Masih terbawa dalam suasana Maulid Nabi, dalam ceramahnya Dr. Anwar Nawawi mengajak jemaah untuk meniti kembali ketekunan Rasulullah Muhammad Saw yang senantiasa istiqomah dalam ibadahnya, meskipun telah dijaminkan baginya surga oleh Allah Swt.
Contoh panghadena pikeun urang nyaeta Rasulullah. Sanajan geus dijamin surga, anjeunna tetep sholat tahajud nepi ka suku na bengkak. Nalika ditaros ku sahabat: "Wahai Rasulullah, naha anjeun sholat nepi ka kitu, padahal dosa anjeun parantos dihampura?" Anjeunna ngawaler: ''Naha kuring henteu pantes janten hamba anu sok bersyukur?"
Berbekal wahyu memandu ilmu, diharapkan jemaah mampu untuk istiqomah dalam beribadah dan beramal shalih, karna kunci keselamatan hidup ada pada menjaga sholat, dan memperbanyak istigfar, serta berbuat baik kepada sesama sambil senantiasa menjauhi kedzaliman.
"Walaupun nyatanya kita ga akan bisa untuk menyamai level ibadahnya Rasulullah Saw, setidaknya kita sudah berusaha meneladani beliau dengan segala kemampuan yang kita miliki." Ucap sang Khatib diujung ceramahnya.
Setiap amal akan mendapat balasan, maka penting bagi setiap insan untuk selalu memperbaiki diri, berusaha dan beramal dengan bersungguh-sungguh, bukan hanya mengharapkan hasil tanpa usaha. Sebagaimana dalam surat Al-Muzzammil: 20 yang dikutip oleh sang khatib ''Kebaikan apa saja yang kamu perbuat untuk dirimu, niscaya kamu memperoleh (balasan) nya di sisi Allah sebagai balasan yang paling baik dan paling besar pahalanya".
(Reporter: Chalilla Salsabila / KPI / 3A)
Tidak ada komentar
Posting Komentar