Tampilkan postingan dengan label Salah Foto. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Salah Foto. Tampilkan semua postingan

Mahasiswa UIN Bandung Rihan allail ajak jemaah masjid Istiqomah Cipadung semangat berdakwah

Dakwahpos.com, Bandung dewan kemakmuran masjid (DKM) Istiqomah,jalan sadang kec.Cilenyi komplek Cibiru asri 2
kembali menggelar ibadah rutin dan mingguan yaitu salat Jumat berjamaah pada hari Jumat (19/09/2025).
Diisi oleh mahasiswa UIN dengan menyampaikan tema khutbah semangat berdakwah.

Pengurus DKM Istiqomah pak Furqon mengatakan bahwa setiap Jumat masjid ini menggelar salat Jumat
yang bertujuan memenuhi kewajiban sebagai umat Islam dan sebagai sarana siraman qolbu
rutinan sekali dalam seminggu

Dalam khutbahnya Rihan Al Lail mengatakan" banyak ayat Alquran memerintahkan kita untuk
senantiasa semangat untuk berdakwah"

Rihan Al Lail mendefinisikan tentang dakwah itu " menyuruh kepada kebaikan kemudian mengajak
kepada hal yang makruf dan mencegah daripada kemungkaran sesuai dengan Alquran dan sunnahnya"

Rihanna Lail juga mengajak kepada para jamaah untuk senantiasa mengajak kepada kebaikan dan
mencegah kepada keburukan

"Dan hukumnya dakwah itu menjadi wajib sesuai dengan kemampuannya masing-masing", ujar Rihan Al lail

Reporter:Muh Razi fauzi sidik 


Ceramah Silaturahmi Pererat Solidaritas Antar Jamaah di Masjid Jami' Al-Fathonah




Dakwahpos.com, Bandung – Dalam rangka mempererat solidaritas antar jamaah, Madrasah Al Fathonah menggelar ceramah silaturahmi yang dihadiri oleh seluruh santri, guru, dan masyarakat sekitar. Acara ini bertujuan untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah dan membangun rasa kebersamaan di kalangan umat.

Acara dimulai dengan pembacaan doa bersama yang dipimpin oleh salah seorang santri. Ceramah ini menyentuh pentingnya menjalin hubungan yang harmonis dan saling mendukung antar sesama umat Islam, khususnya dalam lingkungan madrasah dan masyarakat sekitar. Para peserta diingatkan bahwa silaturahmi adalah salah satu cara untuk mempererat ikatan sosial dan menjaga keharmonisan dalam kehidupan sehari-hari.

Selama ceramah, jamaah diberikan pemahaman tentang betapa besar manfaat dari menjaga hubungan baik antar sesama, baik dalam konteks keluarga, tetangga, maupun dengan sesama jamaah. "Silaturahmi adalah kunci untuk menciptakan suasana damai dan penuh kasih sayang di tengah-tengah masyarakat," ujar salah satu pembicara yang menyampaikan materi dalam acara tersebut.

Acara ini tidak hanya sebagai ajang untuk mendapatkan ilmu, tetapi juga sebagai kesempatan bagi para jamaah untuk saling bertukar pengalaman dan mempererat ukhuwah.

Setelah ceramah, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang sangat antusias diikuti oleh para jamaah. Beberapa peserta berbagi pengalaman tentang pentingnya menjaga hubungan baik antar sesama dan bagaimana silaturahmi dapat memperkuat solidaritas di masyarakat. Diskusi tersebut memberi banyak wawasan bagi peserta untuk lebih memahami esensi dari silaturahmi yang sesungguhnya.


Reporter : Syifa Qolbiah KPI/3D

Khotbah Jumat Masjid Al-Amanah Cipadung : Tetap Toleran Meskipun Beda Pilihan

 Dakwahpos.com – Bandung Masjid Al-Amanah Cipadung melaksanakan kegiatan rutinan shalat Jumat bersama Ustaz Abdullah dengan tema khutbah yang sangat update akan keadaan yang sedang terjadi.
 Dalam khotbahnya beliau membawakan tema tentang tetap toleran dan berdamai meskipun berbeda persepsi dalam berpolitik yang sedang terjadi dalam "musim yang sensitif ini, musim politik", Ujar ustaz Abdullah dalam khotbahnya.

 Ustaz Abdullah juga menjelaskan tentang indahnya perdamaian dan ketentraman yang tetap berjalan meskipun gejolak perbedaan pemikiran dan pendapat sedang menghiasi keadaan saat ini, "karena pada intinya siapapun pemenang dalam suatu demokrasi pemilihan, nantinya setelah itu juga akan tetaplah berjalam seperti semula, sebagai warga Bandung, sebagai warga Jawa Barat yang sebagaiamana mestinya", Ujar beliau.

 " perbedaan suku, agama, budaya dan juga termasuk perbedaan pemikiran, pemahaman atau pula tentang persepsi kita atau pilihan kita nantinya, itu memang sudah manusiawi hakikatnya, dan ketahuilah diciptanya semua perbedaan tersebut tak lain adalah untuk saling berdamai, saling mengerti dan memahami, bukan malah saling bertikai dan bermusuhan", ujar ustaz Abdullah dalam Khotbahnya.

 Dalam Khotbahnya beliau juga menambahkan dalil dari alquran tentang perbedaan tersebut, beliau menyebutkan surah Al-Hujurat Ayat 13, yang mana surah ini menjelaskan bahwa adanya perbedaan antara suku dan budaya yang diciptakan oleh Allah adalah untuk saling mengenal, bukan saling bertikai, lalu Ustaz Abdullah mengakhiri khotbahnya dengan bacaan doa dan juga bershalawat kepada baginda Rasulullah SAW.



Reporter : Muhammad Rizal Nuruzzaman KPI/3/A

KH Nurdin Sa'bana: Pernikahan Bukan Hanya Tentang Kebutuhan Biologis!


Dakwahpos.com, Bandung - Masjid dan Madrasah Nurul Ilmi kembali mengadakan kajian rutin kitab Tafsir Ahkam Rawai' Al-Bayan karya Prof. Ali Ash-Shabuni, yang kali ini membahas ayat-ayat Al-Qur'an tentang pernikahan serta hadis larangan terlalu lama membujang. Kajian ini berlangsung di Masjid Nurul Ilmi, setelah pelaksanaan salat subuh berjamaah, dan dipimpin oleh KH. Nurdin Sa'bana, seorang kiai yang juga kepala madrasah dan ketua DKM Nurul Ilmi Cibiru Wetan, Senin (23/10/2024).

Dalam kajian tersebut, KH. Nurdin menjelaskan secara rinci pentingnya pernikahan sebagai salah satu bentuk ibadah yang memiliki dampak besar dalam menjaga kesucian diri, menciptakan ketenangan jiwa, dan melanjutkan generasi umat Islam. Ayat QS An-Nur: 32 menjadi salah satu fokus utama pembahasan, yang kemudian dilengkapi dengan hadis Rasulullah SAW: "Menikahlah, karena aku akan berbangga dengan banyaknya umatku di hari kiamat." Dengan gaya penyampaian yang komunikatif, KH. Nurdin menekankan bahwa pernikahan bukan hanya tentang kebutuhan biologis, tetapi juga sarana untuk membangun keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah, serta menjaga keberlangsungan peradaban Islam.

Proses kajian diawali dengan pembacaan ayat-ayat Al-Qur'an yang relevan, diikuti penjelasan mendalam berdasarkan kitab Rawai' Al-Bayan, yang disesuaikan dengan konteks kehidupan modern. Para peserta juga diberikan kesempatan untuk bertanya, sehingga diskusi menjadi lebih interaktif dan solutif. Kajian ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam tentang pentingnya menikah sesuai ajaran Islam serta memotivasi umat agar tidak menunda pernikahan tanpa alasan syar'i.

Kajian ini berhasil memberikan wawasan baru kepada para peserta, sekaligus menginspirasi mereka untuk menerapkan nilai-nilai yang telah dipelajari dalam kehidupan sehari-hari. Dengan pembahasan yang sistematis dan relevan, kajian ini menjadi salah satu program unggulan yang terus diminati masyarakat di sekitar Masjid Nurul Ilmi.

Reporter: Asep Setiawan KPI 3/A

Kegiatan Yasinan Malam Jum’at




Dakwahpos.com, Bandung - Masjid Miftahussa'adah yang berlokasi di Babakan Dangdeur Rt02/04 Kel.Pasirbiru Kec. Cibiru Kota Bandung, 17 November 2024 — kegiatan rutin yasinan yang dihadiri oleh sejumlah jamaah, dengan dominasi ibu-ibu dari lingkungan sekitar masjid. Kegiatan yang dimulai setelah shalat Maghrib ini diisi dengan pembacaan Surah Yasin bersama sebagai bentuk doa dan harapan kepada Allah SWT, dilanjutkan dengan ceramah yang disampaikan oleh Ustaz Muhammad Acep.
Suasana pengajian yang berlangsung di dalam masjid sangat khidmat. Para jamaah ibu-ibu tampak menyimak dengan seksama bacaan Yasin yang dipimpin oleh seorang imam masjid, diikuti dengan lantunan doa bersama untuk keselamatan dunia dan akhirat. Setelah pembacaan Yasin, Ustaz Muhammad Acep memberikan ceramah singkat mengenai pentingnya melakukan amal baik dalam kehidupan sehari-hari, baik untuk kepentingan dunia maupun sebagai bekal di akhirat. 
Dalam ceramahnya, Ustad Acep menjelaskan bahwa amal baik bukan hanya tentang ibadah ritual, tetapi juga mencakup setiap tindakan baik dalam kehidupan sehari-hari, seperti membantu sesama, menjaga keharmonisan keluarga, serta berbagi kebaikan di tengah masyarakat.
"Amal baik yang kita lakukan di dunia ini akan menjadi bekal yang sangat berharga ketika kita berpulang ke akhirat. Jangan pernah merasa kecil hati untuk berbuat baik, karena setiap amal baik akan dicatat dan mendatangkan pahala yang tidak terhitung," kata Ustaz Muhammad Acep dalam ceramahnya yang menyentuh hati para jamaah.
Setelah ceramah selesai, acara ditutup dengan doa bersama. Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan dapat semakin mempererat tali silaturahmi antar jamaah, khususnya kaum ibu, serta meningkatkan pemahaman dan keimanan dalam menjalani kehidupan sesuai dengan ajaran agama.
Reporter: Syifa Nur Fauziah (KPI/3B)

Paud cempaka dimasjid al ikhlas cipadung mengkarkan nilai islam dalm kehidupan dan kreativitas anak

Dakwahpos.com, Bandung, 18 November 2024 - Masjid Cipadung mengadakan berbagai kegiatan pendidikan bagi anak-anak, salah satunya adalah program PAUD Cempaka yang dipenuhi semangat anak-anak dalam mengikuti berbagai kegiatan pembelajaran. Program ini meliputi kegiatan mengaji, belajar menulis, hingga mewarnai, yang bertujuan untuk mengajarkan nilai-nilai kehidupan kepada anak-anak secara kognitif, mentoring, maupun spiritual.

Dalam kegiatan mengaji, anak-anak diajarkan huruf hijaiyah dan mengamalkan nilai-nilai dari beberapa surah pendek di juz 30. Dengan bimbingan para guru, mereka belajar dengan giat dan penuh semangat. Setelah mengaji, anak-anak mendapatkan bimbingan dalam ilmu pengetahuan umum, di mana mereka diajarkan huruf-huruf sederhana dan menggambarkan bentuk dasar kalimat. Kegiatan ini membantu mengembangkan kemampuan literasi dasar anak-anak dengan cara yang menyenangkan.

Kegiatan ditutup dengan sesi yang paling disukai anak-anak, yaitu mengenal warna-warna. Dalam sesi ini, anak-anak diberikan gambar-gambar menarik untuk diwarnai, memberikan mereka kebebasan untuk berkarya dan menciptakan karya seni yang unik. Melalui kegiatan mewarnai, anak-anak tidak hanya belajar tentang berbagai warna, tetapi juga mengembangkan kreativitas dan koordinasi motorik mereka.
Dengan kegiatan mengaji, menulis, dan mewarnai, PAUD Cempaka tidak hanya membekali anak-anak dengan ilmu pengetahuan, tetapi juga memberikan pemahaman nilai-nilai agama yang penting untuk membentuk karakter mereka di masa depan. Semoga dalam mengembangkan karakteristik anak-anak, PAUD Cempaka dapat menjadi inspirasi bagi lembaga pendidikan lainnya dalam mengajarkan nilai-nilai kehidupan yang komprehensif.


Demi Estafet Kepemimpinan Kader Dakwah, IRMANDABA Gelar Serah Terima Jabatan

Dakwahpos.com, Bandung - Ikatan Remaja Masjid MAN 2 Kota Bandung (IRMANDABA) menggelar acara serah terima jabatan yang menandai berakhirnya masa kepengurusan periode 2023-2024 dan dimulainya kepengurusan baru untuk periode 2024-2025. Acara tersebut berlangsung di Masjid Ath-Tholibin MAN 2 Kota Bandung pada Selasa, (05/11/2024).

Serah terima jabatan ini dihadiri oleh berbagai pihak penting, termasuk Wakil Kepala Madrasah bidang kesiswaan, yakni Bapak Enjang Bakar, S.Pd, serta Pembina IRMANDABA, yakni Bapak Jajang Arka, S.Pd.I, M.Pd, yang bersama-sama menyaksikan serta turut terlibat memberikan kontribusi dalam prosesi penting ini.

Pak Jajang Arka, S.Pd.I, M.Pd, selaku Pembina IRMANDABA, menyampaikan bahwa acara serah terima jabatan ini memiliki makna yang sangat penting dalam kelangsungan organisasi. "Pelaksanaan serah terima jabatan ini adalah sebuah proses penting untuk memindahkan kepercayaan dan kepemimpinan dari ketua yang lama kepada yang baru. Dalam sebuah organisasi, hal ini sangat mutlak untuk dilakukan, agar tidak terjadi kekosongan jabatan," ujarnya.

Lebih lanjut, Pak Jajang menekankan pentingnya nilai keislaman dalam pelaksanaan serah terima jabatan tersebut. "Korelasi antara serah terima jabatan dan misi berdakwah sangat erat. Dalam ikrar yang dibacakan oleh pengurus baru, terkandung janji untuk amanah dalam melaksanakan dan mendakwahkan perintah Allah dan Rasul-Nya sesuai dengan Al-Qur'an dan Sunnah," tambahnya.

Acara serah terima jabatan dimulai dengan pembukaan yang dipandu oleh MC, dilanjutkan dengan pembacaan ayat Al-Qur'an. Setelah itu, dilaksanakan penyerahan simbolis dari pengurus lama kepada pengurus baru. Ikrar janji pengurus baru yang dibacakan dengan penuh khidmat ini menandakan kesiapan mereka untuk mengemban tanggung jawab dakwah dengan amanah.

Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan dan kelancaran bagi pengurus baru dalam menjalankan tugas mereka. Sesi foto bersama juga menjadi penanda bahwa peralihan kepemimpinan ini tidak hanya berlangsung lancar, tetapi juga penuh semangat untuk memajukan organisasi. Melalui momen ini, IRMANDABA semakin memperkuat perannya sebagai lembaga yang tidak hanya berfokus pada kegiatan sosial dan keagamaan, tetapi juga sebagai wadah bagi para remaja untuk tumbuh menjadi kader dakwah yang siap memberi manfaat bagi masyarakat.

Reporter : Sifa Nurfalah, KPI/3C

Mencari Ridho dan Mengingat Allah, Majelis Dzikir Wa Dakwah Baitulloh Adakan Pengajian di Masjid As-Siraj Panyileukan


Dakwahpos.com, Bandung - Masjid As-Siraj Panyileukan yang berada di Jl. A.H. Nasution No.274, Cipadung, Kec. Panyileukan, Kota Bandung, Jawa Barat, adakan pengajian bersama ibu-ibu Majelis Dzikir Wa Dakwah As Siraj Baitulloh Kota Bandung. Pengajian ini dilaksanakan pada hari sabtu (09/11/2024) dimulai pada pukul 09.30 sampai dengan selesai. 

Kegiatan ini dimulai dengan tawasul dan pembacaan surat yasin yang dipimpin oleh Kh. Dedi Nugraha yang dilanjutkan dengan dzikir serta sholawat bersama. Tidak lupa juga mahlul qiyam di iringi oleh hadroh pada pengajian majelis dzikir ini. 

Setelah itu adalah acara inti pada kegiatan pengajian ini, yakni tausiyah yang disampaikan oleh KH. Nuron Taufiq Syh ZA,S.Sos.I mengenai mencari ridho kepada Allah SWT. Beliau menyampaikan bahwa cinta kepada Allah yang maha segala-galanya harus yakin, karena Allah tidak akan pernah meninggalkan hambanya. "Berdo'a kepada Allah adalah ibadah, kita harus terus berdo'a kepada Allah walaupun doa kita belum di qabul, dan kita juga jangan pernah menyalahkan Allah atas hasil yang tidak sesuai dengan yang kita inginkan." Ujar beliau

KH. Nuron Taufiq juga menjelaskan bahwa segala sesuatu yang kita amalkan dan perbuatan harus semata-mata karena Ridho Allah SWT. Jika sudah tujuan karena Allah maka akan dapat dua hal, yakni Mahabbah dan Ma'rifat. Mahabbah yakni cinta kepada Allah SWT, dan Ma'rifat yang patut di ma'rifati yakni Allah SWT.
"Contoh mahabbah kepada Allah adalah dengan ibu-ibu duduk di majelis ilmu ini." Beliau juga menambahkan bahwa manfaat dari mencari ridho kepada Allah dan mendapatkan 2 hal tersebut akan membuat teguh iman. 

Manfaat yang lain juga menurut KH. Nuron Taufiq ketika di akhir hayat kita akan husnul khotimah dan yakin ketika kita meninggal membaca kalimat "La ilaha illallah" Maka pasti akan masuk ke surga. "Kalau punya ini pasti masuk surga, dan bukan moga-moga lagi, manfaat nya teguh iman pasti masuk surga" Ujar Kh Nuron Taufiq

Di akhir tausiyah, KH. Nuron Taufiq mengingatkan kepada para jamaah agar tidak melupakan Allah yang maha ingat, karena jika kita ingat kepada Allah, niscaya kita akan mendapatkan kemenangan, seperti kisah-kisah nabi terdahulu yang diberikan kemenangan oleh Allah karena mengingat Allah SWT.

Reporter : Muhammad Reza Firdaus, KPI/3C

Mencari Ridho dan Mengingat Allah, Majelis Dzikir Wa Dakwah Baitulloh Adakan Pengajian di Masjid As-Siraj Panyileukan


Dakwahpos.com, Bandung - Masjid As-Siraj Panyileukan yang berada di Jl. A.H. Nasution No.274, Cipadung, Kec. Panyileukan, Kota Bandung, Jawa Barat, adakan pengajian bersama ibu-ibu Majelis Dzikir Wa Dakwah As Siraj Baitulloh Kota Bandung. Pengajian ini dilaksanakan pada hari sabtu (09/11/2024) dimulai pada pukul 09.30 sampai dengan selesai. 

Kegiatan ini dimulai dengan tawasul dan pembacaan surat yasin yang dipimpin oleh Kh. Dedi Nugraha yang dilanjutkan dengan dzikir serta sholawat bersama. Tidak lupa juga mahlul qiyam di iringi oleh hadroh pada pengajian majelis dzikir ini. 

Setelah itu adalah acara inti pada kegiatan pengajian ini, yakni tausiyah yang disampaikan oleh KH. Nuron Taufiq Syh ZA,S.Sos.I mengenai mencari ridho kepada Allah SWT. Beliau menyampaikan bahwa cinta kepada Allah yang maha segala-galanya harus yakin, karena Allah tidak akan pernah meninggalkan hambanya. "Berdo'a kepada Allah adalah ibadah, kita harus terus berdo'a kepada Allah walaupun doa kita belum di qabul, dan kita juga jangan pernah menyalahkan Allah atas hasil yang tidak sesuai dengan yang kita inginkan." Ujar beliau

KH. Nuron Taufiq juga menjelaskan bahwa segala sesuatu yang kita amalkan dan perbuatan harus semata-mata karena Ridho Allah SWT. Jika sudah tujuan karena Allah maka akan dapat dua hal, yakni Mahabbah dan Ma'rifat. Mahabbah yakni cinta kepada Allah SWT, dan Ma'rifat yang patut di ma'rifati yakni Allah SWT.
"Contoh mahabbah kepada Allah adalah dengan ibu-ibu duduk di majelis ilmu ini." Beliau juga menambahkan bahwa manfaat dari mencari ridho kepada Allah dan mendapatkan 2 hal tersebut akan membuat teguh iman. 

Manfaat yang lain juga menurut KH. Nuron Taufiq ketika di akhir hayat kita akan husnul khotimah dan yakin ketika kita meninggal membaca kalimat "La ilaha illallah" Maka pasti akan masuk ke surga. "Kalau punya ini pasti masuk surga, dan bukan moga-moga lagi, manfaat nya teguh iman pasti masuk surga" Ujar Kh Nuron Taufiq

Di akhir tausiyah, KH. Nuron Taufiq mengingatkan kepada para jamaah agar tidak melupakan Allah yang maha ingat, karena jika kita ingat kepada Allah, niscaya kita akan mendapatkan kemenangan, seperti kisah-kisah nabi terdahulu yang diberikan kemenangan oleh Allah karena mengingat Allah SWT.

Tingkatkan Pemahaman Islami Anak-Anak, DKM Thariqul Huda Adakan Pengajian Rutin

Dakwahpos.com, Bandung – Dewan Kemakmuran Masjid Thariqul huda Cipadung gelar pengajian rutin anak-anak. Kegiatan yang dilaksanakan setiap siang pukul 13.00 ini menjadi wadah bagi anak-anak usia 3 hingga 13 tahun untuk mengkaji ilmu agama dan berkumpul Kembali di nuansa islami.

Antusiasme anak-anak dalam mengikuti pengajian ini sangat tinggi. Terlihat di antara mereka yang sudah hadir sebelum kegiatan mengaji dimulai, dan mengikuti sholat dzuhur berjama'ah. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya kegiatan keagamaan ini bagi tumbuh kembang anak-anak dalam memahami nilai-nilai dasar islami.

Pengajian dibimbing oleh beberapa istadzah, yang merupakan seorang pengajar di masjid tersebut. Beliau pada hari ini menyampaikan materi tajwid sembari anak-anak di berikan kertas untuk mewarnai.
"pengajian ini sengaja dibuat untuk anak-anak, yang dimana kita harap tempat pengajian inilah yang akhirnya menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengekspresikan diri dengan diselimuti nilai-nilai islami" ujar ustadzah Pit, menurut beliau dengan mewarnai anak-anak akan lebih mengekspresikan diri namun tetap bertema Islami, harapannya agar anak-anak senang berkumpul, dan mengaji di Masjid Thariqul Huda ini.

Pengajian kemudian ditutup dengan doa bersama. Diharapkan, kegiatan ini dapat terus berlanjut bahkan bertambah jumlah anak untuk giat mengaji dan memberikan manfaat yang besar bagi anak-anak serta masyarakat sekitar.

Reporter: Miftahul Jannah KPI/3A

Ustadz Farraz: Keutamaan Sedekah

Dakwahpos.com, Bandung-Masjid Babul Hikmah Cipadung gelar salat Juma'at yang dihadiri oleh warga setempat dan musafir, Tidak hanya salat Jum'at masjid tersebut juga mengadakan program jum'at berkah setiap bulannya kepada seluruh jama'ahnya.

 

"Salat jum'at adalah kewajiban bagi seluruh jama'ah laki-laki, Namun kita juga mencari keberkahan lain yang di tekankan kepada ibu-ibu untuk mengolah santapan bagi para jama'ah"

 

Program jum'at berkah telah berlangsung beberapa tahun kebelakang, Dana yang di alokasikan untuk program ini berasal dari infaq sedekah yang dikelola langsung oleh DKM Babul Hikmah, Tentu hal ini berkaitan dengan tema khutbah jum'at yaitu "Keutamaan sedekah".

 

Ustadz Farraz dalam isi khutbahnya menyampaikan "Bersedekah tidak harus menunggu kita mempunyai harta lebih saja melainkan saat apapun itu kita bisa bersedekah, Seperti sabda Rasulullah " Senyum mu dihadapan saudaramu adalah sedekah"

 

Besar harapannya melalui penyampaian-penyampaian dan ajakan dalam khutbah Jum'at ini bisa menggerakan hati para jamaah untuk senantiasa bersedekah dalam keadaan apapun. Tidak hanya itu, program-program yang ada di Masjid Babul Hilmah bisa memotivasi khususnya masyarakat sekitar, umumnya bagi pembaca.


Muhammad Haikal

KPI3 B

Masjid At-toyibah Yang Berkembang Menjadi Pusat Kegiatan Masyarakat Cipadung

Masjid Jami At-Toyibah yang beralamat di Jalan Moc Damin tiga Desa Cipadung Kecamatan Cibiru Kota Bandung terdapat masjid sederhana yang berkembang dengan pesat menjadi pusat kegiatan masyarakat sekitar, yang tercatat dalam sejarah masjid ini telah dibangun sejak tahun 1945 M. (18/10/24)

Masjid At-Toyibah awalnya adalah sebuah bangunan sederhana yang menjadi tempat ibadah bagi masyarakat setempat. Seiring berjalannya waktu, masjid ini mengalami serangkaian renovasi dan perluasan, mencerminkan pertumbuhan pesat masyarakat dan komunitas muslim disekitarnya. 

Salah satu yang menarik dari sejarah masjid ini yaitu peran aktifnya dalam mendidik generasi muslim. Dalam perjalanan panjangnya, masjid ini telah menjadi saksi bisu perjalanan sejarah dan perkembangan masyarakat di desa ini. Selain itu, masjid ini juga terlibat dalam berbagai kegiatan sosial, seperti program bantuan kemanusiaan. Hal ini mencerminkan peran masjid sebagai pusat kegiatan positif yang tidak hanya terfokus pada aspek keagamaan, tetapi juga turut berkontribusi dalam pembangunan.

Masjid At-Toyibah ini menjadi masjid jami yang memiliki banyak kegiatan di dalamnya. Selain tempat beribadah sholat, tetapi juga terdapat kegiatan-kegiatan lain di masjid tersebut, yaitu pengajian istighosah setiap malam jum'at, pengajian ibu ibu setiap hari jum'at, taman kanak kanak, dan pengajian anak anak pada sore hari.

Saya merasa senang karena banyak mahasiswa yang berkontribusi dalam mengajar anak anak dan banyaknya warga yang menyempatkan waktunya untuk berjamaah. "Ujar ibu Dedeh" 

Dalam segala keunikan dan sejarahnya, masjid At Toyibah menjadi sumber penguat kedamaian dan kemakmuran paling utama bagi warga desa Cipadung. Dan menjadi salah satu pusat pendidikan yang memainkan peran penting dalam membentuk karakter anak anak dan remaja.

Reporter; Dela Nurul Azizah/KPI 3D

Pengajian di Masjid Jami Muara Ajak Jamaah Perkuat Solidaritas untuk Palestina


Dakwahpos.com, Bandung – Puluhan jamaah memadati Masjid Jami Muara, Kabupaten Bandung, Jum'at malam (18/10/2024) dalam pengajian rutin yang diadakan usai shalat Maghrib. Dengan tema "Solidaritas untuk Palestina," pengajian ini mengajak jamaah untuk memahami situasi dan kondisi terkini di Palestina serta pentingnya dukungan moral dan doa bagi saudara Muslim di sana.

Pengajian bertema Palestina ini mendapat respons positif dari jamaah, pengajian ini bukan hanya menjadi sarana peningkatan spiritual, tetapi juga membangkitkan rasa kepedulian sosial di kalangan jamaah.  Pengajian ini juga diharapkan mampu membangkitkan rasa solidaritas yang lebih kuat di masyarakat.

"Palestina bukan hanya masalah mereka, tapi ini ujian bagi kita semua sebagai umat Islam. Setiap doa, dukungan, dan tindakan kita menjadi bentuk kepedulian terhadap mereka yang sedang berjuang mempertahankan hak-haknya," ujar ustaz dalam ceramahnya.

Muhammad Fadhil, seorang pelajar yang hadir dikajian tersebut merasa tersentuh dengan materi malam itu. "Terkadang kita sibuk dengan urusan sehari-hari dan lupa dengan penderitaan umat Islam di tempat lain. Pengajian ini mengingatkan saya untuk lebih peduli," katanya.

Bapak Mukimin, seorang jamaah yang rutin hadir, merasa pengajian kali ini sangat penting untuk disampaikan. "Pengajian ini sangat mengingatkan saya bahwa kita tidak boleh terlena dengan kehidupan pribadi. Palestina membutuhkan dukungan kita. Semoga semakin banyak yang tergerak untuk membantu," katanya usai pengajian.

"Semoga kajian ini membuka jalan bagi lebih banyak aksi nyata dalam mendukung Palestina, baik secara doa maupun bantuan lainnya," ujar salah satu pengurus masjid, seraya menutup kegiatan pengajian malam itu.

Reporter: Sabrina Nurbalqis KPI 3/D


Pengajian Rutin Ibu-Ibu di Masjid Al Mishbah: Wadah Berkah dan Silaturahmi

8Dakwahpos.com, Bandung - Pengajian rutin ibu-ibu di Masjid Al Mishbah telah menjadi kegiatan yang sangat ditunggu-tunggu oleh para jamaah. Kegiatan ini bukan hanya sekadar tempat belajar ilmu agama, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi yang memperkuat hubungan antarwarga sekitar. Pengajian ini diadakan setiap minggu pada hari Jumat, tepat setelah salat dhuha, dan telah berlangsung selama beberapa tahun.

Pengajian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang ajaran Islam, terutama bagi para ibu yang berperan sebagai pendidik utama dalam keluarga. Dengan pemahaman agama yang baik, diharapkan mereka dapat menjadi teladan yang lebih baik bagi anak-anak dan keluarga.

Setiap pertemuan dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, yang dibacakan bergantian oleh para jamaah. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan ceramah dari ustaz atau ustazah yang diundang secara bergantian setiap minggunya. Materi yang dibahas beragam, mulai dari fiqh, akhlak, hingga kajian tentang kehidupan Rasulullah SAW.

Setelah ceramah, biasanya diadakan sesi tanya jawab. Sesi ini menjadi momen penting di mana para jamaah bisa berkonsultasi tentang masalah agama yang mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, sesi diskusi sering kali menjadi sarana saling berbagi pengalaman dalam menghadapi berbagai tantangan sebagai ibu rumah tangga.

Selain fokus pada ilmu agama, pengajian ibu-ibu di Masjid Al Mishbah juga memiliki peran sosial yang signifikan. Para peserta aktif menggalang dana untuk membantu kaum dhuafa, anak yatim, serta berpartisipasi dalam berbagai kegiatan sosial di lingkungan sekitar. Tidak jarang, pengajian ini juga menjadi penggerak utama dalam pelaksanaan kegiatan amal di bulan Ramadhan dan Idul Adha.

Para ibu yang rutin mengikuti pengajian merasakan banyak manfaat, baik secara spiritual maupun sosial. Mereka merasa lebih tenang dalam menghadapi tantangan hidup karena mendapatkan bimbingan yang menyejukkan hati. Selain itu, kegiatan ini mempererat rasa kebersamaan di antara sesama jamaah, menciptakan lingkungan yang penuh kehangatan dan persaudaraan.

Pengajian rutin ibu-ibu di Masjid Al Mishbah tidak hanya menjadi tempat untuk memperdalam ilmu agama, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan berbagi kebaikan. Dengan adanya kegiatan ini, para ibu dapat berperan lebih aktif dalam mendidik keluarga, sekaligus menjadi bagian penting dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Semoga kegiatan ini terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi jamaah dan masyarakat sekitar.


Muhamad Shafwan Al-Ghazy/KPI 3A


Khatib masjid al hidayah Serukan suri tauladan Rasulullah

Dakwahpos.com, Bandung - DKM Jami' Al Hidayah Gedebage mengadakan sholat jum'at berjamaah, ustad anang sholehuddin menyampaikan suri tauladan yang baik Rasulullah saw, jum'at(11/10/2024).

Kegiatan sholat jum'at berjamaah minimalnya dihadiri 40 orang, di karenakan syarat terlaksananya sholat jum'at. keberlangsungan sholat jum'at di dalam masjid Jami' Al Hidayah hadirin begitu bahagia.

Pada khutbah jum'at ustadz anang sholehuddin menyampaikan mengenai suri tauladan pada Rasulullah saw itu sebagai uswatun hasanah sebagaimana akhlak al quran. 

Ustaz anang sholehudin mengatakan, akhlak Rasulullah itu seperti al quran sangat mulia akhlak beliau, jika tidak bisa menyamai akhlak rasul setidaknya kita berakhlak baik. 

"Akhlak dalam kitab nashoihul ibad terbagi 3, akhlakul karimah, akhlakul hasanah dan akhlakul adzimah." ujar Ustaz anang sholehudin saat menerangkan. 

Kalimat penutup Ustaz anang sholehudin Mengatakan, suri teladan nabi Muhammad saw mestilah kita contoh sebagai panutan pemuda yang mempunyai moral yang baik dalam kehidupan sehari-hari.

Reporter: Faiz Mumtaz, KPI/3C

Masjid As-Siraj Panyileukan Laksanakan Solat Jum'at, Khotib Peringatan Selalu Bersyukur Agar Terhindar dari Azab dan Musibah


Dakwahpos.com, Bandung - Masjid As-Siraj yang bertempat di Jl. A.H. Nasution No.274, Cipadung, Kec. Panyileukan, Kota Bandung, Jawa Barat melaksanakan kewajiban sholat jumat berjamaah pada jumat (11/10/2024).

Khutbah pada kesempatan ini menyampaikan mengenai kesabaran dalam menghadapi ujian. Karena hakikatnya ujian merupakan peringatan terhadap orang yg lalai atau lupa kepada Allah SWT. Maka dengan musibah diingatkan kembali agar kembali lagi kepada Allah SWT. 

Pertama-tama Khotib menyampaikan rasa syukur terhadap apa yg telah diberikan oleh Allah SWT, "Alhamdulillah segala puji bagi Allah Swt, atas izin dan ridha-Nya, kita hari ini masih bisa diberikan kesempatan untuk berkumpul di Masjid As-Siraj ini". Ujar beliau

Beliau juga menyampaikan kadang-kadang manusia ini sering lupa atau lalai kepada Allah SWT khususnya kepada perintah dan larangan-Nya, oleh karena itu Allah sering menegur kita melalui ujian atau musibah yg diberikan kepada kita agar kita senantiasa ingat kepada-Nya. 

Dalam An-Nisa ayat 143 yang berbunyi:
مُّذَبْذَبِيْنَ بَيْنَ ذٰلِكَ ۖ لَاۤ اِلٰى هٰۤؤُلَآ ءِ وَلَاۤ اِلٰى هٰۤؤُلَآ ءِ ۗ وَمَنْ يُّضْلِلِ اللّٰهُ فَلَنْ تَجِدَ لَهٗ سَبِيْلًا
"Mereka dalam keadaan ragu antara yang demikian (iman atau kafir) tidak termasuk kepada golongan ini (orang beriman) dan tidak (pula) kepada golongan itu (orang kafir). Barang siapa dibiarkan sesat oleh Allah, maka kamu tidak akan mendapatkan jalan (untuk memberi petunjuk) baginya."

Dalam ayat ini Allah menyampaikan ada 2 orang yang akan diberikan musibah azab dan siksaan kecuali allah menarik kembali karena melaksanakan 2 hal, yakni: apabila sepanjang hidup selalu bersyukur kepada Allah SWT dan tidak kufur terhadap nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT. Seperti dalam surat Ibrahim ayat 7 yang berbunyi:
وَاِ ذْ تَاَ ذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَاَ زِيْدَنَّـكُمْ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ اِنَّ عَذَا بِيْ لَشَدِيْدٌ
"Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat."

Diakhir khutbah, khotib mengingatkan kembali kepada para jamaah agar selalu senantiasa bersyukur dan mengingat Allah serta tidak kufur terhadap nikmat Allah SWT karena itu yang akan menjauhkan manusia dari azab dan musibah dari Allah SWT. 

Reporter : Muhammad Reza Firdaus, KPI/3C

Kajian Malam Jum'at oleh Ustadz Faiz Ibrahim : Keutamaan Masjidil Haram



Dakwahpos.com, Bandung - 10 Oktober 2024, Masjid As-Salam kembali menggelar pengajian malam jumat yang dihadiri oleh jamaah setempat. Tema yang diangkat pada kajian kali ini adalah Keutamaan Masjidil Haram. Pengajian ini bertujuan untuk menambah pengetahuan dan keimanan para jamaah.

Kajian yang dilaksanakan pada malam hari ini kembali menghadirkan Ustadz Faiz Ibrahim, beliau memberikan materi mengenai keutamaan Masjidil Haram.

Dalam ceramahnya, Ustadz Faiz Ibrahim menyampaikan bahwa, jika seseorang mengerjakan sholat di masjidil aqsha maka pahalanya dikali 500, di masjid nabawi dikali 1000, sedangkan di masjidil haram 100.000 kali lebih baik dibanding masjid lainnya. Hal ini menunjukan betapa mulianya Masjidil Haram, tanah kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Kajian diakhiri dengan doa bersama untuk memohon keberkahan agar umat islam senantiasa diberi kemudahan dalam menjalankan segala yang diperintahkan oleh agama.

Masjid As-Salam berkomitmen untuk terus mengadakan pengajian malam jumat untuk menambah keilmuan dan ketaqwaan, serta mempererat tali silaturahmi antar warga setempat.

Reporter : Ziaulhaq Farras Ismail KPI / 3B



DKM Al-Falah Rancakasumba Ajarkan Baca Al-Qur'an dan Asbabu Nuzul

Dakwahpos.com,Bandung- DKM Al-Falah Rancakasumba kembali melaksanakan pengajian anak-anak yang di gelar seminggu sekali.Dimana kegiatan pengajian ini dikhusus kan untuk anak-anak yang duduk dikelas sembilan sekolah menengah pertama.Kegiatan ini dilaksanakan pada malah hari setelah solat maghrib dan selesai pada jam delapan malam.Kegiatan pengajian ini juga sudar tertera didalam kalender akademik madrasah masjid al-falah.(12/11/2024)

Pada Hari Sabtu yang bertugas untuk mengajar yakni ibu Ika Rohmatika, kegiatan pengajian berjalan dengan lancar.Materi yang diajarkan tentang praktik membaca Al-Qur'an dan asbabu nuzul.Memperhatikan baca Al-Qur'an pada anak kelas sembilan sangatlah penting dikarenakan menjadi dasar mereka kedepannya serta menegaskan bahwa membaca Al-Qur'an dengan baik sangatlah penting.Dibalik mengajari anak-anak baca Al-Qur'an mengetahui asbabu nuzul juga memperkuat tekad meraka untuk belajar dengan baik.

"Mengajari anak baca Al-Qur'an dan asbabu nuzul terhadap anak sekolah menengah pertama sangatlah pentih, dikarenakan mereka sudah seharusnya layak mengetahui asbabu nuzul Al-Qur'an serta sudah dalam tahap membaca Al-Qur'an dengan baik" ucap Ika.

Mengajari anak yang dalam tahap remaja pasti sangatlah sulit dan penuh kesabaran yang lebih.Bukan sejauh mana mereka dapat membaca Al-Qur'an tapi, sesadar apa mereka harus bisa membaca Al-Qur'an dengan baik."Harapan saya anak-anak bisa membaca A-Qur'an dengan baik, menjadi anak yang soleh dan solehah, serta mengerti apa yang dibaca oleh mereka" ucap Ika.

Reporter: Achmad Falahuddin, KPI/3C

Sdr. Rusli Bahas Sebab-sebab Taqwa dalam Kuliah Subuh di Masjid Nurul Iman Panyilekan

Dakwahpos.com, Bandung - Kuliah Subuh di Masjid Nurul Iman Panyilekan  menghadirkan Sdr. Rusli Mm Firdaus yang membahas materi Sebab-sebab Taqwa. pada Jumat, 11 Oktober 2024, 

Dalam ceramahnya, Sdr. Rusli menjelaskan bahwa taqwa adalah kualitas tertinggi yang bisa dimiliki manusia. Taqwa terlihat dari bagaimana kita menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. "Ada banyak sebab yang membuat kita bisa menjadi taqwa, dan yang pertama adalah menyadari bahwa kita adalah makhluk yang lemah di hadapan Allah," ujarnya.

Ia juga mengutip syair terkenal dari Abu Nawas: "Wahai Tuhanku aku ini tidak layak masuk surga. Tetapi tidak kuat aku masuk siksa neraka, maka terimalah tobat dosa hambaku." Hal ini menggambarkan pentingnya rasa tawadhu' dan kesadaran akan kelemahan diri.

Lebih lanjut, Sdr. Rusli menekankan perlunya mengingat kebaikan Allah yang senantiasa dilimpahkan kepada umat-Nya. "Ar-Rahman Allah Maha kasih sayang pada makhluk-Nya, memberikan rizki yang banyak tanpa diminta," jelasnya.

Ia juga mengingatkan jamaah tentang pentingnya mengingat kematian, karena kita tidak tahu kapan akan meninggal dan tidak bisa menundanya. "Kita harus selalu siap menghadapi akhir hidup," tegasnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh jamaah setempat yang sangat antusias mengikuti ceramah. Selain mendapatkan wawasan baru, mereka juga berdoa bersama agar selalu menjadi orang-orang yang taqwa.

Reporter: Saninatun Nazwa Slamet, KPI/3A


DKM Masjid Miftahul-Huda Selenggarakan Kegiatan Pengajian Rutinan

Dakwahpos.com, Garut - DKM Masjid Miftahul Huda adakan kegiatan rutinan pengajian khusus ibu-ibu yang berada di sekitar lingkungan masjid. Pengajian rutinan ini diselenggarakan setiap hari Jum'at pada pukul 13.30 WIB. Antusias yang begitu besar dari masyarakat terutama ibu-ibu yang ingin mengkaji ilmu agama.

Pengajian memang menjadi adat kebiasaan yang terjadi pada setiap masjid di Indonesia. Terlebih mereka yang ingin mengkaji dan memahami ilmu agama bersama para ustadz setempat. Kegiatan pengajian rutinan pun banyak digelar di berbagai masjid salah satunya adalah Masjid Miftahul Huda yang berlokasi di Kp. Kubang Manila, RT02 RW01, Desa Neglasari, Pakenjeng, Kabupaten Garut.

Banyak sekali manfaat yang dihasilkan dari pengajian rutinan ini khususnya masyarakat setempat. Mereka akan mendapatkan ilmu agama tanpa harus ke tempat pengajian yang jauh dengan biaya yang mahal. Mereka cukup mengikuti pengajian rutinan yang diselenggarakan oleh masjid setempat

Pengajian rutinan ibu-ibu ini sering dihadiri kurang lebih oleh 30 orang. Pengajar atau ustadz yang mengajarkan ilmu agama pun adalah orang yang memang betul-betul paham dalam agama. Alhasil, mereka akan mendapatkan ilmu agama yang dapat direalisasikan dalam kehidupan sehari-hari.

"Alhamdulillah, sudah beberapa tahun saya Istiqomah mengikuti kegiatan pengajian rutinan ini. Saya dapat ilmu yang dapat saya terapkan ke keluarga dan anak-anak saya" Ibu Lilis Ernawati salah satu anggota pengajian rutinan di Masjid Miftahul Huda.

Semoga dengan adanya kegiatan pengajian rutinan ini, masyarakat dapat Istiqomah mengikutinya dan dapat menyerap ilmu agama seluas-luasnya. Aamiin

Reporter : Elsam M Izzul Haq - Komunikasi dan Penyiaran Islam UIN Bandung


Iklan Dakwahpos
Iklan Dakwahpos
Iklan Kiri Dakwahpos
Iklan Kanan Dakwahpos