Metode Klasik, Upaya Cerdaskan Anak Bangsa, Cetak Generasi Qurani Sejak Dini



Dakwahpos.com, Bandung – DKM Al-Hamid Gedebage gelar pengajian anak-anak bada maghrib dengan metode yang klasik. Kajian ini dipimpin oleh beberapa Ustaz dan Ustazah setempat. Suasana sore hari menjelang malam, pengajian yang hangat dibalut dengan metode yang klasik dan bertahap.

Pengajian anak-anak bada maghrib ini mendapat respon positif dari para jamaah dan juga orang tua santri yang mendukung pengajian ini, Jumat (05/12/ 2025).

Ustazah Ai menyampaikan metode pengajian yang digunakan adalah klasik dan individu, seperti menulis, membaca, kemudian menggunakan metode test individual yang bertahap, berkelanjutan dan pendekatan emosional antara guru dan murid.  

"Metode pembelajarannya ada klasikal dan individu, kalau individu itu membaca Al-Quran, dipanggil satu-satu, itu individu untuk baca Al-Qurannya. Karena Al-Quran, itulah pokoknya individu, nah, klasikalnya biasa kita menulis materi sambil dipanggil satu-satu," ujarnya.

Kemudian Ustazah Ai menyampaikan, bahwa metode pengajian ini merupakan upaya untuk membantu mencerdaskan anak bangsa dan mencetak generasi qurani sejak dini, melalui metode-metode klasik dan individu yang bertahap dan berkelanjutan.  

"Karena ada di sini ada masjid, banyak anak-anak, daripada bermain, lebih baik kita mengajak ke hal yang baik. Untuk membantu mencerdaskan anak bangsa, untuk mencetak generasi qurani," tuturnya.
Ustazah Ai berpesan bahwa semoga pengajian ini bisa menjadi inspirasi dan jawaban untuk masa depan yang bisa meneruskan pengajar disini. 


Reporter: Rangga Evan Nur Afiyyan, KPI/3B.

Tidak ada komentar

© Dakwahpos 2024