Dakwahpos.com-Bandung — Jl. Pandanwangi VII No.6-9, Cibiru Wetan Dalam sebuah tausiyah yang disampaikan di kawasan Cibiru Wetan, Bandung, jamaah diingatkan kembali mengenai pentingnya memulai hari dengan syukur dan ibadah. Disampaikan bahwa ketenangan, kesehatan, dan kecukupan kebutuhan sehari sudah merupakan nikmat besar yang semestinya menumbuhkan rasa syukur kepada Allah SWT.
Tausiyah juga menyoroti besarnya kasih sayang Nabi Muhammad ﷺ kepada umatnya sebagaimana tercantum dalam QS. At-Taubah: 128. Penderitaan umat digambarkan menjadi beban yang terasa berat bagi beliau, sehingga setiap ajaran yang disampaikan bertujuan menjaga keselamatan manusia dari kebinasaan.
Pembicara menegaskan dua hal yang dikhawatirkan Nabi menimpa umatnya: riya' sebagai bentuk syirik kecil yang merusak amal, serta cinta dunia berlebihan yang mengalihkan manusia dari orientasi akhirat. Karena itu, umat Islam didorong untuk menuntut ilmu agar mampu melaksanakan amar ma'ruf nahi munkar dengan bijak, sekaligus terhindar dari perilaku yang merugikan diri sendiri.
Di akhir pesan, disampaikan doa agar lahir generasi bertakwa yang menjadi teladan bagi masyarakat. Tausiyah ini menjadi pengingat bahwa pembinaan hati, keikhlasan, dan kesadaran spiritual harus terus diperkuat di tengah kompleksitas kehidupan modern.
Reporter: Azi Saleh Zanaki, KPI/3B
Tidak ada komentar
Posting Komentar