Manusia tidak pernah hidup sendirian. Di kampus, pertemanan menjadi bagian penting dalam proses tumbuh dan belajar. Namun tidak semua sirkel membawa kebaikan, meskipun terasa ramai dan menyenangkan.
Islam sejak awal menekankan pentingnya lingkungan. Rasulullah saw. bersabda bahwa seseorang akan mengikuti agama temannya. Hadis ini menegaskan bahwa pertemanan bukan sekadar kebersamaan, melainkan pengaruh yang membentuk arah hidup.
Sirkel toksik sering tidak terasa berbahaya di awal. Ia hadir dalam bentuk candaan yang melampaui batas, kebiasaan menormalisasi hal keliru, dan tekanan untuk selalu mengikuti arus. Semua terasa ringan karena dilakukan bersama.
Masalah muncul ketika nilai mulai dikompromikan. Apa yang dulu terasa salah, perlahan menjadi biasa. Dalam kondisi ini, lingkungan tidak lagi mendukung pertumbuhan, tetapi justru merusak keteguhan iman.
Al-Qur'an menggambarkan penyesalan orang-orang yang salah memilih teman pada hari akhir. Gambaran ini bukan untuk menakut-nakuti, tetapi untuk mengingatkan bahwa pertemanan memiliki konsekuensi spiritual.
Memilih sirkel adalah bagian dari ikhtiar menjaga diri. Bukan soal menjauhi manusia, tetapi mendekat pada lingkungan yang membantu kita tetap waras, beriman, dan bertumbuh sebagai insan akademik dan hamba Allah.
Islam sejak awal menekankan pentingnya lingkungan. Rasulullah saw. bersabda bahwa seseorang akan mengikuti agama temannya. Hadis ini menegaskan bahwa pertemanan bukan sekadar kebersamaan, melainkan pengaruh yang membentuk arah hidup.
Sirkel toksik sering tidak terasa berbahaya di awal. Ia hadir dalam bentuk candaan yang melampaui batas, kebiasaan menormalisasi hal keliru, dan tekanan untuk selalu mengikuti arus. Semua terasa ringan karena dilakukan bersama.
Masalah muncul ketika nilai mulai dikompromikan. Apa yang dulu terasa salah, perlahan menjadi biasa. Dalam kondisi ini, lingkungan tidak lagi mendukung pertumbuhan, tetapi justru merusak keteguhan iman.
Al-Qur'an menggambarkan penyesalan orang-orang yang salah memilih teman pada hari akhir. Gambaran ini bukan untuk menakut-nakuti, tetapi untuk mengingatkan bahwa pertemanan memiliki konsekuensi spiritual.
Memilih sirkel adalah bagian dari ikhtiar menjaga diri. Bukan soal menjauhi manusia, tetapi mendekat pada lingkungan yang membantu kita tetap waras, beriman, dan bertumbuh sebagai insan akademik dan hamba Allah.
Wirda Salamah Ulya, KPI/3B
Tidak ada komentar
Posting Komentar