Dakwahpos.com, Bandung — Dalam kajian rutin di Masjid Al Hasan, jamaah mendapatkan penjelasan
mengenai pentingnya menjaga silaturahmi melalui kajian sebuah hadis yang sanadnya ditelusuri dari
beberapa perawi hingga Rasulullah SAW. Dijelaskan bahwa dari tiga murid Mujahid—Akhmas, Hasan,
dan Fitr—hanya jalur Hasan yang sampai kepada Nabi sehingga dinilai paling kuat dan menjadi dasar
ajaran akhlak tentang hubungan antarmanusia (20/10/2025).
Melalui uraian tersebut, jamaah diingatkan bahwa menyambung silaturahmi bukan sekadar saling memaafkan
lalu berhenti berkomunikasi, tetapi perlu menjaga hubungan secara berkelanjutan. Namun ketika kondisi
belum memungkinkan, seseorang boleh memberi jarak sementara sebagaimana dicontohkan Rasulullah saat hijrah,
tanpa memutuskan hubungan sepenuhnya. Sikap ini dianggap lebih bijak agar tidak menimbulkan konflik yang
berlarut-larut.
Kajian ini juga menekankan pentingnya memastikan kebenaran informasi sebelum disampaikan, agar tidak
menimbulkan fitnah maupun kesalahpahaman. Jamaah diingatkan untuk memelihara akhlak, kejujuran, dan kehati-hatian
sebagai bagian dari ajaran Nabi dan tradisi para ulama dalam menjaga kemurnian ilmu.
Reporter: Najma Hanifati Hawa
mengenai pentingnya menjaga silaturahmi melalui kajian sebuah hadis yang sanadnya ditelusuri dari
beberapa perawi hingga Rasulullah SAW. Dijelaskan bahwa dari tiga murid Mujahid—Akhmas, Hasan,
dan Fitr—hanya jalur Hasan yang sampai kepada Nabi sehingga dinilai paling kuat dan menjadi dasar
ajaran akhlak tentang hubungan antarmanusia (20/10/2025).
Melalui uraian tersebut, jamaah diingatkan bahwa menyambung silaturahmi bukan sekadar saling memaafkan
lalu berhenti berkomunikasi, tetapi perlu menjaga hubungan secara berkelanjutan. Namun ketika kondisi
belum memungkinkan, seseorang boleh memberi jarak sementara sebagaimana dicontohkan Rasulullah saat hijrah,
tanpa memutuskan hubungan sepenuhnya. Sikap ini dianggap lebih bijak agar tidak menimbulkan konflik yang
berlarut-larut.
Kajian ini juga menekankan pentingnya memastikan kebenaran informasi sebelum disampaikan, agar tidak
menimbulkan fitnah maupun kesalahpahaman. Jamaah diingatkan untuk memelihara akhlak, kejujuran, dan kehati-hatian
sebagai bagian dari ajaran Nabi dan tradisi para ulama dalam menjaga kemurnian ilmu.
Reporter: Najma Hanifati Hawa
Tidak ada komentar
Posting Komentar