah SWT, serta membangun masyarakat yang damai dan harmonis.


Ust. Saleh Kurnia menegaskan bahwa Rasulullah SAW adalah sebaik-baik teladan bagi umat manusia, seperti yang tercantum dalam Al-Qur'an Surat Al-Ahzab ayat 21: 
لقد كان لكم في رسول الله اسوة حسنة ...           
"Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu..." (QS. Al-Ahzab: 21). 

"Mengingat momentum hari ini bulan Rabiul Awal, ingin dikuatkan kembali bahwa salah satu peringatan Maulid Nabi bukan hanya seremonial saja, tetapi dari bulan Rabiul Awal ini kita semakin ma'rifatun Nabi, semakin cinta kepada Nabi, kalau semakin mengenal Nabi maka akan timbul mahabbah kepada Nabi, kalau sudah timbul mahabbah kepada Nabi maka apa yang kita lakukan akan berupaya meniru apa yang di contohkan oleh Baginda Rasulullah SAW" tutur Ustaz Saleh kurnia. 

Pesan-pesan dalam khutbah tersebut dikemas dengan gaya bahasa yang sederhana namun penuh makna, dilandasi oleh dalil Al-Qur'an dan Hadis, sehingga para jamaah dapat dengan mudah memahami keteladanan Baginda Rasulullah SAW.

Khutbah Inspiratif ini diharapkan dapat menggugah kesadaran jamaah untuk semakin meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. Khutbah penuh hikmah dan dalil yang kuat, diharapkan khutbah serupa dapat terus memberikan pencerahan spiritual dan motivasi bagi umat untuk menjalani kehidupan yang lebih baik. 

Reporter: Firqotu Naajiyah, KPI/3B 

Lampiran: Khutbah Ustaz Saleh Kurnia pada Masjid Jami' Al-Ghazali di Panyileukan, Bandung.
Iklan Dakwahpos
Iklan Dakwahpos
Iklan Kiri Dakwahpos
Iklan Kanan Dakwahpos