MERAWAT KETEGUHAN IMAN DI TENGAH GODAAN ZAMAN DIGITAL

Dakwahpos.com, Bandung – Masjid Istiqomah Cibiru kembali menyelenggarakan ibadah Salat Jumat berjamaah pada Selasa (02/12/2025). Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Furqon bertindak sebagai khatib dan menyampaikan khutbah yang menyoroti pentingnya menjaga keteguhan iman di tengah derasnya godaan zaman digital yang semakin merajalela.


Di awal khutbah, Ustadz Furqon mengingatkan jamaah bahwa tantangan umat Islam kini bukan hanya berupa cobaan fisik atau tekanan sosial, tetapi juga godaan yang muncul dari dunia digital—yang hadir tanpa batas dan tanpa jeda.

"Di era digital, godaan itu bukan lagi datang dari luar rumah. Ia hadir dalam genggaman, menyelinap lewat layar, dan sering kali lebih halus namun jauh lebih mematikan," ujarnya.


Menurutnya, keberlimpahan informasi yang tidak terfilter dapat melonggarkan kewaspadaan spiritual seseorang. Berita palsu, konten merusak, serta budaya hidup serba instan mudah menggerus ketenangan hati jika tidak disertai iman yang kuat.

"Iman tidak akan kokoh jika hati dibiarkan kosong. Maka isilah ia dengan zikir, ilmu, dan ketakwaan—bukan dengan hal-hal yang melalaikan," tambah Ustadz Furqon.


Dalam perspektif opini, pesan ini menjadi relevan ketika manusia modern cenderung lebih cepat bereaksi dibanding merenung. Banyak yang terjebak pada gaya hidup digital yang menuntut kecepatan, tetapi mengikis kedalaman berfikir dan kejernihan nurani. Khutbah Ustadz Furqon memberikan pengingat bahwa iman membutuhkan perawatan: bukan hanya ritual, tetapi juga disiplin menjaga pola konsumsi informasi.


Lebih lanjut, Ustadz Furqon menekankan pentingnya membangun benteng diri dengan akhlak yang baik dan kedisiplinan dalam ibadah. Ia mengajak jamaah untuk menjadikan teknologi sebagai alat kebaikan, bukan sumber kelalaian.

"Gunakan teknologi untuk mendekat, bukan menjauh. Bagikan kebaikan, bukan kebencian. Cari ilmu yang bermanfaat, bukan hal yang menyesatkan," jelasnya.


Menutup khutbah, beliau mengajak jamaah agar menjadikan istiqomah sebagai fondasi dalam menghadapi tantangan zaman.

"Di tengah derasnya arus dunia, peganglah iman sekuat mungkin. Karena hanya hati yang istiqomah yang akan tetap selamat," tutupnya.


Pesan ini menjadi cermin bagi umat Islam hari ini: bahwa keteguhan iman tidak cukup dengan niat, tetapi harus dirawat melalui kesadaran, kedisiplinan, dan kemampuan menahan diri dari godaan digital yang samar namun kuat.


Opini/Reporter: Muh Razi Fauzi Sidik – KPI D, UIN Bandung

Tidak ada komentar

© Dakwahpos 2024