Para peserta dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti Internasional Conference Santri Mendunia, sebuah program edukasi lintas negara yang berlangsung di Malaysia, Thailand, dan Singapura (6-11 Oktober 2025). Kegiatan ini memuat pembelajaran isu sosial global, kunjungan kampus internasional, penelusuran museum, hingga publikasi laporan dari hasil wawancara mahasiswa lokal.
Salah satu peserta asal Bandung menyampaikan bahwa pengalaman tersebut bukan hanya memberikan wawasan baru mengenai tiga negara yang dikunjungi, tetapi juga memperluas jaringan pertemanan dan meningkatkan keberanian dirinya sebagai peserta yang berangkat seorang diri.
"Aku datang sendirian dari Bandung dan awalnya sempat takut karena tidak kenal siapa pun," ujarnya. "Tapi siapa sangka, kegiatan yang kukira menegangkan justru sangat menyenangkan dan penuh pengalaman baru."
Ia menambahkan bahwa berbagai kunjungan, seperti ke IIUM (International Islamic University Malaysia), Prince of Songkhla University di Thailand, dan Singapore City Gallery, memberinya gambaran nyata tentang sistem pendidikan internasional, sejarah alam, hingga konsep tata kota modern.
"Di Natural History Museum, aku belajar banyak tentang bagaimana pohon bekerja, sejarah peradaban manusia, dan kondisi bumi ribuan tahun lalu," tuturnya. "Kami juga dapat tugas mewawancarai mahasiswa lokal dan mempublikasikan hasilnya, itu pengalaman yang sangat berharga."
Peserta itu juga menyebut kunjungan ke Kompleks Nasrul Quran sebagai momen paling berkesan. "Di sana aku melihat berbagai Al-Qur'an dari ukuran terkecil sampai yang terbesar, dengan terjemahan dalam banyak bahasa. Perjalanan tiga negara ini singkat, tapi penuh ilmu yang sangat bermanfaat" ujarnya.
Sarah Fitrotunnisa KPI/3A
Tidak ada komentar
Posting Komentar