Tingkatkan Prestasi Anak, Masjid Ar-Rahmat Cipadung Wetan Fasilitasi Bimbingan Belajar.

Dakwahpos.com, Bandung- Masjid Ar-Rahmat Cipadung Wetan memfasilitasi kegiatan Bimbingan Belajar Uways Al Qarni di lingkungan masjid pada Senin (22/09/2025). Mayoritas siswa Sekolah Dasar (SD) mengikuti pelajaran Matematika dengan materi alat pengukur waktu, sementara sebagian anak Taman Kanak-Kanak (TK) dan SD berlatih membaca Iqra serta melanjutkan bacaan Al-Qur'an.

Proses belajar dipandu para guru dengan metode pengulangan. Kegiatan ini dijalankan oleh Ninin Ismawati, salah satu pengajar yang terkait dengan Masjid Ar-Rahmat Cipadung Wetan. Menurut Ninin, metode tersebut dinilai efektif membantu anak-anak memahami dan mengingat materi yang sudah diajarkan.

"Metode yang digunakan adalah pengulangan. Anak usia 5–6 tahun biasanya lebih responsif terhadap media audio atau melalui pendengaran. Sehingga pengulangan bacaan atau materi sangat membantu. Intinya semua anak menggunakan metode ini. Anak SMP juga sama, misalnya belajar Bahasa Inggris tenses, pada pertemuan berikutnya diulang. Jika lupa, materi diulang terus hingga melekat," ujarnya.

Selain perkembangan akademik, ada pula prestasi yang dicapai anak yang mengikuti Bimbingan Belajar ini. Seperti mengikuti dan menjadi juara lomba, serta ada yang dipercaya guru di sekolah untuk mengajar teman-temannya. Hal tersebut sangat menjadi kebanggan tersendiri bagi para pengajar.

"Ketika orang tua memberitahu, 'Bu, Alhamdulillah, nilai anak saya sekian, rankingnya sekian,' rasanya senang sekali. Ada anak yang diminta mengajar teman-temannya karena materi yang dikuasainya lebih unggul, dan ada juga anak yang belajar ngaji di sini yang berhasil meraih juara kedua MTQ di sekolahnya. Melihat prestasi anak-anak ini memang memberi kebanggaan tersendiri, karena terlihat bahwa usaha mereka benar-benar membuahkan hasil," ungkapnya.

Keberhasilan ini juga mendapat tanggapan positif dari orang tua dan masyarakat. Banyak yang menyadari perkembangan anak-anak, terutama pada kemampuan membaca, menulis, dan menghitung, karena hasilnya terlihat jelas di kelas masing-masing. Meskipun program belum dipromosikan lebih luas dan penyebarannya masih melalui mulut ke mulut, keberhasilan yang terlihat ini membuat orang tua merasa puas dan menilai baik terhadap Bimbingan Belajar ini.

"Ya, Alhamdulillah semua responnya positif. Banyak yang merasakan keberhasilan, terutama untuk program calistungnya. Karena kalau calistung kan kelihatan ya, kalau anak SD juga kelihatan, mereka unggul di kelasnya masing-masing. Itu juga saya belum promosi kemana-mana, baru dari mulut ke mulut saja. Alhamdulillah," katanya.

Ninin Ismawati tidak menjadikan kesulitan dalam mengajar sebagai tantangan. Para pengajar di sini juga sangat merasa nyaman dan menyukai anak-anak, sehingga mereka tidak merasa terbebani menghadapi berbagai karakter anak, termasuk anak berkebutuhan khusus. Semua murid diterima dengan sikap positif.

"Karena pada dasarnya saya memang suka anak-anak. Jadi apapun karakter anak-anak yang datang ke sini, berbagai macam karakter sekalipun, saya terima dengan baik. Memang ada beberapa anak inklusif atau berkebutuhan khusus, tapi kami tetap enjoy saja. Orang tua datang ke sini untuk menitipkan dan memperbaiki anaknya, ya saya terima saja, sehingga saya tidak merasa terbebani," jelasnya.

Reporter: Yuhan Safarah, KPI/3C

Tidak ada komentar

© Dakwahpos 2024