Dakwahpos.com, Bandung — Dalam kegiatan pengajian rutin yang diikuti puluhan jamaah, seorang ustazah menyampaikan materi fikih dengan fokus pembahasan pada pentingnya ilmu dalam beribadah serta penjelasan rinci mengenai rukun salat berdasarkan kitab Safinatun Najah. Kegiatan ini dilakukan di Masjid Al-Huda Cipadung Wetan, Kec. Cibiru, Kota Bandung, Sabtu (15/11/2025), berlangsung dalam suasana khidmat dan antusias diikuti oleh jamaah, khususnya kaum ibu.
Pada awal penyampaian materi, ustazah menekankan nilai kesabaran dan rasa syukur sebagai bagian dari kesempurnaan iman. Ia menyampaikan bahwa setiap manusia akan diuji melalui kebahagiaan dan kesulitan sebagai bentuk penguatan iman. "Sabar adalah sebagian dari iman. Kebahagiaan menguji syukur kita, sedangkan kesulitan menguji kesabaran," ujarnya, Sabtu (15/11/2025).
Ustazah kemudian mengingatkan pentingnya konsistensi menghadiri majelis ilmu. Ia menegaskan bahwa langkah menuju majelis taklim akan menjadi saksi amal seseorang di hari akhirat. Kutipan ayat QS. Yasin: 65 turut menjadi penguat pesan tersebut.
Memasuki inti kajian, ustazah menyampaikan materi fikih mengenai salat, terutama perbedaan antara rukun, wajib, dan sunah. Ia menegaskan bahwa rukun salat merupakan elemen yang tidak boleh ditinggalkan karena dapat membatalkan ibadah jika tidak dilakukan.
"Dalam pembahasan rukun salat terdapat perbedaan pendapat ulama, namun umumnya mencakup 13 hingga 17 poin. Di antaranya niat, takbiratul ihram, berdiri bagi yang mampu, membaca Al-Fatihah, rukuk, sujud dua kali, hingga tasyahud akhir dan tertib," jelasnya, Sabtu (15/11/2025).
Dalam penjelasannya mengenai niat, ustazah menegaskan bahwa niat merupakan amalan hati, bukan lisan, meskipun melafalkannya tetap diperbolehkan sebagai sunah. Ia juga menguraikan tiga aspek niat, yaitu qashdun (kesengajaan), ta'arud (penentuan jenis ibadah), dan ta'yin (penetapan sifat ibadah, seperti fardu atau sunah).Pengajian ditutup dengan doa bersama serta harapan agar jamaah senantiasa diberikan kemudahan.
Reporter: Silvi Angraini Piliang, KPI/3A
Tidak ada komentar
Posting Komentar