Terus Bersuara: Kewajiban Moral untuk Kemerdekaan Palestina


Walaupun Genjata Senjata sudah diumumkan namun israel tetap menyerang warga palestina dilansir kantor berita WAFA, jumlah orang yang terbunuh di wilayah Jalur Gaza sejak Kamis (16/1/2025) fajar telah meningkat menjadi 50 orang. Sejumlah warga sipil Palestina tewas dan terluka pada Kamis sore setelah pesawat tempur Israel mengebom tempat pengungsian di Zeitoun, Gaza selatan.

Bertahun-tahu penjajahan terjadi merenggut banyak nyawa yang tak bersalah, tanpa rasa takut mereka terus berjuang untuk kemerdakaan dan mempertahankan tanah suci. Blockade penuh dilakukan oleh Israel pada bulan maret sehingga menyebab bantuan tidak dapat tersalurkan.

Bukan berarti ketidakberdayaan membuat putus asa, melalui suara yang digaungkan di media sosial sebagai bentuk dukungan agar mata dunia terbuka bahwa yang dilakukan israel sudah keterlaluan. Membunuh manusia tanpa rasa ampun tidak mengenal itu anak muda, lansia, bayi sekalipun.

Dengan tetap bersuara merupakan langkah kecil untuk membantu mereka yang sedang berjuang sebagai bentuk kontribusi untuk melepaskam tanah palestina dari kaum penjajah

Reporter : Mia Maulidina, KPI 3B

Tidak ada komentar

© Dakwahpos 2024