Dakwahpos.com, Bandung– Madrasah Diniyah 107 Al-Hikmah, Cileutik, Kecamatan Banjaran Wetan, Kabupaten Bandung, mengadakan pembelajaran agama bagi anak-anak jenjang sekolah dasar. Proses belajar berlangsung setiap hari senin hingga sabtu, pada pukul 14.00–16.00 WIB.
Metode pembelajaran di madrasah ini disesuaikan dengan jenis materi. Untuk hafalan Al-Qur'an digunakan metode talaqqi, yakni guru membaca lalu murid mendengarkan dan mengulang. Selain itu, metode ceramah dan tanya jawab juga diterapkan untuk memudahkan pemahaman santri.
Pembelajaran dimulai dengan doa bersama, kemudian masing-masing santri membaca Al-Quran yang dikoreksi langsung oleh ustazah. Setelah itu, dilanjutkan dengan penyampaian materi serta pengulangan pelajaran dari pekan sebelumnya.
Ustazah Yayu menyatakan bahwa pengajian bagi anak-anak ini bertujuan untuk membentuk karakter santri berakhlakul karimah serta cerdas dalam ilmu agama. Para santri dikenalkan pada sejarah nabi, pemahaman bahasa Arab, serta penanaman keimanan yang kuat sejak dini. Kurikulum dan materi pembelajaran ditentukan langsung oleh Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP Persis).
"Pendidikan agama sangat penting sejak masa kanak-kanak, karena anak-anak mudah meniru hal-hal baik. Dengan begitu, nilai-nilai agama dapat tertanam kuat sejak dini," ujar Ustazah Yayu. Sabtu (20/9/2025).
Dengan pendidikan yang konsisten, Madrasah Diniyah 107 Al-Hikmah bertekad untuk melahirkan generasi penerus umat yang berilmu dan berakhlak mulia.
Reporter: Hasna Shofia Dzihni Alfadhila, KPI /3C
Metode pembelajaran di madrasah ini disesuaikan dengan jenis materi. Untuk hafalan Al-Qur'an digunakan metode talaqqi, yakni guru membaca lalu murid mendengarkan dan mengulang. Selain itu, metode ceramah dan tanya jawab juga diterapkan untuk memudahkan pemahaman santri.
Pembelajaran dimulai dengan doa bersama, kemudian masing-masing santri membaca Al-Quran yang dikoreksi langsung oleh ustazah. Setelah itu, dilanjutkan dengan penyampaian materi serta pengulangan pelajaran dari pekan sebelumnya.
Ustazah Yayu menyatakan bahwa pengajian bagi anak-anak ini bertujuan untuk membentuk karakter santri berakhlakul karimah serta cerdas dalam ilmu agama. Para santri dikenalkan pada sejarah nabi, pemahaman bahasa Arab, serta penanaman keimanan yang kuat sejak dini. Kurikulum dan materi pembelajaran ditentukan langsung oleh Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP Persis).
"Pendidikan agama sangat penting sejak masa kanak-kanak, karena anak-anak mudah meniru hal-hal baik. Dengan begitu, nilai-nilai agama dapat tertanam kuat sejak dini," ujar Ustazah Yayu. Sabtu (20/9/2025).
Dengan pendidikan yang konsisten, Madrasah Diniyah 107 Al-Hikmah bertekad untuk melahirkan generasi penerus umat yang berilmu dan berakhlak mulia.
Reporter: Hasna Shofia Dzihni Alfadhila, KPI /3C
Tidak ada komentar
Posting Komentar