Maulid Bukan Sekadar Seremonial, Tapi Momentum Meneladani Rasulullah Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang baru saja berlalu seharusnya menjadi refleksi mendalam bagi umat Islam. Bukan hanya sebagai acara tahunan yang penuh kemeriahan, tetapi sebagai momentum untuk benar-benar meneladani sosok Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini disampaikan oleh Ustadz Yusuf Ismail, S.Ag. dalam khutbah Jum'at di Masjid Al-A'raaf pada 12 September 2025 lalu. Beliau menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi bukan sekadar seremonial, melainkan kesempatan untuk mendekatkan diri pada ajaran dan akhlak Rasulullah. Cinta yang Membutuhkan Bukti Nyata Dalam khutbahnya, Ustadz Yusuf menyoroti persoalan mendasar yang kerap terlupakan: banyak orang mengaku cinta kepada Rasulullah, namun cinta tersebut hanya sebatas ucapan. Padahal, cinta sejati kepada Nabi Muhammad SAW harus diwujudkan dalam bentuk nyata, bukan retorika kosong. Beliau menggarisbawahi tiga tanda cinta yang seharusnya meleka...
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar
Posting Komentar