Perbaiki Bacaan Al-Quran, DKM Al-Fath Panyileukan Adakan Pengajian Tahsin Ibu-Ibu

Dakwahpos, Bandung- Dalam upaya meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur'an jemaah, DKM Al-Fath Panyileukan menggelar pengajian tahsin khusus bagi ibu-ibu pada Rabu (10/12/2025). Kegiatan yang berlangsung rutin ini diikuti dengan antusias oleh para peserta yang ingin memperbaiki makhraj, tajwid, serta kelancaran dalam membaca ayat-ayat suci. Pengajian tahsin ini merupakan bagian dari program Kajian Majelis Ta'lim Al-Fath yaitu kajian yang diisi dengan berbagai kegiatan kegiatan yang berkaitan dengan Al-Qur'an.

"Hari ini materinya kita membahas tentang makhorijul huruf as syafatain, tempat keluarnya huruf di kedua bibir plus tadi kita talaqi tilawah" ujar Fauzi salah satu ustaz yang mengajar di kajian tahsin tersebut, kegiatan ini merupakan kegiatan rutin setiap minggu dan pada minggu ini materi yang disampaikan adalah mengenai tempat keluarnya huruf di kedua bibir pembelajaran disampaikan dengan metode yang dapat memudahkan jemaah seperti penyampaian materi melalui layer televisi yang dapat dilihat langsung oleh para jemaah, selain materi juga ada talaqi tilawah yaitu perbaikan bacaan dengan metode klasik jadi si guru mencontohkan dan murid membacakan dan ketika ada yang salah akan di perbaiki oleh guru.

Pada kajian ini para pengajar di Masjid Al-Fath memiliki metode tersendiri yaitu metode Maralah, menurut Fauzi seorang ustaz di Al-Fath metode ini memiliki tujuan memberantas buta huruf Al-Qur'an di segala usia termasuk di madrasah-madrasah anak menggunakan metode Maralah, metode ini memiliki esensi yang sama dengan metod-metode lainnya namun yang membedakan nya adalah cara penyampaian nya yaitu bersifat praktis atau lebih mengajarkan ke prektek dibandingkan teori dan menggunakan stimulus-stimulus moderen dimana modulnya berwarna dan ada lagu-lagunya lalu ada kata kunci kata kunci untuk mengenalkan huruf.  

Diungkapkan oleh Fauzi mengenai tujuan atau target pada pengajian tahsin hari ini "tujuan utama kita ingin menghilangkan secara total kesalahan yang fatal dan ingin menghilangkan kesalahan kesalahan yang ringan", para ibu-ibu Jemaah kajian Tahsin ini kebanyakan sudah bisa membaca Al-Qur'an namun masih terdapat kesalahan kesalahan yang sering terjadi dalam membaca Al—Qur'an kesalahan- kesalahan ini lah yang menjadi target untuk dihilangkan dalam kajian minggu ini.  

 

Reporter  : Della Puspita Sari /KPI 3C

Tidak ada komentar

© Dakwahpos 2024