Dakwahpost.com,Bandung – Ustadz Nurwahid Firdaus dalam sebuah kajian rutinan malam senin menegaskan pentingnya mempelajari ilmu tajwid , karena bacaan Al-Qur'an tidak boleh sembarangan dan harus sesuai tuntunan Rasulullah SAW . Kajian yang digelar di DKM Miftahul Falah pada Ahad malam (21/09/2025) itu dihadiri jamaah setempat, di mana beliau menjelaskan tata cara membaca Al-Qur'an dengan memperhatikan makhraj dan sifat huruf melalui latihan rutin bersama .
Ia menjelaskan bahwa tajwid secara bahasa berarti memperbaiki atau membaguskan. Dalam konteks membaca Al-Qur'an, tajwid berarti memberikan hak kepada setiap huruf, baik dari segi makhraj maupun sifatnya, sehingga bacaan terdengar indah dan sesuai aturan.
"Tajwid membuat bacaan Al-Qur'an menjadi benar, indah, dan enak didengar. Tanpa tajwid, bacaan bisa salah makhraj dan mengurangi keindahan tilawah," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, ia juga mencontohkan beberapa huruf yang sering keliru dilafalkan, seperti huruf ain dan ha, serta menekankan pentingnya latihan rutin bersama guru atau syekh agar bacaan lebih terarah.
Menurutnya, fenomena saat ini banyak yang sudah hafal ayat ayat Al Qur`an, tetapi tajwidnya kurang diperhatikan. Padahal, dasar dari membaca Al-Qur'an bukan hanya hafalan, tetapi juga ketepatan bacaan sesuai kaidah.
Ia menutup ceramah dengan mengutip hadis Nabi Muhammad SAW: "Sebaik-baiknya kalian adalah yang mempelajari Al-Qur'an dan mengajarkannya."
Reporter : Rihan Al Lail , KPI / 3D
Ia menjelaskan bahwa tajwid secara bahasa berarti memperbaiki atau membaguskan. Dalam konteks membaca Al-Qur'an, tajwid berarti memberikan hak kepada setiap huruf, baik dari segi makhraj maupun sifatnya, sehingga bacaan terdengar indah dan sesuai aturan.
"Tajwid membuat bacaan Al-Qur'an menjadi benar, indah, dan enak didengar. Tanpa tajwid, bacaan bisa salah makhraj dan mengurangi keindahan tilawah," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, ia juga mencontohkan beberapa huruf yang sering keliru dilafalkan, seperti huruf ain dan ha, serta menekankan pentingnya latihan rutin bersama guru atau syekh agar bacaan lebih terarah.
Menurutnya, fenomena saat ini banyak yang sudah hafal ayat ayat Al Qur`an, tetapi tajwidnya kurang diperhatikan. Padahal, dasar dari membaca Al-Qur'an bukan hanya hafalan, tetapi juga ketepatan bacaan sesuai kaidah.
Ia menutup ceramah dengan mengutip hadis Nabi Muhammad SAW: "Sebaik-baiknya kalian adalah yang mempelajari Al-Qur'an dan mengajarkannya."
Reporter : Rihan Al Lail , KPI / 3D
Tidak ada komentar
Posting Komentar