Dakwahpos.com, Bandung- Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam kunjungi Galeri Rasulullah di Museum Aljabar Rancaekek untuk merasakan pembelajaran sejarah yang lebih interaktif.
Galeri Rasulullah di Museum Aljabar Rancaekek menghadirkan pengalaman belajar yang berbeda bagi mahasiswa KPI. Mereka dapat memahami sejarah melalui teknologi Augmented Reality, diorama, dan mapping yang membuat tampilan visual lebih hidup dan mudah dipahami.
Salah satu mahasiswa KPI menilai teknologi tersebut sangat membantu dalam menyerap informasi. Ia merasa tampilan visual yang interaktif lebih efektif dibandingkan media konvensional seperti buku atau poster. "Aku lebih gampang ngerti karena tampilannya interaktif dan jauh lebih nyantol di kepala," ujarnya, Jumat (12/12/2025).
Mahasiswa lain menilai gaya komunikasi di galeri cukup ramah dan tetap jelas. Penyampaian materi yang santai membuat berbagai kalangan merasa nyaman saat mengikuti penjelasan, termasuk mereka yang belum mendalami sejarah secara mendalam. "Gaya komunikasinya jelas, tapi tetap santai, jadi nggak ngebosenin dan mudah ditangkep," jelasnya, Jumat (12/12/2025).
Selain mendapatkan wawasan sejarah dan agama, mahasiswa KPI menganggap kunjungan tersebut membuka perspektif baru tentang pentingnya pengalaman belajar langsung. Mereka berharap generasi muda lebih aktif mengunjungi ruang edukatif seperti galeri tersebut. "Menurut aku penting banget buat anak muda dateng langsung biar dapet pengalaman nyata yang bikin lebih paham," ungkap seorang mahasiswa, Jumat (12/12/2025).
Salah satu mahasiswa KPI menilai teknologi tersebut sangat membantu dalam menyerap informasi. Ia merasa tampilan visual yang interaktif lebih efektif dibandingkan media konvensional seperti buku atau poster. "Aku lebih gampang ngerti karena tampilannya interaktif dan jauh lebih nyantol di kepala," ujarnya, Jumat (12/12/2025).
Mahasiswa lain menilai gaya komunikasi di galeri cukup ramah dan tetap jelas. Penyampaian materi yang santai membuat berbagai kalangan merasa nyaman saat mengikuti penjelasan, termasuk mereka yang belum mendalami sejarah secara mendalam. "Gaya komunikasinya jelas, tapi tetap santai, jadi nggak ngebosenin dan mudah ditangkep," jelasnya, Jumat (12/12/2025).
Selain mendapatkan wawasan sejarah dan agama, mahasiswa KPI menganggap kunjungan tersebut membuka perspektif baru tentang pentingnya pengalaman belajar langsung. Mereka berharap generasi muda lebih aktif mengunjungi ruang edukatif seperti galeri tersebut. "Menurut aku penting banget buat anak muda dateng langsung biar dapet pengalaman nyata yang bikin lebih paham," ungkap seorang mahasiswa, Jumat (12/12/2025).
Reporter: Zahra Bunga Zakiyyah KPI/3B
Tidak ada komentar
Posting Komentar