Dakwahpos, Bandung—Petugas media Masjid Raya Al-Jabbar, Bapak Asep Samsul Ramli yang akrab disapa Kang Romel menyampaikan materi tentang teknik penulisan berita kepada mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) pada Rabu, 8 Oktober 2025. dan Penyiaran Islam (KPI) pada Rabu, 8 Oktober 2025.
Dalam pemaparannya, Kang Romel menjelaskan bahwa dalam dunia jurnalistik terdapat beberapa jenis berita, seperti straight news, opinion news, dan jenis berita lainnya yang menuntut ketelitian serta kejujuran dalam penyajian informasi. Selain itu, ia juga memaparkan tiga langkah penting dalam proses observasi berita, yakni observasi langsung di lapangan, wawancara narasumber, dan riset data pendukung.
Kang Romel turut menjelaskan struktur penulisan berita yang terdiri atas judul (headline), teras berita (lead), dan isi berita dengan menggunakan pola piramida terbalik. Mahasiswa KPI juga diajarkan dasar-dasar penulisan berita yang baik, termasuk rumus kalimat sederhana dengan unsur minimal S + P (siapa melakukan apa).
Selain itu, Kang Romel menekankan pentingnya ketelitian dalam menulis. Ia menyampaikan bahwa seorang penulis yang baik bukan hanya pandai menulis, tetapi juga mampu memperbaiki tulisannya sendiri.
Kegiatan workshop ini mendapat antusiasme tinggi dari para mahasiswa KPI. Mereka mengaku banyak mendapat wawasan baru tentang cara menulis berita yang baik dan benar. "Aku jadi lebih paham gimana caranya menyusun berita dengan struktur yang tepat, ditambah penjelasan Kang Romel juga sangat mudah dipahami," ujar Yuhan salah satu mahasiswa KPI peserta workshop.
Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa KPI mampu mengasah kemampuan jurnalistiknya dan menerapkan ilmu yang diperoleh dalam praktik penulisan berita dakwah di masa mendatang.
Reporter : Fathia Keysya Ramadhania/KPI 3C
Dalam pemaparannya, Kang Romel menjelaskan bahwa dalam dunia jurnalistik terdapat beberapa jenis berita, seperti straight news, opinion news, dan jenis berita lainnya yang menuntut ketelitian serta kejujuran dalam penyajian informasi. Selain itu, ia juga memaparkan tiga langkah penting dalam proses observasi berita, yakni observasi langsung di lapangan, wawancara narasumber, dan riset data pendukung.
Kang Romel turut menjelaskan struktur penulisan berita yang terdiri atas judul (headline), teras berita (lead), dan isi berita dengan menggunakan pola piramida terbalik. Mahasiswa KPI juga diajarkan dasar-dasar penulisan berita yang baik, termasuk rumus kalimat sederhana dengan unsur minimal S + P (siapa melakukan apa).
Selain itu, Kang Romel menekankan pentingnya ketelitian dalam menulis. Ia menyampaikan bahwa seorang penulis yang baik bukan hanya pandai menulis, tetapi juga mampu memperbaiki tulisannya sendiri.
Kegiatan workshop ini mendapat antusiasme tinggi dari para mahasiswa KPI. Mereka mengaku banyak mendapat wawasan baru tentang cara menulis berita yang baik dan benar. "Aku jadi lebih paham gimana caranya menyusun berita dengan struktur yang tepat, ditambah penjelasan Kang Romel juga sangat mudah dipahami," ujar Yuhan salah satu mahasiswa KPI peserta workshop.
Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa KPI mampu mengasah kemampuan jurnalistiknya dan menerapkan ilmu yang diperoleh dalam praktik penulisan berita dakwah di masa mendatang.
Reporter : Fathia Keysya Ramadhania/KPI 3C
Tidak ada komentar
Posting Komentar