Ramainya Jamaah dan Anak-Anak Warnai Khutbah Jumat di Masjid Nurul Ilmi Cibiru Wetan

Dakwahpos.com, Bandung – Suasana Masjid Nurul Ilmi tampak ramai dan hidup pada pelaksanaan salat Jumat, 12 Desember 2025. Tidak hanya dihadiri oleh jamaah dewasa, masjid ini juga dipenuhi oleh kehadiran anak-anak yang turut mengikuti rangkaian khutbah dan salat Jumat. Pemandangan tersebut menjadi potret menarik tentang semangat beribadah dan pendidikan keagamaan sejak usia dini.

Menurut Najib Prassojo Ziyad, S.Sos, Masjid dan Madrasah Nurul Ilmi memang dikenal sebagai pusat kegiatan keagamaan yang selalu ramai dikunjungi jamaah. Tidak hanya berasal dari wilayah Cibiru Wetan, jamaah yang datang juga berasal dari luar wilayah sekitar masjid. Hal ini menunjukkan kepercayaan masyarakat yang tinggi terhadap peran Masjid Nurul Ilmi sebagai ruang ibadah sekaligus pembinaan umat.

"Kehadiran jamaah yang konsisten setiap Jumat, termasuk anak-anak, menjadi tanda bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat salat, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran dan pembiasaan nilai-nilai keislaman," ungkap Najib.

Fenomena banyaknya anak-anak yang ikut hadir dalam khutbah Jumat mencerminkan proses pendidikan agama yang berlangsung secara alami di tengah masyarakat. Anak-anak terlihat mengikuti kegiatan di lingkungan masjid bersama orang tua maupun wali mereka. Meski belum sepenuhnya memahami isi khutbah, kehadiran mereka menjadi bagian dari proses pembiasaan dan penanaman nilai spiritual sejak dini.

Masjid Nurul Ilmi, yang berdampingan dengan madrasah, dinilai berhasil menghadirkan lingkungan yang ramah bagi seluruh lapokit masyarakat. Aktivitas keagamaan yang rutin dan terbuka menjadikan masjid ini sebagai ruang sosial-religius yang hidup dan inklusif.

Kondisi ini menjadi cerminan bahwa masjid, ketika dikelola dengan baik dan terbuka terhadap masyarakat, mampu menarik partisipasi lintas usia dan wilayah. Kehadiran jamaah dari berbagai daerah serta anak-anak dalam pelaksanaan khutbah Jumat memperkuat peran masjid sebagai pusat ibadah, pendidikan, dan pembinaan umat yang berkelanjutan.

Reporter: Afnia Rahmah Al Ghina, KPI/3B

Tidak ada komentar

© Dakwahpos 2024