Dakwahpos.com, Bandung – Khotib Ustaz Asep Mulyana menyampaikan khutbah Jumat di Masjid Nurul Hasanah pada Jumat (31/09/2025). Kegiatan salat Jumat ini diadakan oleh DKM Wawan Hermawan.
Dalam khutbahnya, Asmul mengajak jamaah kaum muslimin untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dengan menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Ia menegaskan bahwa seorang muslim harus menjaga ketakwaan dalam setiap aspek kehidupan.
Asmul menjelaskan bahwa berbakti kepada kedua orang tua merupakan amalan besar yang sangat dicintai Allah. Menurutnya, perintah untuk berbakti kepada orang tua datang setelah perintah untuk bertauhid dan memiliki kedudukan tinggi dalam Islam.
"Allah SWT telah memerintahkan agar manusia tidak menyembah selain Dia dan berbuat baik kepada kedua orang tua, serta Nabi SAW menyebutkan bahwa amalan paling dicintai Allah setelah salat tepat waktu adalah berbakti kepada orang tua," ujar Asmul, Jumat (31/09/2025).
Ia menegaskan bahwa bakti kepada orang tua tidak hanya dilakukan ketika mereka masih hidup, tetapi juga setelah wafat melalui doa, menjaga nama baik keluarga, serta menyambung silaturahmi dengan kerabat. Menurutnya, banyak orang baik kepada orang lain tetapi lalai membahagiakan orang tuanya sendiri.
"Ridha Allah tergantung ridha kedua orang tua, dan murka Allah tergantung murka keduanya, maka jangan sia-siakan kesempatan berbakti selama masih diberi waktu," ungkapnya, Jumat (31/09/2025).
Dalam lanjutan khutbahnya, Asmul mengajak jamaah memperbaiki hubungan dengan orang tua, melembutkan suara kepada mereka, serta membahagiakan dan menyenangkan mereka. Ia juga menekankan bahwa berbakti kepada orang tua dapat membuka pintu rezeki dan keberkahan hidup.
Khotib berharap jamaah tidak menjadi anak yang terlambat menyesal setelah pintu bakti tertutup. Menurutnya, doa terbaik seorang anak adalah doa untuk kebaikan kedua orang tua, baik yang telah wafat maupun yang masih hidup.
Khutbah diakhiri dengan ajakan agar jamaah senantiasa mendoakan kedua orang tua dan bersyukur kepada Allah atas segala nikmat yang diberikan dalam kehidupan.
Reporter: Muhammad Fawaz Fairuzabadi/KPI 3D
Dalam khutbahnya, Asmul mengajak jamaah kaum muslimin untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dengan menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Ia menegaskan bahwa seorang muslim harus menjaga ketakwaan dalam setiap aspek kehidupan.
Asmul menjelaskan bahwa berbakti kepada kedua orang tua merupakan amalan besar yang sangat dicintai Allah. Menurutnya, perintah untuk berbakti kepada orang tua datang setelah perintah untuk bertauhid dan memiliki kedudukan tinggi dalam Islam.
"Allah SWT telah memerintahkan agar manusia tidak menyembah selain Dia dan berbuat baik kepada kedua orang tua, serta Nabi SAW menyebutkan bahwa amalan paling dicintai Allah setelah salat tepat waktu adalah berbakti kepada orang tua," ujar Asmul, Jumat (31/09/2025).
Ia menegaskan bahwa bakti kepada orang tua tidak hanya dilakukan ketika mereka masih hidup, tetapi juga setelah wafat melalui doa, menjaga nama baik keluarga, serta menyambung silaturahmi dengan kerabat. Menurutnya, banyak orang baik kepada orang lain tetapi lalai membahagiakan orang tuanya sendiri.
"Ridha Allah tergantung ridha kedua orang tua, dan murka Allah tergantung murka keduanya, maka jangan sia-siakan kesempatan berbakti selama masih diberi waktu," ungkapnya, Jumat (31/09/2025).
Dalam lanjutan khutbahnya, Asmul mengajak jamaah memperbaiki hubungan dengan orang tua, melembutkan suara kepada mereka, serta membahagiakan dan menyenangkan mereka. Ia juga menekankan bahwa berbakti kepada orang tua dapat membuka pintu rezeki dan keberkahan hidup.
Khotib berharap jamaah tidak menjadi anak yang terlambat menyesal setelah pintu bakti tertutup. Menurutnya, doa terbaik seorang anak adalah doa untuk kebaikan kedua orang tua, baik yang telah wafat maupun yang masih hidup.
Khutbah diakhiri dengan ajakan agar jamaah senantiasa mendoakan kedua orang tua dan bersyukur kepada Allah atas segala nikmat yang diberikan dalam kehidupan.
Reporter: Muhammad Fawaz Fairuzabadi/KPI 3D
Tidak ada komentar
Posting Komentar