Dakwahpos.com, Sumedang - Masjid Mukhtaarul Ulum menyelenggarakan Salat Jumat (12/12/2025) dengan khidmat. Khutbah Jumat tersebut disampaikan oleh KH. Asep Kurnia, S.H., yang menekankan pentingnya meningkatkan ketakwaan kepada Allah Swt secara lahiriah dan batiniah.
Dalam khutbahnya, KH. Asep Kurnia mengajak jamaah untuk memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Swt atas nikmat umur panjang, kesehatan, serta kesempatan untuk kembali menunaikan ibadah Salat Jumat. Ia berharap seluruh rangkaian ibadah yang dilaksanakan senantiasa diterima oleh Allah Swt.
KH. Asep Kurnia menjelaskan bahwa takwa merupakan fondasi utama dalam kehidupan seorang Muslim. Menurutnya, ketakwaan harus diwujudkan dengan melaksanakan seluruh perintah Allah Swt secara sungguh-sungguh serta menjauhi segala larangan-Nya.
"Takwa itu terbagi menjadi dua bagian, yaitu takwa lahir dan takwa batin," ujar KH. Asep Kurna.
Ia menerangkan, takwa lahir diwujudkan melalui ibadah-ibadah yang tampak secara lahiriah, seperti salat, puasa, zakat, dan sedekah, sekaligus menjauhi perbuatan-perbuatan yang dilarang oleh syariat, seperti zina, minuman keras, judi, dan korupsi. Sementara itu, takwa batin berkaitan dengan upaya menjaga kebersihan hati melalui sikap ikhlas, rida, syukur, serta menjauhi sifat-sifat tercela seperti iri, dengki, dan buruk sangka.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa masih banyak umat Islam yang menjalankan ibadah sebatas ritual lahiriah tanpa melibatkan hati. Padahal, Rasulullah saw bersabda bahwa Allah Swt tidak melihat rupa dan harta manusia, melainkan melihat hati dan amal perbuatannya. Hal tersebut menunjukkan bahwa kualitas hati menjadi ukuran kemuliaan seseorang di sisi Allah Swt
"Sesungguhnya Allah Swt tidak akan mengabulkan doa dari hati yang lalai," Ucapnya.
Sebagai penutup khutbah, KH. Asep Kurnia mengajak jamaah Masjid Mukhtaarul Ulum untuk senantiasa menjaga kebersihan dan cahaya hati agar tetap hidup dan suci. Ia berharap pesan khutbah tersebut dapat menjadi motivasi bagi jamaah untuk meningkatkan kualitas ketakwaan, baik secara lahir maupun batin, dalam kehidupan sehari-hari.
Reporter : Tazkia Zakiah Darajah KPI/3A
Dalam khutbahnya, KH. Asep Kurnia mengajak jamaah untuk memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Swt atas nikmat umur panjang, kesehatan, serta kesempatan untuk kembali menunaikan ibadah Salat Jumat. Ia berharap seluruh rangkaian ibadah yang dilaksanakan senantiasa diterima oleh Allah Swt.
KH. Asep Kurnia menjelaskan bahwa takwa merupakan fondasi utama dalam kehidupan seorang Muslim. Menurutnya, ketakwaan harus diwujudkan dengan melaksanakan seluruh perintah Allah Swt secara sungguh-sungguh serta menjauhi segala larangan-Nya.
"Takwa itu terbagi menjadi dua bagian, yaitu takwa lahir dan takwa batin," ujar KH. Asep Kurna.
Ia menerangkan, takwa lahir diwujudkan melalui ibadah-ibadah yang tampak secara lahiriah, seperti salat, puasa, zakat, dan sedekah, sekaligus menjauhi perbuatan-perbuatan yang dilarang oleh syariat, seperti zina, minuman keras, judi, dan korupsi. Sementara itu, takwa batin berkaitan dengan upaya menjaga kebersihan hati melalui sikap ikhlas, rida, syukur, serta menjauhi sifat-sifat tercela seperti iri, dengki, dan buruk sangka.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa masih banyak umat Islam yang menjalankan ibadah sebatas ritual lahiriah tanpa melibatkan hati. Padahal, Rasulullah saw bersabda bahwa Allah Swt tidak melihat rupa dan harta manusia, melainkan melihat hati dan amal perbuatannya. Hal tersebut menunjukkan bahwa kualitas hati menjadi ukuran kemuliaan seseorang di sisi Allah Swt
"Sesungguhnya Allah Swt tidak akan mengabulkan doa dari hati yang lalai," Ucapnya.
Sebagai penutup khutbah, KH. Asep Kurnia mengajak jamaah Masjid Mukhtaarul Ulum untuk senantiasa menjaga kebersihan dan cahaya hati agar tetap hidup dan suci. Ia berharap pesan khutbah tersebut dapat menjadi motivasi bagi jamaah untuk meningkatkan kualitas ketakwaan, baik secara lahir maupun batin, dalam kehidupan sehari-hari.
Reporter : Tazkia Zakiah Darajah KPI/3A
Tidak ada komentar
Posting Komentar