Ketua DKM Kifayatul Ahyar Ajak Jamaah Menjaga Hati dan Mempererat Silaturahmi

Klik untuk membaca artikel.


Dakwahpos.com, Bandung - Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Kifayatul Ahyar mengajak jamaah untuk senantiasa menjaga hati dan mempererat tali silaturahmi dalam kehidupan sehari-hari. Pesan tersebut disampaikan dalam khutbah Jumat yang menekankan pentingnya membangun hubungan yang baik dengan sesama sebagai bagian dari kehidupan seorang muslim.

 

Dalam penyampaiannya, Ketua DKM Kifayatul Ahyar menjelaskan bahwa kehidupan bermasyarakat tidak terlepas dari berbagai persoalan dan perbedaan. Oleh karena itu, setiap orang perlu memiliki sikap sabar dan mampu mengendalikan diri agar perbedaan yang muncul tidak berkembang menjadi perselisihan.

 

Ia mengingatkan jamaah agar tidak mudah menyimpan rasa kecewa, iri, maupun prasangka buruk terhadap orang lain. Menurutnya, menjaga hati merupakan salah satu cara untuk menciptakan kehidupan yang lebih tenteram dan menghindari munculnya konflik di tengah masyarakat.

 

“Jangan biarkan hati kita dipenuhi rasa tidak suka kepada orang lain. Kalau ada persoalan, selesaikan dengan baik. Jangan menyimpan dendam karena hal itu hanya akan membuat hubungan kita semakin jauh,” ujar Ketua DKM Kifayatul Ahyar dalam khutbahnya.

 

Selain menjaga hati, jamaah juga diajak untuk mempererat silaturahmi. Ketua DKM Kifayatul Ahyar menyampaikan bahwa hubungan baik dengan keluarga, tetangga, dan sesama masyarakat perlu terus dirawat. Silaturahmi tidak hanya dilakukan ketika seseorang membutuhkan bantuan, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.

 

“Silaturahmi jangan hanya dilakukan ketika ada kepentingan. Kita harus saling menyapa, saling membantu, dan saling mengingatkan dalam kebaikan. Dari hal-hal sederhana itulah persaudaraan dapat terus terjaga,” tuturnya.

 

Ia juga mengingatkan bahwa setiap manusia memiliki kekurangan dan kesalahan. Karena itu, jamaah dianjurkan untuk tidak mudah menghakimi orang lain serta memberikan kesempatan kepada sesama untuk memperbaiki diri.

 

Menurutnya, sikap saling memaafkan juga menjadi bagian penting dalam menjaga hubungan antarsesama. Perselisihan yang dibiarkan tanpa penyelesaian dapat membuat hubungan menjadi renggang dan menghilangkan rasa kebersamaan.

 

Pesan tersebut juga dikaitkan dengan kehidupan masyarakat saat ini yang semakin banyak berkomunikasi melalui media sosial. Jamaah diingatkan agar tidak mudah terpengaruh oleh berbagai informasi yang dapat menimbulkan prasangka atau memperkeruh hubungan dengan orang lain.

 

Ketua DKM Kifayatul Ahyar mengajak jamaah untuk lebih bijaksana dalam menyikapi perbedaan dan persoalan yang ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, sikap tenang, saling menghargai, dan kemauan untuk memaafkan dapat membantu menjaga hubungan tetap baik.

 

Melalui khutbah Jumat tersebut, jamaah diajak untuk menjadikan menjaga hati, mempererat silaturahmi, dan saling memaafkan sebagai bagian dari penerapan nilai-nilai Islam. Dengan menjaga hubungan baik dan menghindari perselisihan, diharapkan tercipta kehidupan masyarakat yang rukun, damai, dan harmonis.

 

Reporter: Rika Sri Patonah/ KPI 3-C

 

Tidak ada komentar

Iklan Dakwahpos
Iklan Dakwahpos
Iklan Kiri Dakwahpos
Iklan Kanan Dakwahpos