Ustadz Aen Tekankan Fadhillah Membaca Yaasin

Dakwahpos.com, Bandung – Suasana Masjid Al-Muhajir di kawasan Cipadung Kidul, Kecamatan Panyileukan, Kota Bandung, terasa tenang dan khidmat pada Kamis malam (11/12/2025) ketika jamaah kembali melaksanakan kegiatan rutin membaca Surah Yasin. Kegiatan yang sudah menjadi tradisi pekanan ini diikuti oleh jamaah dari berbagai usia yang datang dengan penuh keikhlasan untuk bersama-sama bermunajat dan memperkuat hubungan spiritual melalui bacaan Yasin dan doa berjamaah.

Dalam penyampaiannya setelah rangkaian pembacaan selesai, Ust. Aen Harmaen menjelaskan berbagai keutamaan yang dapat diperoleh dari kegiatan yasinan. "Membaca Yasin ini bukan hanya ibadah biasa," ujarnya. "Ada banyak fadilah di dalamnya, termasuk sebagai bentuk kita mengirimkan doa kepada orang-orang yang telah meninggal, sebab doa anak shaleh atau kaum mukminin adalah amal yang terus sampai kepada mereka." Pernyataan tersebut disampaikan untuk menegaskan bahwa yasinan bukan sekadar rutinitas, tetapi juga sarana menjaga hubungan batin antara yang hidup dan yang telah tiada.

Ust. Aen kemudian menambahkan bahwa pembacaan Yasin memberikan manfaat besar bagi pembacanya sendiri. "Setiap huruf dari Al-Qur'an bernilai pahala, dan Yasin termasuk surah yang dianjurkan untuk sering dibaca karena kandungannya yang mengokohkan iman," tuturnya. Ia juga menerangkan bahwa membaca Yasin dapat menjadi pengingat diri agar lebih dekat kepada Allah, memperbaiki hati, serta menjauhkan diri dari sifat-sifat buruk. "Yasin ini bisa menghilangkan sifat-sifat kesetanan dalam diri kita, seperti malas ibadah, suka marah, dan mudah terbawa hawa nafsu," jelasnya lebih lanjut.

Kegiatan yasinan malam itu ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan memohon ampunan, keselamatan, dan keberkahan bagi seluruh jamaah beserta keluarga mereka. Suasana penuh kekhidmatan yang tercipta membuat para jamaah merasa lebih tenang dan terhubung secara spiritual, sehingga tradisi pekanan ini diharapkan terus menjadi sarana memperkuat iman serta membangun kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

Reporter: Dhelia Andheni (KPI 3C)


Tidak ada komentar

© Dakwahpos 2024