Dakwahpos.com, Cimahi – Masjid Jami At-Taufiq kembali menyelenggarakan kegiatan santunan bagi para guru ngaji pada Sabtu (29/11/25). Program yang telah menjadi agenda rutin setiap bulan November sejak tiga tahun terakhir ini diikuti oleh 37 guru ngaji dari wilayah sekitar masjid. Kegiatan tersebut berlangsung sebagai bentuk penghargaan dan penghormatan kepada para pengajar Al-Qur'an yang telah berjuang memberantas buta huruf hijaiyah di tengah masyarakat.
Kegiatan santunan ini dipersiapkan melalui pendataan guru-guru ngaji di lingkungan Masjid At-Taufiq untuk memastikan seluruh penerima tercover secara merata. Program ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara pengurus masjid dan para pendidik Al-Qur'an, sekaligus memupuk semangat dakwah dalam meningkatkan kualitas pendidikan agama di masyarakat. Santunan yang diberikan berupa uang serta voucher makan bagi setiap penerima.
"Tujuan kegiatan ini adalah mempererat silaturahmi dan menghargai perjuangan para guru ngaji dalam memberantas buta huruf Al-Qur'an sebagai pahlawan agama," ujar Ida Sulistiawati, salah satu pengurus Masjid At-Taufiq.
Ida Sulistiawati juga menjelaskan bahwa kegiatan ini sejak awal berjalan berkat dukungan para donatur yang peduli terhadap perjuangan guru-guru ngaji. Ia menegaskan bahwa meskipun pemberiannya tidak sebanding dengan jasa para pendidik, program ini menjadi wujud nyata apresiasi masjid untuk mereka yang mengajar dengan tulus dan konsisten.
"Harapan kami agar semua guru ngaji terus semangat dan bersatu dalam mengajar, walau apresiasi yang diberikan tidak sebanding dengan perjuangannya mencerdaskan anak bangsa dengan akhlakul karimah," lanjut Ida.
Ida Sulistiawati juga menyampaikan pesan kepada para guru agar tetap mengajar dengan niat karena Allah SWT. "Tetaplah mengajar karena Allah, jangan melihat besar kecilnya santunan, tapi lihatlah perhatian dan penghargaan yang kami berikan," tutupnya.
Reporter: Mutiara Dalia Ulfa (KPI 3/A)
Tidak ada komentar
Posting Komentar