Dakwahpos.com, Bandung- Salman Archery Club (SAC) mengadakan pelantikan anggota baru generasi kedua yang dilaksanakan selama dua hari, yaitu pada tanggal 11 dan 12 Oktober 2025 di Masjid Salman ITB. Kegiatan ini merupakan penentuan kelulusan calon anggota generasi kedua SAC.
Acara pelantikan SAC generasi kedua ini dihadiri oleh 55 peserta calon anggota SAC 2025. Pelantikan SAC ini baru dilaksanakan selama 2 kali, karena baru ada 2 generasi di SAC. Ustaz Fadhil sebagai pembina dan pelatih SAC mengatakan bahwa SAC itu didirikan untuk menghidupkan sunnah Rasulullah.
Kegiatan ini menghadiri dua pembicara yaitu Ustazah Eri dan Ustaz Irfan. Ustazah Eri menyampaikan tentang Tiga Imam Panahan dan Ustaz Irfan menyampaikan tentang Prosedur, Perilaku, dan Prinsip yang Harus Diperhatikan Oleh Pemula.
Puput sebagai panitia menyampaikan bahwa kegiatan ini penting bagi mahasiswa untuk mengembangkan skill bertahan hidup dan panahan juga dapat membantu menjaga kesehatan fisik, fokus, dan kesehatan mental mahasiswa.
"Panahan bukan hanya melatih fisik dan mental, tapi juga salah satu bentuk mengenal diri kita sendiri, emosi yang sedang kita rasain tuh apa dan bagaimana mengatasinya", ungkap Puput, pada Minggu (12/10/2025) di Masjid Salman Institut Teknologi Bandung.
Nazlleanne sebagai calon generasi kedua SAC merasa antusias selama kegiatan berlangsung, dan optimis untuk keterima menjadi anggota SAC.
"Seru sekali karena banyak ilmu yang kita dapat, kayak ternyata panahan itu gak cuma narik busur panah aja, tapi ada hal-hal yang harus diperhatikan, dan momen yang paling berkesan itu saat praktik panahan", ungkap Nazzleanne, pada Minggu (12/10/2025) di Masjid Salman Institut Teknologi Bandung.
Hasilnya ada 33 yang lolos, 40 lolos bersyarat, dan 13 yang tidak lulus.
Reporter: Shalaisya Ghaida Muslimah, KPI 3/C
Acara pelantikan SAC generasi kedua ini dihadiri oleh 55 peserta calon anggota SAC 2025. Pelantikan SAC ini baru dilaksanakan selama 2 kali, karena baru ada 2 generasi di SAC. Ustaz Fadhil sebagai pembina dan pelatih SAC mengatakan bahwa SAC itu didirikan untuk menghidupkan sunnah Rasulullah.
Kegiatan ini menghadiri dua pembicara yaitu Ustazah Eri dan Ustaz Irfan. Ustazah Eri menyampaikan tentang Tiga Imam Panahan dan Ustaz Irfan menyampaikan tentang Prosedur, Perilaku, dan Prinsip yang Harus Diperhatikan Oleh Pemula.
Puput sebagai panitia menyampaikan bahwa kegiatan ini penting bagi mahasiswa untuk mengembangkan skill bertahan hidup dan panahan juga dapat membantu menjaga kesehatan fisik, fokus, dan kesehatan mental mahasiswa.
"Panahan bukan hanya melatih fisik dan mental, tapi juga salah satu bentuk mengenal diri kita sendiri, emosi yang sedang kita rasain tuh apa dan bagaimana mengatasinya", ungkap Puput, pada Minggu (12/10/2025) di Masjid Salman Institut Teknologi Bandung.
Nazlleanne sebagai calon generasi kedua SAC merasa antusias selama kegiatan berlangsung, dan optimis untuk keterima menjadi anggota SAC.
"Seru sekali karena banyak ilmu yang kita dapat, kayak ternyata panahan itu gak cuma narik busur panah aja, tapi ada hal-hal yang harus diperhatikan, dan momen yang paling berkesan itu saat praktik panahan", ungkap Nazzleanne, pada Minggu (12/10/2025) di Masjid Salman Institut Teknologi Bandung.
Hasilnya ada 33 yang lolos, 40 lolos bersyarat, dan 13 yang tidak lulus.
Reporter: Shalaisya Ghaida Muslimah, KPI 3/C
Tidak ada komentar
Posting Komentar