Dakwahpos.com, Bandung – Keberadaan masjid yang dekat dengan area perdagangan memberikan kemudahan bagi para pedagang dalam menunaikan ibadah sholat lima waktu. Hal tersebut dirasakan oleh Asep, seorang pedagang cigor yang sehari-hari berjualan di sekitar Masjid Kifayatul Achyar.
Menurut Asep, lokasi masjid yang dekat membuat dirinya tidak lagi kebingungan mencari tempat sholat ketika waktu ibadah tiba. Ia dapat menutup lapak sementara dan langsung menuju masjid tanpa khawatir meninggalkan dagangannya terlalu lama.
"Alhamdulillah. Jadi bisa salat, setiap waktu tanpa bingung sholat dimana. Jadi ya deket ke masjid ada berkahnya jugaa," ujar Asep.
Ia menambahkan, kemudahan tersebut membuat aktivitas berdagang terasa lebih tenang karena kewajiban ibadah tetap bisa dijalankan dengan baik. Bahkan, para pembeli pun umumnya memaklumi ketika pedagang menutup lapak sebentar untuk melaksanakan sholat.
Tidak hanya Asep, pedagang lain di sekitar masjid juga merasakan hal yang sama. Para pedagang mengaku lebih memilih melaksanakan sholat berjamaah di Masjid Kifayatul Achyar karena jaraknya yang dekat dan suasananya yang nyaman.
Keberadaan masjid di tengah aktivitas ekonomi masyarakat dinilai membawa dampak positif, baik secara spiritual maupun sosial. Para pedagang dapat menyeimbangkan antara mencari nafkah dan menjalankan kewajiban agama, sehingga tercipta lingkungan yang religius dan penuh keberkahan.
Reporter: Siti Rikayatul Fadilah, KPI/3C
Tidak ada komentar
Posting Komentar