Khotib Jumat Masjid Al-Munajah Serukan Tawadhu' dan Akhlakul Karimah sebagai Pilar Kerukunan Umat

Dakwahpos.com, Bandung – Pelaksanaan salat Jumat di Masjid Al-Munajah, Desa Melatiwangi, pada pekan ini menyoroti pentingnya pembentukan karakter Muslim melalui pengamalan akhlakul karimah dan sifat tawadhu' (rendah hati). Khotib dalam khutbahnya secara tegas menyampaikan bahwa kedua sifat ini adalah kunci ketenangan hidup dan kerukunan.
Uztad Mulyana sebagai khatib menjelaskan, dengan menekankan kewajiban umat Islam untuk mematuhi perintah dan menjauhi larangan Allah SWT, demi memperoleh kedamaian dunia dan akhirat. Inti khutbah kemudian berfokus pada pembangunan kehidupan yang harmonis.
"Marilah kita membangun kehidupan kita ini dengan akhlakul karimah, baik secara vertikal dalam hubungan kita dengan Allah maupun secara horizontal dalam interaksi dengan sesama manusia. Sebab, dalam berbuat seperti itu, pada hakikatnya, kita berbuat baik pada dirinya sendiri," pesan Khotib.
Dalam pandangan Islam, khotib menjelaskan bahwa akhlak mulia memiliki arti yang sangat penting, salah satunya adalah sikap rendah hati atau tawadhu'. Beliau memberikan suri tauladan dari Nabi Muhammad SAW.
Dicontohkan bahwa Nabi Muhammad SAW selalu menyambut orang yang menemui beliau dengan mengucapkan salam, yang merupakan ciri kebebasan dari sifat sombong.
"Memulai menegur dengan salam bebas dari sifat sombong atau takabur," jelas Khotib, mengutip Hadis Riwayat Baihaqi.
Khotib juga menyoroti bagaimana Rasulullah SAW tidak segan membawa barangnya sendiri ketika di pasar, menolak tawaran bantuan dari orang lain—sebuah cerminan kerendahan hati. Selain itu, Nabi selalu memenuhi undangan tanpa memandang status sosial, baik dari si kaya maupun fakir miskin, dan senang duduk bersama mereka.
Di akhir khutbah, Khotib mengingatkan jamaah mengenai hukum sebab akibat. Bahwa kebaikan akan dibalas kebaikan, dan perilaku tawadhu' akan mendatangkan kemuliaan.
"Bertawadhu' itu tidak menambah sesuatu bagi seorang hamba melainkan kemuliaan. Maka jadilah kamu pemaaf, pasti Allah Ta'ala akan memuliakan kepadamu," tutup Khotib, seraya mengajak seluruh jamaah untuk mulai bersikap baik terhadap sesama demi kebahagiaan dunia dan akhirat.

Reporter: Raihana Nasywa Grafisa/KPI3B



Tidak ada komentar

© Dakwahpos 2024