Dakwahpos.com, Bandung - Pengajian membaca Al-Qur'an bersama di Masjid Ar-Rahman Pasir Biru pada Selasa (02/12/2025) kembali diikuti oleh sejumlah jamaah ibu-ibu dengan suasana penuh ketenangan. Kegiatan ini menjadi ruang belajar sekaligus sarana memperkuat hubungan para jamaah dengan Al-Qur'an, termasuk bagi peserta yang sebelumnya merasa kesulitan dalam membaca huruf-huruf suci tersebut.
"Dulu saya susah untuk belajar Al-Qur'an, namun sekarang Alhamdulillah sudah bisa karena mengikuti pengajian ini sehingga mendapatkan banyak ilmu," ujar Ibu Nanok Suminar.
Pengajian yang rutin diadakan setiap pekan ini memberikan pengalaman spiritual yang mendalam bagi para pesertanya. Banyak dari mereka merasakan perubahan positif, terutama dalam hal ketenangan hati dan semangat beribadah setelah belajar bersama dalam suasana yang saling mendukung."Alhamdulillah membuat hati menjadi lega seperti obat dari rasa capek," ungkapnya.
Selain manfaat rohani, kegiatan ini juga menumbuhkan harapan tersendiri bagi para jamaah. Bagi sebagian peserta, kebersamaan dalam belajar Al-Qur'an bukan hanya rutinitas mingguan, tetapi sudah menjadi kebutuhan yang ingin terus dijalankan tanpa henti.
"Kepengen saya pengajiannya ada setiap harinya dari hari Selasa sampai Sabtu," harap Ibu Nanok
Reporter: Zahra Rihhadatul Aisy, 3D/KPI
"Dulu saya susah untuk belajar Al-Qur'an, namun sekarang Alhamdulillah sudah bisa karena mengikuti pengajian ini sehingga mendapatkan banyak ilmu," ujar Ibu Nanok Suminar.
Pengajian yang rutin diadakan setiap pekan ini memberikan pengalaman spiritual yang mendalam bagi para pesertanya. Banyak dari mereka merasakan perubahan positif, terutama dalam hal ketenangan hati dan semangat beribadah setelah belajar bersama dalam suasana yang saling mendukung."Alhamdulillah membuat hati menjadi lega seperti obat dari rasa capek," ungkapnya.
Selain manfaat rohani, kegiatan ini juga menumbuhkan harapan tersendiri bagi para jamaah. Bagi sebagian peserta, kebersamaan dalam belajar Al-Qur'an bukan hanya rutinitas mingguan, tetapi sudah menjadi kebutuhan yang ingin terus dijalankan tanpa henti.
"Kepengen saya pengajiannya ada setiap harinya dari hari Selasa sampai Sabtu," harap Ibu Nanok
Reporter: Zahra Rihhadatul Aisy, 3D/KPI
Tidak ada komentar
Posting Komentar