Dakwahpos.com, Bandung - Khatib Jumat Masjid Bir 'Ali menyampaikan pesan keagamaan tentang pentingnya meraih keberkahan hidup dalam khotbah Jumat di Masjid Bir 'Ali, Jumat (18/09/2026).
Dalam khotbahnya, khatib menyampaikan bahwa setiap manusia pada dasarnya mendambakan harta yang cukup, umur yang panjang, keluarga yang bahagia, serta usaha yang berkembang pesat. Namun, ia menekankan bahwa seluruh pencapaian duniawi tersebut belum tentu membawa kebahagiaan sejati apabila tidak diiringi dengan keberkahan dari Allah Swt.
"Sebaliknya, sesuatu yang terlihat sedikit tetapi penuh dengan berkah akan senantiasa mendatangkan ketenangan, manfaat, serta kebahagiaan bagi kehidupan manusia," ujar Khatib Masjid Bir 'Ali saat menyampaikan materi khotbahnya.
Khatib kemudian menjelaskan makna keberkahan dengan mengutip pandangan ulama Imam Ar-Raghib Al-Asfahani. Menurutnya, berkah adalah tetapnya kebaikan yang berasal dari Allah Swt. pada suatu perkara. Sesuatu dapat dikatakan berkah apabila Allah Swt. menetapkan kebaikan padanya secara terus-menerus, berkembang, dan memberikan manfaat yang berkesinambungan.
Lebih lanjut, khatib merincikan empat sebab utama datangnya keberkahan, yang pertama adalah iman dan ketakwaan kepada Allah Swt. Merujuk pada Al-Qur'an Surah Al-A'raf ayat 96, orang yang menjaga ketakwaannya akan dibukakan pintu keberkahan dari langit dan bumi. Poin kedua adalah mencari rezeki yang halal, karena rezeki halal meski sedikit akan jauh lebih berkah daripada harta melimpah yang didapatkan melalui jalan haram.
Poin ketiga yang disampaikan khatib adalah kejujuran dalam bermuamalah atau bertransaksi. Mengutip hadis riwayat Bukhari dan Muslim, ia menjelaskan bahwa kejujuran antara penjual dan pembeli akan melahirkan keberkahan dalam jual beli. Sebaliknya, sikap dusta dan tindakan menyembunyikan cacat barang akan menghapus seluruh keberkahan transaksi tersebut.
Adapun poin keempat untuk meraih keberkahan adalah dengan memperbanyak istighfar kepada Allah Swt. Khatib menguraikan Surah Nuh ayat 10 sampai 12 yang menegaskan bahwa istighfar bukan hanya berfungsi menghapus dosa, melainkan juga menjadi sebab diturunkannya rezeki, hujan, harta, serta keturunan yang berlimpah.
Khatib mengakhiri khotbahnya dengan mengingatkan para jemaah agar tidak tertipu oleh melimpahnya harta duniawi yang kosong dari nilai keberkahan.
"Ada orang yang hartanya melimpah tetapi selalu merasa kurang. Sebaliknya, ada orang yang penghasilannya sederhana namun keluarganya tenteram, ibadahnya mudah, anak-anaknya saleh, dan hidupnya penuh rasa syukur. Itulah keberkahan yang sesungguhnya," ungkap Khatib Masjid Bir 'Ali di akhir khotbahnya.
Reporter: Ayi Muhyidin, KPI/3B

Tidak ada komentar
Posting Komentar