Aan menjelaskan bahwa setiap tetes hujan memiliki peran vital dalam siklus kehidupan, mulai dari menumbuhkan akar tanaman hingga membersihkan lingkungan. Ia mengkritik kebiasaan manusia yang sering mengeluh saat hujan turun, padahal di saat itulah rahmat Allah sedang dicurahkan. Hujan juga disebut sebagai sarana untuk menghilangkan gangguan setan dan menguatkan hati orang-orang beriman agar tawakal kepada Allah semakin kokoh.
Sebagai penutup, Aan Hani mengajak jemaah untuk melihat hujan dengan kacamata keimanan. Ia mengingatkan bahwa jika lingkungan dijaga dengan baik seperti merawat hutan dan tidak merusak alam maka hujan akan tetap menjadi sumber keberkahan yang menopang kehidupan, bukan sumber ketakutan. Kesadaran ini diharapkan dapat mendorong perilaku ramah lingkungan sebagai bentuk syukur atas berkah air yang Allah turunkan.
Reporter: Asri Siti Syahidah, 3B
Tidak ada komentar
Posting Komentar