Kajian Keislaman di Bandung: KH Athian Ali Mengupas Alasan Umat Islam Sulit Istikamah

Klik untuk membaca artikel.

Dakwahpos.com, Bandung — Konsisten berada di jalan yang lurus (siratal mustaqim) kerap menjadi tantangan terbesar bagi umat Islam dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Hal ini ditegaskan oleh ulama asal Bandung, KH Athian Ali M. Dai, Lc., MA, saat menyampaikan materi kajian di hadapan puluhan jamaah.Selasa(22/09/2026)

Dalam ceramahnya, KH Athian Ali mengupas secara mendalam penyebab mengapa manusia sering kali goyah dan kesulitan untuk tetap istikamah. Beliau mengawali pemaparannya dengan menceritakan sebuah hadis saat Rasulullah SAW membuat satu garis lurus di atas pasir, kemudian menambah garis-garis bercabang ke berbagai arah.

"Jalan yang Allah tentukan untuk keselamatan kita dunia dan akhirat cuma satu. Namun kebanyakan manusia justru memilih jalan yang sesat karena memang sulit sekali untuk bisa terus berada di jalan yang lurus," Ujar KH Athian Ali

KH Athian Ali juga menyoroti realitas pengamalan agama saat ini. Meski Al-Qur'an memerintahkan umat untuk ber-Islam secara menyeluruh (kaffah) dalam Surat Al-Baqarah ayat 208, praktik di lapangan dinilai masih jauh dari harapan. Beliau mengutip hasil survei yang menunjukkan bahwa tingkat kesadaran menjalankan ibadah wajib seperti salat lima waktu di Indonesia baru mencapai kisaran 38 persen.

"Jangankan menjalankan Islam secara kaffah, salat lima waktu yang merupakan rukun Islam saja baru dijalankan oleh sebagian kecil. Dari jumlah yang sedikit itu pun, belum tentu semua ibadahnya diterima oleh Allah SWT," Tuturnya dalam kajian tersebut .

Ia membedakan hidayah menjadi dua jenis, yakni Hidayah Ad-Dalalah (bimbingan berupa ilmu dan petunjuk seperti Al-Qur'an) serta Hidayah Al-Ma'unah (pertolongan langsung dari Allah agar dimudahkan beramal).

"Yang kita minta setiap hari dalam salat itu adalah Hidayah Al-Ma'unah. Kita sudah tahu salat itu wajib dan ghibah itu dosa, tapi tanpa pertolongan Allah, kita akan merasa berat untuk melaksanakannya dan meninggalkan larangan-Nya," kata KH Athian Ali.

Menutup ceramahnya, KH Athian Ali mengingatkan agar jamaah tidak meremehkan dosa sekecil apa pun dan segera bertobat (ar-ruju' ilal haq) sebelum ajal menjemput, berpaling sedikit saja dari garis lurus tanpa segera kembali akan membawa seseorang semakin jauh dari rida Allah SWT.

 

Reporter: M Hari Novandra, KPI 3/A

Uploaded Image

Tidak ada komentar

Iklan Dakwahpos
Iklan Dakwahpos
Iklan Kiri Dakwahpos
Iklan Kanan Dakwahpos