Kajian Ibu-Ibu Masjid Ar-Rahmat Cipadung Wetan Ajak Jemaah Utamakan Akhirat.

Dakwahpos.com, Bandung – Kajian ibu-ibu yang digelar di Masjid Ar-Rahmat Cipadung Wetan pada (3/12/2025). Ustazah Yuyu Rahayu sebagai pengisi kajian menekankan pentingnya meluruskan niat hidup dengan menjadikan akhirat sebagai tujuan utama serta memaknai peran perempuan dalam keluarga sebagai bagian dari ibadah kepada Allah SWT.

Dalam penjelasannya mengenai perbedaan orientasi hidup antara mengejar dunia dan mengutamakan akhirat, Ustazah Yuyu Rahayu mengingatkan jemaah agar tidak terjebak pada tujuan duniawi semata, karena hal tersebut dapat berakibat buruk bagi kehidupan akhirat.

"Barang siapa yang menginginkan keuntungan di akhirat, ya Bu, ya. Akan kami tambah keuntungan itu baginya, tetapi walaupun orang menginginkan keuntungan dunia akan diberikan, tetapi hanya sebagian dari keuntungan dunia, sedangkan akhirat seperti ini Bu, nanti di akhirat dia akan nyegel juru, Ibu. Kahartos Bu, nyegel juru? Nyamos ceuk bahasa itu naon, nyamos nu teu kene ngan awan, bahkan menjadi suluhnya api neraka, naudzubillah summa naudzubillah," jelasnya.

Selain itu, Ustazah Yuyu Rahayu mengingatkan bahwa kesibukan dan aktivitas harian, khususnya yang dijalani oleh para ibu rumah tangga, sering kali membuat manusia lupa untuk mensyukuri nikmat Allah SWT. Padahal, rasa syukur menjadi kunci utama keberkahan hidup.

"Setiap hari ibu-ibunya aktivitasnya dapur, sumur, kasur, ya Bu, ya. Kita sudah bekerja, sudah lelah-lelah, tetapi hati kita tidak pernah bersyukur. Insya Allah kalau sudah punya ilmunya, kita harus belajar bersyukur, karena tanpa syukur tujuan hidup tidak akan tercapai," ucapnya.

Terkait kehidupan berkeluarga, Ustazah Yuyu Rahayu juga menekankan pentingnya peran dan sikap seorang istri dalam membangun rumah tangga yang sakinah dengan menjadikan ketaatan dan kasih sayang sebagai bentuk ibadah kepada Allah SWT.

"Istri taat kepada suami berarti taat kepada Allah dan Rasul. Sayang kepada suami itu bukan karena uangnya atau cakepnya, tapi karena Allah, karena tujuan nikah itu dunia dan akhirat," ujarnya.

Reporter: Yuhan Safarah KPI/3C

Tidak ada komentar

© Dakwahpos 2024