Tampilkan postingan dengan label Salah Judul. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Salah Judul. Tampilkan semua postingan

Berita: DKM Nurul Iman Melong Green Garden Gelar Pengajian Bertema Shalawat

Dakwahpos.com, Cimahi– DKM Nurul Iman Melong Green Garden gelar pengajian bertema "Keutamaan Shalawat sebagai Penolong di Hari Kiamat" di Masjid Nurul Iman, Senin (15/9/2025).

Acara berlangsung pada pukul 09.00-11.00 (WIB). Kegiatan diikuti oleh berbagai kalangan, dari mulai dari remaja hingga lanjut usia. Dengan penceramah H. Widaryana memimpin acara. 

Kegiatan diawali dzikir, shalawat, dan pembacaan surat Yasin, Al-Mulk, serta Al-Waqi'ah bersama-sama dilanjut dengan tausyiah.

"Rasulullah SAW bersabda, 'Sesungguhnya manusia yang paling utama bersamaku pada hari kiamat adalah yang paling banyak membaca shalawat kepadaku' (HR. Tirmidzi)," ujar H. Widar dalam tausiyahnya.

H. Widaryana memimpin kembali jamaah untuk bershalawat. Salah satunya melantunkan shalawat busyro, diikuti oleh jamaah dengan penuh khidmat. 

Kegiatan ini menjadi wadah bagi jamaah untuk bersilaturahmi dan mempererat tali ukhuwah antar warga serta diharapkan dapat lebih mencintai Rasulullah SAW melalui shalawat. (Citra Lestari/KPI UIN SGD Bandung)

Lampiran: Suasana kajian yang digelar DKM Nurul Iman di Masjid Nurul Iman, Melong green garden. (Foto: Citra Lestari/KPI UIN SGD Bandung)

Efektivitas Kegiatan Berjamaah Sholat Lima Waktu yang Diselenggarakan Oleh Masjid Al-Hidayah Pasirbiru

Dakwahpos.com, Bandung- Salat berjamaah lima waktu di Masjid Al-Hidayah, Kelurahan Pasirbiru, semakin mendapatkan perhatian dari warga setempat. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat nilai-nilai spiritual, tetapi juga terbukti efektif membangun kebersamaan di tengah masyarakat.

Konsistensi masyarakat setempat dalam berjamaah di masjid tentunya beragam, ada jamaah tetap ada pula selain jamaah tetap. Untuk jamaah tetap tentunya warga setempat yang selalu sholat berjamaah setiap hari nya, dan adapun jamaah tidak tetap biasanya adalah jamaah pendatang. Jamaah salat lima waktu terdapat dalam bernbagai kalangan, dari anak-anak, hingga lansia.

Lebih dari itu, salat berjamaah juga mempererat hubungan antar warga. Seusai salat, jamaah sering berdiskusi mengenai berbagai isu lokal, mulai dari keamanan lingkungan dan lain sebagainya. Tak jarang pula terdapat jamaah yang melanjutkan menghabiskan waktunya dengan mengaji Al-Quran.

Efektivitas salat berjamaah lima waktu juga terlihat dalam peningkatan partisipasi masyarakat dalam berbagai kegiatan masjid, seperti kerja bakti, kajian agama, dan acara kegiatan lainnya. Hal ini membuktikan bahwa masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat pengembangan sosial bagi masyarakat setempat.

Salat berjamaah lima waktu di Masjid Al-Hidayah kini menjadi contoh bagi masjid-masjid lain di sekitar wilayah Pasirbiru, menunjukkan bahwa kegiatan sederhana ini dapat membawa perubahan besar dalam kehidupan masyarakat, baik secara spiritual maupun sosial.

 

Reporter: Rahma Almira Salsabila, KPI/3D

Majelis Ta’lim Untuk Bacaan Al-Qur’an yang Baik

Dakwahpos.com, Bandung- Dewan kemakmuran masjid istiqomah menggelar pengajian majelita'lim. kegiatan ini biasanya dihadiri oleh jemaah ibu-ibu. kegiatan pengajian majelis talim ini rutin diadakan setiap satu minggu sekali pada hari senin yabg dilaksanakan setelah salat ashar yaitu sekitar pukul 16.00 WIB. Disetiap pertemuannya, kegiatan ini selalu diisi oleh ustaz ataupun ustazah. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah memperbaiki dan mempelajari cara membaca alquran yang baik dan benar sesuai dengan tarjwid dan makhorijul hurufnya.

Selain mempelajari tajwid dan makharijul huruf, ustaz maupun ustazah pengisi acara biasanya memberikan tausiah tausiah yang dapat meningkatkan keimanan juga membentuk akhlakul karimah sesuai dengan apa yang diajarkan oleh nabi. Sehingga semua yang sudah dipelajari dapat menjadi bekal untuk di akhirat.

Pada pengajian kali ini, Ustaz yang mengisi kajian adalah ustaz Mufti. Ia memberikan ilmu tentang membaca surat Al-Fatihah yang baik dan benar sesuai dengan  tajwid dan makhrojnya. Kemudian ia juga mengajarkan bahwa qiroat yang dibaca oleh orang Indonesia adalah qiroat Imam Ashim Riwayat Hafs.


"Dengan mengikuti pengajian di masjid intiqomah, saya jadi bisa lebih banyak belajar tentang tajwid, dan makhraj huruf, dan pengetahuan lebih banyak lagi. Ustadznya juga sangat baik dalam menyampaikan jadi mudah untuk dimengerti" ujar Tina, jemaah majelis ta'lim.

Dengan diadakannya pengajian majelis talim ini, diharapkan jemaah majelis talim istiqomah dapat membaca alquran yang baik dan benar sesuai dengan aturan tajwid serta dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah Swt sehingga terciptalah masa depan umat islam yang bertakwa, berilmu dan berakhlak.

 

Reporter: Nurul A'ini/KPI 3B

Kegiatan Mingguan di Masjid Nurusy Syukri, dari Shalat Berjamaah hingga Pengajian Rutin

Dakwahpos.com, Bandung—Masjid Nurusy Syukri yang terletak di gang kota Bandung Timur, menjadi tempat kegiatan keagamaan yang selalu ramai dikunjungi oleh jamaah. Setiap minggunya, masjid ini menggelar berbagai kegiatan yang tidak hanya memperkuat ibadah, tetapi juga mempererat silaturahmi antar warga Ujung Berung, (24/11/2024).

Kegiatan rutin dimulai dengan shalat berjamaah lima waktu, yang selalu menjadi hal utama masjid. Selain itu, pengajian rutin setiap sore hari menjadi kegiatan yang selalu dinantikan jamaah. Dengan menghadirkan penceramah dari berbagai latar belakang, tema pengajian meliputi pembahasan akhlak, tafsir Al-Qur'an, hingga hadits maupun kitab-kitab lainnya.

Pada hari Jumat, sebelum shalat Jumat dimulai, masjid juga menggelar kajian singkat yang membahas hadis-hadis Nabi Muhammad SAW. Kajian ini disampaikan dengan bahasa sederhana, sehingga mudah dipahami oleh semua kalangan. Setiap malamnya, Masjid Nurusy Syukri mengadakan kelas tahsin dan tahfiz Al-Qur'an yang diikuti oleh anak-anak dan remaja. Program ini bertujuan untuk membentuk generasi muda yang cinta Al-Qur'an. 

Ketua Dewan Kemakmuran Masjid, Haji Zaenal, berkata bahwa masjid ini tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pembelajaran dan pemberdayaan masyarakat. "Masjid Nurusy Syukri selalu ramai, kegiatannya pasti ada aja untuk masyarakat sekitarl," ungkapnya.

Dengan berbagai kegiatan tersebut, Masjid Nurusy Syukri terus berusaha menjadi pusat pembinaan umat yang aktif dan produktif. Jamaah pun berharap masjid ini tetap konsisten menjalankan program-program yang mendukung penguatan iman dan ilmu.


Reporter : Indah Salsabila, KPI/3D

Minimnya Kehadiran Jamaah pada Shalat Maghrib



Dakwahpos.com, Bandung - Masjid Miftahussa'adah yang berlokasi di Babakan Dangdeur Rt02/04 Kel.Pasirbiru Kec. Cibiru Kota Bandung, 20 November 2024 — Pada shalat Maghrib yang berlangsung tadi malam di Masjid Miftahussa'adah, terlihat kehadiran jamaah yang cukup minim, hanya sejumlah kecil warga yang mengikuti sholat berjamaah. Meskipun masjid berada di pusat permukiman, banyak jamaah yang memilih untuk melaksanakan shalat di rumah masing-masing, sehingga kehadiran di masjid untuk shalat Maghrib terbilang sangat sedikit.
Keadaan ini tentunya menjadi perhatian bagi pengurus masjid dan juga masyarakat sekitar. Biasanya, shalat berjamaah di masjid menjadi kegiatan rutin yang diikuti oleh banyak warga, tetapi pada kesempatan ini, hanya sekitar lima hingga enam jamaah yang hadir. Suasana masjid yang biasanya ramai saat waktu shalat, kali ini tampak sunyi dan hanya diisi oleh sedikit jamaah yang khusyuk beribadah.
Bapak DKM (Dewan Kemakmuran Masjid), yang turut memimpin shalat Maghrib berjamaah tersebut, berharap agar kedepannya lebih banyak warga yang dapat meluangkan waktu untuk hadir ke masjid, khususnya pada waktu-waktu shalat yang sering terlupakan seperti Maghrib.
Pihak pengurus masjid juga berencana untuk mengadakan kegiatan yang lebih menarik bagi jamaah, seperti pengajian atau majelis taklim setelah shalat, guna mendorong partisipasi lebih banyak jamaah untuk hadir ke masjid. Selain itu, Bapak DKM berharap agar para warga yang lebih muda juga dapat lebih termotivasi untuk datang dan beribadah bersama di masjid.
Reporter: Syifa Nur Fauziah (KPI/3B)



Kegiatan Yasinan Malam Jum’at




Dakwahpos.com, Bandung - Masjid Miftahussa'adah yang berlokasi di Babakan Dangdeur Rt02/04 Kel.Pasirbiru Kec. Cibiru Kota Bandung, 17 November 2024 — kegiatan rutin yasinan yang dihadiri oleh sejumlah jamaah, dengan dominasi ibu-ibu dari lingkungan sekitar masjid. Kegiatan yang dimulai setelah shalat Maghrib ini diisi dengan pembacaan Surah Yasin bersama sebagai bentuk doa dan harapan kepada Allah SWT, dilanjutkan dengan ceramah yang disampaikan oleh Ustaz Muhammad Acep.
Suasana pengajian yang berlangsung di dalam masjid sangat khidmat. Para jamaah ibu-ibu tampak menyimak dengan seksama bacaan Yasin yang dipimpin oleh seorang imam masjid, diikuti dengan lantunan doa bersama untuk keselamatan dunia dan akhirat. Setelah pembacaan Yasin, Ustaz Muhammad Acep memberikan ceramah singkat mengenai pentingnya melakukan amal baik dalam kehidupan sehari-hari, baik untuk kepentingan dunia maupun sebagai bekal di akhirat. 
Dalam ceramahnya, Ustad Acep menjelaskan bahwa amal baik bukan hanya tentang ibadah ritual, tetapi juga mencakup setiap tindakan baik dalam kehidupan sehari-hari, seperti membantu sesama, menjaga keharmonisan keluarga, serta berbagi kebaikan di tengah masyarakat.
"Amal baik yang kita lakukan di dunia ini akan menjadi bekal yang sangat berharga ketika kita berpulang ke akhirat. Jangan pernah merasa kecil hati untuk berbuat baik, karena setiap amal baik akan dicatat dan mendatangkan pahala yang tidak terhitung," kata Ustaz Muhammad Acep dalam ceramahnya yang menyentuh hati para jamaah.
Setelah ceramah selesai, acara ditutup dengan doa bersama. Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan dapat semakin mempererat tali silaturahmi antar jamaah, khususnya kaum ibu, serta meningkatkan pemahaman dan keimanan dalam menjalani kehidupan sesuai dengan ajaran agama.
Reporter: Syifa Nur Fauziah (KPI/3B)

Pengajian Ibu-Ibu di Malam Hari

Dakwahpos.com, Bandung - Masjid Miftahussa'adah yang berlokasi di Babakan Dangdeur Rt02/04 Kel.Pasirbiru Kec. Cibiru Kota Bandung, 15 November 2024 — Masjid Jami' Miftahussa'adah mengadakan pengajian khusus bagi ibu-ibu yang diadakan setelah shalat Maghrib. Meskipun jumlah jamaah yang hadir tidak terlalu banyak, suasana pengajian tetap penuh khidmat. Kegiatan pengajian ini dipimpin langsung oleh Bapak DKM (Dewan Kemakmuran Masjid) bersama istrinya.
 
Pengajian dimulai tepat setelah shalat Maghrib dan berlangsung hingga waktu Isya. Dalam kesempatan ini, Bapak DKM, yang juga seorang ustaz lokal, memberikan materi tentang pentingnya ilmu agama dalam kehidupan sehari-hari. Istrinya turut memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai pengelolaan waktu dan peran ibu dalam menjaga keseimbangan kehidupan beragama.
 
Meski hanya diikuti oleh beberapa orang ibu, suasana pengajian terasa akrab dan penuh kebersamaan. Para ibu yang hadir terlihat sangat antusias dalam mendengarkan nasihat dan petuah yang diberikan, sambil sesekali berbincang mengenai cara-cara praktis dalam menerapkan ajaran agama dalam kehidupan rumah tangga.
 
Setelah selesai dengan pengajian, acara dilanjutkan dengan shalat Isya berjamaah, yang dipimpin langsung oleh Bapak DKM. Setelah selesai shalat, para jamaah pun pulang dengan hati yang penuh berkah dan semangat untuk terus memperbaiki diri dalam kehidupan sehari-hari.
Acara ini merupakan salah satu bentuk usaha dari Masjid Jami' Miftahussa'adah untuk terus mengedukasi masyarakat, khususnya ibu-ibu, dengan pembelajaran agama yang sederhana namun sangat bermanfaat dalam menjalani kehidupan rumah tangga yang penuh berkah. Diharapkan kegiatan pengajian seperti ini dapat terus berkembang dan menarik lebih banyak jamaah di masa yang akan datang.
 
 Reporter: Syifa Nur Fauziah (KPI/3B)



Paud cempaka dimasjid al ikhlas cipadung mengkarkan nilai islam dalm kehidupan dan kreativitas anak

Dakwahpos.com, Bandung, 18 November 2024 - Masjid Cipadung mengadakan berbagai kegiatan pendidikan bagi anak-anak, salah satunya adalah program PAUD Cempaka yang dipenuhi semangat anak-anak dalam mengikuti berbagai kegiatan pembelajaran. Program ini meliputi kegiatan mengaji, belajar menulis, hingga mewarnai, yang bertujuan untuk mengajarkan nilai-nilai kehidupan kepada anak-anak secara kognitif, mentoring, maupun spiritual.

Dalam kegiatan mengaji, anak-anak diajarkan huruf hijaiyah dan mengamalkan nilai-nilai dari beberapa surah pendek di juz 30. Dengan bimbingan para guru, mereka belajar dengan giat dan penuh semangat. Setelah mengaji, anak-anak mendapatkan bimbingan dalam ilmu pengetahuan umum, di mana mereka diajarkan huruf-huruf sederhana dan menggambarkan bentuk dasar kalimat. Kegiatan ini membantu mengembangkan kemampuan literasi dasar anak-anak dengan cara yang menyenangkan.

Kegiatan ditutup dengan sesi yang paling disukai anak-anak, yaitu mengenal warna-warna. Dalam sesi ini, anak-anak diberikan gambar-gambar menarik untuk diwarnai, memberikan mereka kebebasan untuk berkarya dan menciptakan karya seni yang unik. Melalui kegiatan mewarnai, anak-anak tidak hanya belajar tentang berbagai warna, tetapi juga mengembangkan kreativitas dan koordinasi motorik mereka.
Dengan kegiatan mengaji, menulis, dan mewarnai, PAUD Cempaka tidak hanya membekali anak-anak dengan ilmu pengetahuan, tetapi juga memberikan pemahaman nilai-nilai agama yang penting untuk membentuk karakter mereka di masa depan. Semoga dalam mengembangkan karakteristik anak-anak, PAUD Cempaka dapat menjadi inspirasi bagi lembaga pendidikan lainnya dalam mengajarkan nilai-nilai kehidupan yang komprehensif.


Jadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup, Jemaah kuatkan nilai-nilai itu melalui kajian

Dakwahpos.com, Bandung – Masjid Jami Al-Falah yang beralamat di Kp. Cipeteuy, Desa Baros, Kec. Arjasari kembali adakan kajian rutin bagi ibu-ibu yang berlangsung setiap Jumat sore dengan tema "Menjadikan Al-Quran Sebagai Pedoman dalam Menjalani Kehidupan." Kajian ini menghadirkan Ustazah Ai sebagai pembicara utama yang memberikan pemahaman mendalam tentang pentingnya menjadikan Al-Quran sebagai panduan hidup sehari-hari. Jemaah acara ini dihadiri oleh para ibu-ibu Rw 04 yang antusias menyimak materi yang disampaikan.

Dalam kajiannya, Ustazah Ai menerangkan bahwa Al-Quran bukan sekedar kitab suci yang dibaca saat ibadah, tetapi juga merupakan sumber petunjuk hidup yang lengkap dan sempurna. "Dalam Al-Quran itu berisi panduan tentang bagaimana kita bersikap dalam kehidupan, mulai dari cara menjaga hubungan baik dengan sesama, menjaga amanah, hingga berbuat baik kepada orang tua dan orang sekitar," ujar Ustazah Ai. Beliau juga menekankan bahwa setiap ayat di dalam Al-Quran memiliki makna yang dalam, yang jika dipahami dengan baik, akan memberikan kebahagiaan dan ketenangan batin bagi setiap umat Muslim.

Ustazah Ai juga mengajak para jemaah untuk sering membuka dan membaca Al-Quran. Menurutnya, membaca Al-Quran setiap hari meskipun hanya beberapa ayat dapat membawa keberkahan dalam hidup. "Ibu-ibu jangan hanya dibaca ya, tetapi usahakan juga untuk memahami dan mengamalkan isinya. Dengan begitu, kita bisa menjalani kehidupan sesuai dengan tuntunan yang Allah perintahkan dan tetapkan," ujarnya, Jumat (18/10/2024) pada pukul 16.45.

Sama seperti dengan biasanya pembicara dalam kajian ini selalu membuka sesi untuk tanya jawab. Dalam sesi tanya jawab, para jemaah tampak antusias mengajukan berbagai pertanyaan. Beberapa di antaranya bertanya tentang cara memahami ayat-ayat yang sulit dimengerti dan bagaimana mengajarkan Al-Quran kepada anak-anak. Ustazah Ai memberikan jawaban yang mudah dimengerti dan mengajak jamaah untuk tidak ragu bertanya kepada ahli agama jika menemukan kesulitan dalam memahami Al-Quran. Ia menekankan bahwa belajar Al-Quran adalah proses yang memerlukan kesabaran dan ketekunan.

Kajian ini ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustazah Ai. Beliau berharap dan berdoa agar seluruh jemaah senantiasa diberi kekuatan untuk menjadikan Al-Quran sebagai pedoman hidup bagi mereka. 

Reporter : Naila Salsa Bila, KPI/3C

DKM Al-barokah Cipadung adakan kajian setelah sholat isya

Dakwahpos.com, Bandung – Dalam upaya meningkatkan pemahaman ajaran agama Islam, Dewan kemakmuran Masjid (DKM) Al-barokah cipadung mengadakan kajian yang di laksanakan pada hari Jum'at, 18 Oktober 2024. kegiatan ini dilaksanakan setelah sholat isya, dan di hadiri oleh para jamaah.
Kajian ini membahas tentang ajaran agama Islam secara mendalam, khususnya dalam membentuk karakter muslim yang baik. Kajian yang dilaksanakan pada malam hari ini pun ramai dihadiri oleh para jamaah, mulai dari anak remaja hingga bapak-bapak. 
 
Pada kajian kali ini, panitia pelaksana dari DKM Al-barokah menyediakan teh hangat, sehingga para jamaah dapat mendengarkan kajian sambil menikmati teh hangat. Selain itu, untuk menjaga kefokusan jamaah, panitia juga menyediakan hidangan berupa gorengan yang disajikan dengan piring.  
 
Kajian ini ditutup dengan membaca doa bersama-sama, dan selesai pada pukul 20.20 WIB. Kemudian sebagian jamaah  melanjutkan kegiatannya masing-masing, dan ada beberapa yang menetap di masjid untuk melakukan i'tikaf.
 
Rizal selaku panitia sekaligus jamaah masjid Al-barokah memberikan tanggapannya terhadap kajian ini. "Kajian ini cocok untuk berbagai kalangan, khususnya anak muda karena dengan kajian ini dapat mengisi waktu kosong para anak muda jaman sekarang." Ucapnya.

Reporter : Acep Lesmana, KPI/3B

Masjid Jami Baiturrahmah Gelar Pengajian Rutin Ibu-Ibu : 3 keutamaan agama Islam

DakwaHpos.com, Bandung - Masjid Jami Baiturrahmah Cinunuk mengadakan pengajian rutinan yang dihadiri ibu-ibu sekitar, Ustadzah umi menyampaikan hadits tentang 3 keutamaan agama islam, yang menekankan pentingnya iman, Islam dan ihsan sebagai pondasi kehidupan seorang muslim. Pengajian ini dilaksanakan setiap minggu tanggal (16-10-2024).
"Islam dibangun di atas lima perkara, yaitu persaksian bahwa tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah dan Muhammad adalah utusan Allah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, pergi haji, dan puasa di bulan Ramadhan" (HR Al-Bukhari dan Muslim). Beliau juga menjelaskan tentang Ihsan yaitu beribadah kepada Allah seolah-olah kita melihatnya karena meskipun kita tidak melihatnya namun Allah melihat kita,"Ujar Ustadzah umi.
 
Ustadzah juga menjelaskan bahwa iman adalah keyakinan yang kuat terhadap Allah SWT, para malaikat-Nya kitab-kitab-Nya rasul-rasul-Nya, hari akhir dan qada dan qadar. Islam adalah penyerahan diri kepada Allah SWT dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya sedangkan Ihsan adalah tingkatan tertinggi dalam beribadah, yaitu melakukan segala amal kebaikan dengan ikhlas semata-mata karena Allah. 
 
"Ketiga pilar ini saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan. Iman merupakan pondasi, Islam adalah jalan dan ihsan adalah tujuan akhir. Dalam mengamalkan ketiga pilar ini seorang muslim diharapkan dapat meraih kebahagiaan di dunia dan di akhirat."Ujar Ustadzah umi.
 
Para jemaah Masjid Jami Baiturrahmah dengan khidmat mendengarkan ceramah tersebut dan tampak antusias mengikuti setiap rangkaian acara. Banyak dari jemaah yang mengaku mendapatkan pemahaman baru tentang pentingnya menekankan iman, islam, dan ihsan sebagai pondasi kehidupan.
Melalui pengajian ini, diharapkan para jemaah dapat lebih meningkatkan kualitas iman dan memperbaiki diri dari sifat-sifat yang tercela, seperti kemunafikan. Pengajian diakhiri dengan membaca istighfar, asmaul husna, dan doa bersama, memohon keberkahan dan perlindungan dari Allah Swt dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
 
Reporter: Shane Nabila Slavynovic KPI/3D

Teruskan generasi islami, DKM Al-Ihsan adakan pengajian anak-anak sore hari

Dakwahpos.com, Bandung – Dalam rangka meneruskan generasi islami, DKM Al-Ihsan Cibiru Hilir menggelar pengajian anak-anak yang diadakan sore hari di pelantaran masjid. Pengajian ini sudah lama diadakan di masjid satu ini, pengajian diadakan dari hari Senin hingga hari Jum'at.

Menurut para orang tua, adanya pengajian ini sangat diperlukan dalam perkembangan anak-anaknya di masa mendatang. Alasannya karena selain anak dibekali dengan ilmu umum yang didapatkan di sekolah umum, anak-anak juga harus dibekali dengan ilmu agama seperti pengajian yang diadakan oleh masjid Al-Ihsan ini.

Pengajian ini dimulai setelah melaksanakan solat ashar berjama'ah. Biasanya pengajian ini dipimpin atau diajar oleh marbot masjid yang kerap disapa dengan panggilan Mbim. Seperti halnya pengajian pada umumnya, anak-anak diajarkan cara membaca Al-Qur'an dengan menggunakan kitab Iqra'.

Selain belajar membaca Iqra, terkadang pengajian ini juga mengajarkan ilmu nahwu dan juga shorof yang merupakan dasar dari pemahaman bahasa Arab. Untuk mengatasi rasa jenuh belajar, Mbim juga seringkali menjadwalkan anak-anak untuk belajar alat musik hadroh yang juga disertai dengan sholawatan bersama-sama. Sehingga ketika ada suatu acara di masjid Al-Hikmah ini, anak-anak dapat menampilkan permainan hadroh mereka di depan para jama'ah.

Reporter: Muhammad Ivan Kurniawan KPI/3B

Silaturahmi Bersama Ibu-ibu Pengajian dengan Nuansa yang Berbeda





Dakwahpos.com Di tengah-tengah kehidupan modern yang sibuk, komunitas ibu di berbagai daerah Indonesia telah menciptakan tradisi unik yang kombinasi antara arisan dan pengajian. Tradisi ini tidak hanya menjadi sarana untuk berbagi dan mengumpulkan uang, tapi juga sebuah platform untuk meningkatkan pengetahuan agama dan memperkuat hubungan sosial di kalangan ibu-ibu.

Kampung Neglasari Kelurahan Pasanggrahan menjadi saksi kegiatan pengajian dan arisan yang dirangkaikan untuk meningkatkan pengetahuan agama bagi kaum perempuan. Kegiatan ini dipimpin oleh ketua majlis talim ustadzah siti nur tobibah. Acara tersebut tidak hanya memberi pemahaman mendalam tentang aspek-aspek keagamaan relevan dengan kehidupan sehari-hari, tapi juga diskusi-diskusi bermanfaat yang memperkaya wawasan para ibu-ibu yang lainnya.

Ustadz Asep: Pengajian Istighosah Sarana Memohon Berkah dan Ketenangan



Dakwahpos.com, Bandung – Istighosah rutin ini merupakan bentuk permohonan doa bersama kepada Allah SWT agar dijauhkan dari marabahaya dan diberikan kelancaran dalam berbagai urusan. Kegiatan ini telah menjadi tradisi yang dilakukan secara konsisten setiap bulan pada minggu-minggu pertama, dan menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi antarwarga.

Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, dilanjutkan dengan istighosah dan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Asep, tokoh agama setempat. Dalam ceramahnya, Ustadz Asep menekankan pentingnya menjaga keikhlasan dalam beribadah dan memperbanyak istighfar di tengah situasi kehidupan yang semakin ramai hiruk pikuk keduniawian.

Kegiatan ini diakhiri dengan tahlilan bersama dan ramah tamah antar jamaah. Ketua RT setempat,  Bambang, menyampaikan harapannya agar istighosah ini terus dijaga dan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT.

"Alhamdulillah, kegiatan ini selalu berjalan lancar dan diikuti dengan antusias oleh warga. Semoga Allah meridhoi segala doa dan usaha kita," ujar Bambang.

Acara pengajian ini diharapkan dapat terus menjadi sarana bagi masyarakat untuk memperkuat iman, serta membangun kebersamaan dan kekompakan di lingkungan sekitar masjid. 

Reporter : Eva Dwi Fajar/KPI 3B

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW DKM Miftahurahmah gelar Sholawat Bersama




Dakwahpos.com,Bandung-Jemaah Masjid Miftahurrahmah Cileunyi Kulon Lantunkan Sholawat dan membaca Al-Quran bersama pada senin (14/10/24)malam kegiatan ini sebagai bentuk penghormatan dan rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW 

Kegiatan ini di awali dengan pembacaan Al-Quran yang di lanjutkan dengan pembacaan sholawat Nabi dan ceramah yang dipimpin oleh ustadz Usman 

Dalam kesempatan tersebut,Ustadz Usman menegaskan pentingnya meneladani akhlak-akhlak Nabi Muhammad SAW sebagai teladan bagi umat muslim

"Maulid ini menunjukan dimana kita harus menerapkan akhlak-akhlak Nabi Muhammad SAW di kehidupan sehari-hari kita,"ungkap Ustadz Usman

Dalam sambutannya, Ustadz Usman menggarisbawahi pentingnya peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momen memperkuat kecintaan umat muslim kepada Rasulullah. Ia mengingatkan bahwa Maulid Nabi bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi juga waktu untuk merenungkan akhlak mulia serta perjuangan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan diakhiri dengan doa bersama yang diikuti antusias oleh seluruh jemaah Dengan terlaksananya peringatan Maulid Nabi ini, diharapkan dapat mempererat ukhuwah islamiyah dan menambah kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai teladan utama umat Islam.

Reporter : Fikri Syahrul Mubarok,KPI/3A

SAMBUNG SILATURAHMI, DKM AL- GHAZALI ADAKAN YASINAN MALAM JUMAT

Dakwahpos.com,Bandung - DKM Al-Ghazali Panyileukan mengadakan kegiatan Yasinan malam Jumat pada Kamis, 10 Oktober 2024. Kegiatan ini diadakan usai melaksanakan salat isya berjamaah.

Suasana malam yang dingin tidak memudarkan semangat warga sekitar untuk datang ke Masjid Jami' Al-Ghazali guna mengikuti kegiatan Yasinan. Kegiatan ini diadakan setiap hari kamis dan dihadiri oleh sekitar 12 warga ditengah kesibukan malam warga Komplek Bumi Panyileukan. 

Yasinan diawali dengan membaca Surah Al-fatihah lalu Surah Yasin, dan beberapa Surah Qur'an lainya yang ditutup dengan doa doa. Keutamaan membaca Surah Yasin di malam Jumat dapat dimudahkan segala urusan kita dan diampuni segala dosa-dosa yang telah diperbuat.

Surah Yasin dikenal sebagai jantungnya Al-Qur'an. Maka dari itu, umat muslim yang membacanya akan mendapatkan pahala. 
Rasulullah SAW dalam sebuah hadis menyebutkan bahwa surah Yasin merupakan jantung Al-Qur'an. 

Dari Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda:


Ø¥ِÙ†َّ Ù„ِÙƒُÙ„ِّ Ø´َÙ‰ْØ¡ٍ Ù‚َÙ„ْبًا ÙˆَÙ‚َÙ„ْبُ الْÙ‚ُرْآنِ يس َÙ…َÙ†ْ Ù‚َرَØ£َ يس Ùƒَتَبَ اللَّÙ‡ُ Ù„َÙ‡ُ بِÙ‚ِرَاءَتِÙ‡َا Ù‚ِرَاءَØ©َ الْÙ‚ُرْآنِ عَØ´ْرَ Ù…َرَّاتٍ

Artinya "Setiap sesuatu ada jantungnya. Jantungnya Al-Quran adalah surat Yasin.
Siapa yang membaca surat Yasin, Allah menulis baginya pahala seolah-olah ia telah mengkhatamkan sepuluh kali Al Quran." (HR. Darimi dan Tirmidzi).


Dalam hadits tersebut disebutkan juga bawa keutamaan membacanya sama dengan sepuluh kali menghatamkan Al-Qur'an. Selain mendatangkan kebaikan, surat Yasin juga baik dibacakan kepada orang yang telah mendekati ajalnya.

Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Dawud, diceritakan Ma'qil bin Yasar:

Ù‚َالَ النَّبِÙŠُّ صلى الله عليه وسلم ‏ "‏ اقْرَØ¡ُوا ‏{‏ يس ‏}‏ عَÙ„َÙ‰ Ù…َÙˆْتَاكُÙ…ْ                                                                  


Artinya: "Rasulullah SAW berkata, "Bacakanlah Surat Yasin pada orang yang akan meninggal." (HR. Abu Dawud). 

Tujuan dari kegiatan Yasinan malam Jumat ini adalah untuk menyambung tali silaturahmi warga sekitar dan juga menghidupkan masjid dengan adanya kegiatan-kegiatan positif.


"Salah satunya adalah untuk menumbuhkan silaturahmi, mengajak jamaah untuk lebih aktif lagi datang ke Masjid, menghidupkan Masjid aja begitu, selain mungkin ada keutamaan lainnya." Kata Ibu Kinkin Karlina, salah satu warga yang aktif mengikuti Yasinan. 

Kegiatan Yasinan malam Jumat diharapkan dapat mempererat silaturahmi antarwarga serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Melalui pertemuan ini, diharapkan warga saling mendukung dan berbagi pengalaman, sehingga tercipta suasana yang harmonis. Semoga kegiatan ini terus memberikan manfaat dan menjadi wadah yang memperkuat tali persaudaraan warga Komplek Bumi Panyileukan.

Reporter: Firqotu Naajiyah / KPI -3B 

Lampiran: Sambung Silagurahmi, DKM Al Ghazali Adakan Yasinan Malam Jumat

Sdr. Rusli Bahas Sebab-sebab Taqwa dalam Kuliah Subuh di Masjid Nurul Iman Panyilekan

Dakwahpos.com, Bandung - Kuliah Subuh di Masjid Nurul Iman Panyilekan  menghadirkan Sdr. Rusli Mm Firdaus yang membahas materi Sebab-sebab Taqwa. pada Jumat, 11 Oktober 2024, 

Dalam ceramahnya, Sdr. Rusli menjelaskan bahwa taqwa adalah kualitas tertinggi yang bisa dimiliki manusia. Taqwa terlihat dari bagaimana kita menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. "Ada banyak sebab yang membuat kita bisa menjadi taqwa, dan yang pertama adalah menyadari bahwa kita adalah makhluk yang lemah di hadapan Allah," ujarnya.

Ia juga mengutip syair terkenal dari Abu Nawas: "Wahai Tuhanku aku ini tidak layak masuk surga. Tetapi tidak kuat aku masuk siksa neraka, maka terimalah tobat dosa hambaku." Hal ini menggambarkan pentingnya rasa tawadhu' dan kesadaran akan kelemahan diri.

Lebih lanjut, Sdr. Rusli menekankan perlunya mengingat kebaikan Allah yang senantiasa dilimpahkan kepada umat-Nya. "Ar-Rahman Allah Maha kasih sayang pada makhluk-Nya, memberikan rizki yang banyak tanpa diminta," jelasnya.

Ia juga mengingatkan jamaah tentang pentingnya mengingat kematian, karena kita tidak tahu kapan akan meninggal dan tidak bisa menundanya. "Kita harus selalu siap menghadapi akhir hidup," tegasnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh jamaah setempat yang sangat antusias mengikuti ceramah. Selain mendapatkan wawasan baru, mereka juga berdoa bersama agar selalu menjadi orang-orang yang taqwa.

Reporter: Saninatun Nazwa Slamet, KPI/3A


Menanamkan Nilai Akhlak Sejak  Dini: Pengajian Anak-anak Melalui Kitab Akhlak




Dakwahpos.com, Bandung - penanaman nilai-nilai akhlak pada anak-anak menjadi lebih penting. Dalam upaya ini, sebuah pengajian anak-anak yang menggunakan kitab akhlak digelar di Madrasah Nurul Yaqin, dihadiri anak-anak serta orang tua mereka. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan dan membentuk karakter anak-anak dengan ajaran moral yang baik sejak usia dini. Pengajian yang diadakan setiap hari Rabu ini dipimpin oleh Ustaz Rafli, seorang pengajar berpengalaman yang memiliki komitmen tinggi dalam pendidikan agama. Dalam sesi pengajiannya, Ustaz Rafli menjelaskan berbagai nilai akhlak, seperti kedisiplinan, sopan santun, dan kasih sayang, yang diambil dari kitab akhlak. "Kegiatan ini bukan hanya sekadar pengajian, tetapi juga merupakan upaya untuk mencetak generasi penerus yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga memiliki budi pekerti yang luhur," ungkap Ustaz Rafli saat ditemui di sela-sela pengajian. "Anak-anak diajarkan bagaimana menerapkan akhlak dalam kehidupan sehari-hari, agar mereka dapat menjadi pribadi yang lebih baik." Orang tua yang menghadiri pengajian ini juga menyatakan dukungannya. "Saya sangat senang anak saya bisa ikut pengajian seperti ini. Selain mendapatkan ilmu agama, dia juga belajar tentang pentingnya berakhlak baik. Ini sangat penting untuk masa depannya," kata ibu ende, salah satu orang tua yang hadir. Dengan pengajian ini, diharapkan anak-anak dapat tumbuh menjadi sosok yang tidak hanya cerdas secara akademis tetapi juga memiliki integritas dan akhlak yang baik. Setiap langkah kecil ini adalah pondasi bagi masa depan yang lebih baik bagi masyarakat. Reporter : Fahmi Fauji, KPI 3D

Tingkatkan kualitas ibadah, DKM Al-barokah adakan kajian fiqih



Dakwahpos.com, Bandung – Dewan kemakmuran Masjid (DKM) Al-barokah cipadung mengadakan kajian Fiqih setelah pelaksanaan sholat subuh. Kajian ini membahas hukum-hukum islam secara mendalam, dengan harapan agar kualitas ibadah para jamaah semakin baik dan sesuai dengan tuntutan agama. 
 
Selain itu, dengan adanya kajian fiqih di masjid juga menjadi ajang silaturahmi antar sesama jamaah, mulai dari kalangan anak-anak hingga orang dewasa. Hal ini dapat memperkuat rasa persaudaraan dan kebersamaan antar sesama, juga saling mendukung dalam menjalankan ajaran islam. 
 
kajian yang dipimpin oleh ust. Abdurrahim ini dimulai dengan membaca Al-fatihah secara Bersama-sama, kemudian dilanjut dengan membahas thaharoh. Penyampaian materi pun dibawakan dengan sangat baik dan mudah difahami oleh para jamaah. 
 
Adnan selaku jamaah dari kalangan remaja memberikan tanggapan dan kesannya mengikuti kajian ini. "Saya senang bisa mengikuti kajian fiqih ini karena memotivasi saya untuk terus meningkatkan pengetahuan fiqih dan juga Ibadah saya". Ujarnya.
 
Kajian ini ditutup dengan membaca doa, dan dilanjutkan dengan menyantap hidangan yang telah disediakan oleh pengurus masjid. Kemudian setelah itu para jamaah pun bersalaman dan saling berbincang sebelum pada akhirnya melanjutkan aktivitas masing-masing.

Reporter : Acep Lesmana, KPI/3B

Tingkatkan kecintaan jama'ah kepada Nabi Muhammad, DKM Al-Mu'awanah gelar acara PHBI Maulid Nabi 1446 H



Dakwahpos.com-Bandung, Dalam rangka tingkatkan kecintaan jamaah kepada baginda Nabi Muhammad Saw. DKM Al-Muawanah senggarakan acara PHBI Maulid Nabi Muhammad Saw. 1446 H. Tepatnya di hari minggu (29/10/2024). bertempat di halaman Masjid Al-mu'awanah Kp.Lio Warunggede Rt.02 Rw.12 Ds.Cibiru wetan Kec.Cileunyi Kab.Bandung.

Acara PHBI Maulid Nabi 1446 H ini diselenggarakan setiap satu tahun sekali. Dalam rangka meningkatkan kecintaan jama'ah Masjid Al-mu'awanah kegiatan ini diisi dengan hal-hal yang positif diantaranya ada Marhaba Al-barhjanji, penampilan hadroh bapak-bapak, qosidah ibu-ibu ,penampilan kreasi anak-anak MDTA dan TPA Al-mu'awanah ,dan terakhir diisi dengan tausyiah dari penceramah.

Para jama'ah dan Masyarakat sekitar sangat antusias dalam mengikuti kegiatan PHBI ini, dengan mengikuti rangkaian-rangkaian acara yang telah dihadirkan pada kegiatan PHBI ini. Disamping itu,mereka ikut tampil untuk memeriahkan acara itu seperti hadroh dan qosidah, ditambah dengan penampilan kreasi dari Diniyah dan TPA.

Didalam tausyiah yang dibawakan sang penceramah yaitu oleh KH. Nuron Taufiq SYH ZA, S. Sos.I, itu sangat menarik dan menghibur tapi tetap berisi, sehingga membuat para jama'ah nyaman dan tetap khusyu dalam mendengarkan dan memperhatikannya. Yang berisi tentang ketauhidan. 

Seorang jama'ah dari anak muda Bernama Darwis(19) berujar " ceramah kali ini sangat memberikan saya pelajaran walau dengan penyampaian yang menarik" . Tanggapan Ini memberikan kesan bahwa acara PHBI Maulid kali ini memang bener diikuti dengan semangat yang tinggi dan responsive yang baik.

Reporter: Abdul hafidh, KPI/3A


Iklan Dakwahpos
Iklan Dakwahpos
Iklan Kiri Dakwahpos
Iklan Kanan Dakwahpos