Khotib Jumat Masjid Darussalam Tegaskan Kenikmatan Tidak Kekal bagi yang Angkuh

Klik untuk membaca artikel.
Khotib mengajak jamaah untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan dengan menjalankan perintah Allah Swt dan menjauhi larangan-Nya. Ia menyampaikan bahwa ketakwaan yang sebenar-benarnya akan mengantarkan manusia pada kebahagiaan dunia dan akhirat.

Ia menjelaskan bahwa manusia sejatinya tidak akan pernah mampu menghitung seluruh nikmat Allah Swt, sebagaimana disebutkan dalam Surah An-Nahl ayat 18. Menurutnya, nikmat fitrah berupa pendengaran, penglihatan, dan akal yang diberikan sejak lahir merupakan karunia besar yang wajib disyukuri.

"Barang siapa yang bersyukur, maka syukur itu untuk dirinya sendiri," ujar Ustaz Huamedi mengutip Surah An-Naml ayat 40.

Ustaz Huamedi juga mengisahkan tiga orang yang diberi cacat oleh Allah Swt, yakni botak, buta, dan berpenyakit kulit. Ketiganya diuji oleh malaikat yang menyamar sebagai musafir setelah nikmat kesembuhan dan kekayaan diberikan kepada mereka. Dua diantaranya menolak membantu sang musafir dan berujung didoakan kembali sengsara, sementara satu orang yang ikhlas bersyukur justru dengan senang hati membantu.

Khotib mengingatkan jamaah bahwa sikap syukur akan mendatangkan tambahan nikmat, Siangtan sikap ingkar akan mendatangkan azab yang pedih.

"Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Aku akan menambah nikmatmu, dan jika kamu ingkar, sesungguhnya siksaku amat pedih," ujarnya mengutip Surah Ibrahim ayat 7.

Reporter: Farid Zakhir Muzhaffar KPI/3D
Uploaded Image

Tidak ada komentar

Iklan Dakwahpos
Iklan Dakwahpos
Iklan Kiri Dakwahpos
Iklan Kanan Dakwahpos