Dakwahpos.com,Bandung-Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) AL-Amanah Cipading,Cibiru,Kota Bandug Gelar solat jum'at berjamaah (26/09/2025). Ustadz Nurkholis mengingatkan jamaah agar senantiasa menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman utama dalam kehidupan.
Menurut Ustadz Nurkholis, Al-Qur'an tidak hanya sekadar untuk dibaca atau dijadikan hiasan, tetapi harus diamalkan dalam setiap aspek kehidupan. "bagi kita sekarang, apakah kita selaku umat Rasulullah telah menjadikan Al-Qur'an sebagai petunjuk dalam perilaku kita, atau justru hanya menjadikannya bacaan semata? Bahkan lebih parah lagi, hanya menjadikannya hiasan di rak buku," ujar khotib dalam khutbahnya.
Ustadz Nurkholis menegaskan, Al-Qur'an dan sunnah Rasulullah merupakan dua hal yang tidak boleh dipisahkan. Rasulullah SAW berakhlak dengan Al-Qur'an, sehingga kita selaku umat rasul saw harus berpegang teguh pada al-quran dan as-sunnah dan menjadikan rasulullah saw sebagai teladan.
Ustadz Nurkholis juga menyoroti fenomena umat Islam yang sering mengabaikan hukum faraid (pembagian waris) yang jelas tercantum dalam Al-Qur'an. Menurutnya, banyak orang lebih memilih menggunakan hukum buatan manusia dibanding hukum Allah. "Ilmu faraid disebutkan dalam hadits sebagai ilmu pertama yang akan dicabut dari muka bumi, karena umat tidak lagi menggunakannya," tambahnya.
Selain itu, Ustadz Nurkholis mengingatkan bahwa membaca Al-Qur'an memiliki keutamaan besar. Satu huruf Al-Qur'an dapat mendatangkan sepuluh kebaikan. Namun, pahala bukanlah tujuan utama, melainkan menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup sehari-hari adalah hal yang harus kita terapkan.
Ustadz Nurkholis Menutup khutbah dengan mengajak jamaah memperbaiki diri dengan kembali menempatkan Al-Qur'an sebagai panduan hidup agar selamat di dunia dan akhirat.
Reporter: Muhammad Fahru Rozi/KPI3B
Tidak ada komentar
Posting Komentar