UIN SGD Bandung Dinilai Kurang Hadir di Tengah Warga, Jamaah Masjid Al-Ikhlas Angkat Suara

dakwahpos.com – Bandung, Jama'ah Masjid Al-Ikhlas menilai akan kurangnya kontribusi kampus terhadap masyarakat, khususnya dalam keaktifan berpartisipasi dalam menghidupkan masjid-masjid disekitar lingkungan kampus. Rabu, (02/12/2025)

Dalam kunjungannya, Aswan selaku Anggota DPR Fraksi Demokrat menyatakan bahwa kontribusi kampus untuk masyarakat saat ini sangat minim. "Contoh hal kecil weh, dulu mah aya qurban jang masyarakat Cipadung, naha ayeuna mah euweuh, harusnya ada" Ungkapnya.

Cahyadi, salah satu jama'ah Masjid Al-Ikhlas menambahkan bahwa dahulu juga ada program dari UPTQ yang bekerja sama dengan warga, menyisir masjid mana yang belum ada pengajarnya, dari situ perwakilan UPTQ yang mengisi, namun yang disayangkan program itu hanya berjalan satu setengah tahun.

"Dulu saat Fakultas Ushuluddin masih disini, 3 tahun yang lalu, ada program kerjasama UIN dengan Al-Ikhlas yaitu menyediakan khatib secara sukarela, namun sekarang sudah tidak ada. Kami ajukan ke LPM UIN juga kata-katanya juga kurang enak." Sambungnya

"Mudah-mudahan kedepannya bisa berjalan lagi Program Kampus Lingkungan dengan warga sekitar bisa harmonis" Pungkas Aswan.

Reporter: Jauharatuzzahra Kurnia, KPI/3C 

Tidak ada komentar

© Dakwahpos 2024