Dakwahpos.com,
Bandung – Ustaz Husnul Khoir menegaskan pentingnya membangun lingkungan sosial
yang saling menguatkan serta senantiasa mensyukuri setiap nikmat kecil dalam
kehidupan sehari-hari, Rabu (07/10/2026).
Ia
mengingatkan bahwa manusia sering kali terjebak dalam rutinitas sehingga
melupakan nikmat sekecil apapun yang telah diberikan oleh Allah Subhanahu Wa
Ta'ala. Rutinitas harian seperti berjalan ke tempat pengajian, menikmati
secangkir kopi di pagi hari, hingga berbelanja kebutuhan bulanan kerap dianggap
sebagai hal biasa tanpa diiringi rasa syukur. Padahal, nikmat sehat dan
kesempatan hidup merupakan karunia yang tidak boleh diabaikan begitu saja.
"Jangan
sampai kita terbiasa mendapatkan nikmat tetapi lupa untuk bersyukur, karena
rutinitas harian membuat kita sering kali mengabaikan karunia Allah yang begitu
besar," ujarnya di hadapan para jemaah.
Ia
juga menjelaskan bahwa nikmat dan rasa syukur memiliki keterkaitan yang erat
dengan bertambahnya karunia dalam hidup. Ia menuturkan bahwa segala bentuk
nikmat harus senantiasa disyukuri agar kelanggengannya tetap terjaga dan terus
bertambah sesuai dengan tuntunan agama.
"An
ni'matu mausuulun bisyukri, wa ziyadatu muta'alliqun bisyukri, yang artinya
nikmat itu berhubungan dengan syukur, dan bertambahnya nikmat bergantung pada
syukur," ungkapnya.
Ia
menambahkan bahwa bentuk syukur dapat diwujudkan melalui lisan dengan
mengucapkan alhamdulillah, melalui perbuatan, serta di dalam hati. Menurutnya,
ketika seseorang mendapatkan pujian atau pencapaian, sudah sepatutnya pujian
tersebut dikembalikan kepada Sang Pencipta sebagai pemberi nikmat yang
sebenarnya.
"Yang
menentukan bernilai atau tidaknya harta, ilmu, penampilan, jabatan, dan status
sosial justru ada pada angka satunya, yaitu akhlak yang baik," tuturnya
saat mengibaratkan pencapaian duniawi dengan angka nol dan satu.
Reporter:
Tasya Ainurrahmah, KPI/3D

Tidak ada komentar
Posting Komentar