Dakwahpos.com, Bandung – Menurut saya, cinta dan adab merupakan warisan paling berharga yang
dapat ditinggalkan orang tua kepada anak-anaknya. Dalam kajian rutin Majelis Taklim Bapak-Bapak
Masjid Al-Hasan pada Senin (15/09/2025), Ustadz Dr. Reza Pahlevi Dalimunte membahas pentingnya
menanamkan kasih sayang dalam keluarga agar tercipta generasi yang berakhlak mulia. Kajian tersebut
menekankan bahwa perilaku dan suasana penuh cinta di rumah akan memengaruhi kepribadian anak di masa depan.
Menurut saya, hal ini sangat relevan dengan kondisi masyarakat masa kini yang sering kali lebih fokus pada
pencapaian materi. Banyak keluarga yang lupa bahwa kehangatan dan kasih sayang di rumah justru menjadi dasar
pembentukan karakter. Rumah yang diwarnai cinta akan menumbuhkan anak-anak yang lembut hati, sementara rumah
yang dipenuhi amarah cenderung melahirkan jarak emosional antaranggota keluarga.
Kajian tersebut juga menyinggung kisah Nabi Sulaiman dan Nabi Daud yang menggambarkan bahwa warisan sejati
tidak hanya berupa harta, tetapi juga ilmu, adab, dan nilai-nilai kebajikan. Menurut saya, teladan ini mengajarkan
pentingnya pewarisan moral dan spiritual sebagai bekal kehidupan generasi berikutnya.
Dari pembahasan itu, saya menyimpulkan bahwa cinta dan adab merupakan dua hal yang tak lekang oleh waktu.
Jika nilai-nilai tersebut tertanam dalam keluarga, maka akan lahir generasi yang berakhlak, penuh kasih,
dan membawa kedamaian bagi masyarakat.
Reporter: Najma Hanifati Hawa/KPI 3D
dapat ditinggalkan orang tua kepada anak-anaknya. Dalam kajian rutin Majelis Taklim Bapak-Bapak
Masjid Al-Hasan pada Senin (15/09/2025), Ustadz Dr. Reza Pahlevi Dalimunte membahas pentingnya
menanamkan kasih sayang dalam keluarga agar tercipta generasi yang berakhlak mulia. Kajian tersebut
menekankan bahwa perilaku dan suasana penuh cinta di rumah akan memengaruhi kepribadian anak di masa depan.
Menurut saya, hal ini sangat relevan dengan kondisi masyarakat masa kini yang sering kali lebih fokus pada
pencapaian materi. Banyak keluarga yang lupa bahwa kehangatan dan kasih sayang di rumah justru menjadi dasar
pembentukan karakter. Rumah yang diwarnai cinta akan menumbuhkan anak-anak yang lembut hati, sementara rumah
yang dipenuhi amarah cenderung melahirkan jarak emosional antaranggota keluarga.
Kajian tersebut juga menyinggung kisah Nabi Sulaiman dan Nabi Daud yang menggambarkan bahwa warisan sejati
tidak hanya berupa harta, tetapi juga ilmu, adab, dan nilai-nilai kebajikan. Menurut saya, teladan ini mengajarkan
pentingnya pewarisan moral dan spiritual sebagai bekal kehidupan generasi berikutnya.
Dari pembahasan itu, saya menyimpulkan bahwa cinta dan adab merupakan dua hal yang tak lekang oleh waktu.
Jika nilai-nilai tersebut tertanam dalam keluarga, maka akan lahir generasi yang berakhlak, penuh kasih,
dan membawa kedamaian bagi masyarakat.
Reporter: Najma Hanifati Hawa/KPI 3D
Tidak ada komentar
Posting Komentar