Wawancara Santri TPA Manunggal Tunjukkan Dinamika Komunikasi Anak

Dakwahpos.com, Bandung – Kegiatan mengaji di TPA Manunggal Cipadung menjadi sarana pembelajaran agama sekaligus wadah interaksi sosial bagi anak-anak. Wawancara terhadap empat santri TPA tersebut dilakukan pada (16/12/2025) di lingkungan TPA Manunggal Cipadung, Kelurahan Cipadung.

Empat santri yang diwawancarai yakni Muhammad Luthfi Haikal, Farid Rabbani Abdullah, Hafsah Amalia Nafisya, dan Meisya Oktavia Andriani. Mereka mengikuti kegiatan mengaji secara rutin pada hari Senin hingga Kamis dengan latar belakang usia dan sekolah yang berbeda.

Hasil wawancara menunjukkan bahwa motivasi santri mengikuti TPA beragam. Sebagian mengikuti kegiatan mengaji karena dorongan orang tua, sementara lainnya datang atas kemauan sendiri. Meski demikian, seluruh santri menyatakan bahwa kegiatan mengaji terasa menyenangkan karena dapat belajar dan berinteraksi bersama teman sebaya.

Minat belajar santri juga berbeda-beda. Beberapa santri menyukai pelajaran Al-Qur'an, Fikih, Hadis, dan Tarikh Islam. Walaupun sejumlah materi dinilai cukup sulit, santri tetap menunjukkan ketertarikan terhadap pelajaran yang sesuai dengan minat masing-masing.

Dalam interaksi kelompok, muncul peran panutan di antara santri. Farid Rabbani Abdullah dinilai rajin dan sering menyetorkan hafalan sehingga menjadi contoh bagi teman-temannya. Hal tersebut mendorong santri lain untuk meniru perilaku positif dalam kegiatan mengaji.

Selain itu, santri menunjukkan sikap empati dalam komunikasi kelompok. Ketika ada teman yang merasa sedih atau kurang bersemangat, mereka memilih untuk bertanya dan memberikan perhatian. Santri juga berusaha tetap hadir mengikuti kegiatan TPA meskipun terkadang merasa malas atau ketiduran.

Melalui kegiatan TPA, santri menilai bahwa mengaji penting untuk membentuk kebiasaan positif, seperti lebih rajin belajar, sabar, dan taat beribadah. Komunikasi kelompok yang terjalin di TPA menjadi bagian dari proses pembentukan sikap sosial anak-anak.

Reporter: Haifa Salsabil Izdihar, KPI 3/D

Tidak ada komentar

© Dakwahpos 2024