pada awal khutbah beliau mengajak para jamaah untuk selalu bertakwa kepada allah dan senantiasa berada di jalannya, Ketakwaan adalah sebaik-baik bekal, penolong di dunia, dan penyelamat di akhirat. Dengan ketakwaan, Allah akan membuka jalan kemudahan, memberikan keberkahan, serta membersihkan hati dan jiwa kita dari segala kotoran yang tampak maupun yang tersembunyi.
beliau membawakan hadits yang berisi "Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertaubat dan mencintai orang-orang yang menyucikan diri." (QS. Al-Baqarah: 222), yang bermakna bahwa kesucian adalah bagian diri dari orang beriman.
Kesucian juga berkaitan erat dengan ketakwaan. Orang yang bertakwa senantiasa berhati-hati dalam perkataan, menjaga diri dari dosa, menghindari perbuatan yang merusak akhlak, serta menahan hawa nafsu. Inilah kesucian sejati yang Allah kehendaki. ujar beliau di dalam khutbah jumat nya.
hal hal yang membentuk pribadi muslim yang bersih di hadapan allah dan mulia di hadapan manusia yaitu berlaku jujur, menjaga amanah, tidak menyakti orang lain, menjaga lisan dari ghibah, dan mengutamakan akhlak yang mulia.
pada akhir khutbahnya beliau menyampaikan bahwa kesucian hati dan jiwa adalah pintu utama menuju kesempurnaan iman. Tidak akan lurus ibadah seseorang jika hatinya masih dipenuhi penyakit batin. Maka mari kita terus melakukan introspeksi, memperbaiki diri, dan memohon pertolongan Allah agar ditetapkan di atas jalan yang lurus.
Reporter:Nur Adiansyah
Tidak ada komentar
Posting Komentar