Ustaz Rukman : Dunia Ini Perlu Prestasi, Bukan Halusinasi

Klik untuk membaca artikel.

 

Dakwahpos.com, Bandung - Santri dan alumni pesantren diajak untuk meluaskan wawasan dengan tidak hanya berfokus menjadi kiai, tetapi juga menguasai berbagai profesi strategis. Tausiyah tersebut disampaikan Drs. K.H. Rukman Wiriadinata, M.Ag. dalam peringatan Maulid Nabi di Masjid Jami’ Nur Latifah, Cibaduyut, Kota Bandung, Kamis (01/10/2026).

Ustaz Rukman menjelaskan bahwa menjadi penceramah berhukum fardu kifayah, sedangkan amar makruf nahi munkar berhukum fardu ain. Menurutnya, dakwah dapat dilakukan melalui berbagai jalur profesi sesuai peran masing-masing di masyarakat.

Ia mendorong para santri untuk bercita-cita tinggi menjadi dokter, pilot, pengusaha, hingga masuk AKABRI atau Akpol melalui jalur prestasi. Penguasaan berbagai sektor oleh umat Islam dinilainya penting agar Islam menjadi maju dan berdaya saing.

"Dunia ini perlu prestasi, bukan halusinasi," tegas Ustaz Rukman.

Selain itu, ia mengimbau jamaah agar bijak dalam bermedia sosial guna menghindari fitnah serta dampak buruk konten yang dipotong tanpa konteks. Menurutnya, niat mencari ilmu di pengajian tidak boleh teralihkan oleh penggunaan ponsel yang berlebihan.

Ustaz Rukman juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan fisik melalui olahraga rutin sebagai bentuk ikhtiar menjaga diri yang dianjurkan agama. Melalui penguasaan ilmu dan fisik yang kuat, generasi muda Islam diharapkan mampu memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Reporter: Farha Fiqriya Sidqy, KPI/3D

Tidak ada komentar

Iklan Dakwahpos
Iklan Dakwahpos
Iklan Kiri Dakwahpos
Iklan Kanan Dakwahpos