Kajian Isroq Masjid At-Taufiq: Ilmu Lebih Berharga daripada Harta Menurut Sayyidina Ali



Dakwahpos.com, Cimahi – Masjid At-Taufiq, Cigugur Tengah menggelar kajian isroq pada Ahad pagi (07/12/25) dengan tema "Hikmah Keutamaan Ilmu Dibanding Harta Menurut Sayyidina Ali bin Abi Thalib". Kajian subuh ini disampaikan oleh KH. Dr. Nur Hidayat dan diikuti oleh puluhan jamaah yang antusias menyimak penjelasan mengenai nilai ilmu dalam kehidupan seorang muslim.

Kajian isroq rutin ini bertujuan memperkuat pemahaman agama serta menanamkan nilai-nilai kebaikan kepada jamaah. Dalam ceramahnya, KH. Dr. Nur Hidayat menekankan bahwa ilmu memiliki keutamaan jauh melebihi harta benda, sebagaimana ajaran Sayyidina Ali bin Abi Thalib, dan memberikan banyak hikmah bagi pemiliknya.

Beliau menjelaskan sejumlah perbandingan antara ilmu dan harta, antara lain:
1. Ilmu adalah warisan para nabi, sedangkan harta adalah warisan para raja dan penguasa.
2. Ilmu menjaga pencarinya, sementara harta dijaga oleh pencarinya.
3. Ilmu membuat banyak teman, sedangkan harta sering menimbulkan musuh.
4. Ilmu menambah pengetahuan dan ketaatan, harta justru semakin berkurang.
5. Pemilik ilmu dihormati dan disegani, sedangkan pemilik harta kadang dicap pelit atau mendapat cacian.
6. Ilmu tidak bisa dicuri, tetapi harta mudah diambil oleh pencuri.
7. Pemilik ilmu akan memberi syafaat di hari kiamat, sedangkan pemilik harta akan dihisab.
8. Ilmu tidak akan habis atau musnah, sementara harta akan hilang seiring waktu.
9. Ilmu menerangi hati, sedangkan harta bisa mengeraskan hati.
10. Pemilik ilmu akan dipanggil dan didekatkan dengan hamba-hamba ahli ibadah, sedangkan pemilik harta akan dipanggil karena hartanya.

KH. Dr. Nur Hidayat menekankan bahwa menuntut ilmu adalah investasi paling berharga yang tidak akan habis, bahkan menjadi amal jariyah yang membawa keberkahan dunia dan akhirat. "Jika kita ingin mendapatkan kebahagiaan dan kemuliaan, utamakan menuntut ilmu, bukan mengejar harta semata," tegasnya.

Jamaah tampak menyimak dengan khidmat dan menyatakan bahwa materi kajian ini memberikan pemahaman baru tentang bagaimana menyeimbangkan kehidupan antara ilmu dan harta.

Pengurus DKM Masjid At-Taufiq berharap kajian isroq ini dapat menjadi pengingat bagi jamaah untuk selalu menuntut ilmu, mengamalkannya, dan menjadikannya sebagai bekal utama dalam hidup.

Reporter: Mutiara Dalia Ulfa (KPI 3/A)

Tidak ada komentar

© Dakwahpos 2024