Dakwahpos.com, Bandung – Masjid Ar-Rahmat Cipadung Wetan menyelenggarakan ibadah Salat Jumat pada Jumat (14/11/2025) dengan menghadirkan khatib Ustaz Ramdhani Rafiansyah. Dengan membawakan tema khutbah tentang takwa sebagai kunci keselamatan dunia dan akhirat.
Dalam khutbahnya, Ustaz Ramdhani Rafiansyah mengajak jamaah untuk menjadikan ketakwaan sebagai landasan utama dalam menjalani kehidupan. Ia menekankan bahwa ketakwaan tidak hanya berpengaruh terhadap hubungan seorang hamba dengan Allah, tetapi juga menjadi penentu arah kehidupan di dunia dan keselamatan di akhirat.
"Marilah kita bersama-sama meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala, karena dengan takwa itulah manusia akan mendapatkan keselamatan, baik di dunia maupun di akhirat," katanya di hadapan jamaah.
Ia menyampaikan bahwa khutbah tersebut disampaikan bertepatan dengan bulan Rabi'ul Awwal, bulan yang memiliki makna penting dalam sejarah Islam karena menjadi bulan kelahiran Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam. Momentum ini disebut sebagai waktu yang tepat bagi umat Islam untuk memperbanyak shalawat serta meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
"Bulan Rabi'ul Awwal adalah bulan yang mulia karena di bulan inilah lahir Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam. Sudah sepantasnya kita mengisinya dengan meningkatkan keimanan, meningkatkan ketakwaan, dan memperbanyak shalawat kepada Nabi," ujarnya.
Dalam khutbahnya, Ustaz Ramdhani Rafiansyah juga mengingatkan jamaah tentang keutamaan shalawat sebagai salah satu amalan yang memiliki nilai besar di sisi Allah Subhanahu wa Ta'ala. Ia mengutip hadis Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam yang menjelaskan balasan bagi umat yang bersholawat kepada Nabi.
"Barang siapa yang bershalawat kepada Nabi satu kali, maka Allah akan membalasnya dengan sepuluh kali shalawat," katanya.
Selain mengajak jamaah untuk memperbanyak shalawat, khatib juga mendorong umat Islam agar lebih dekat dengan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup yang dapat menjaga iman dan ketakwaan dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga menekankan pentingnya dzikir sebagai amalan yang dapat dilakukan kapan saja dan dalam berbagai kondisi.
"Selain bershalawat, untuk meningkatkan iman dan ketakwaan, kita dianjurkan memperbanyak membaca Al-Qur'an. Selain itu, dengan memperbanyak dzikir, hati akan menjadi lebih tenang dan kehidupan akan lebih terarah sesuai dengan petunjuk Allah," katanya.
Reporter: Yuhan Safarah, KPI/3C
Dalam khutbahnya, Ustaz Ramdhani Rafiansyah mengajak jamaah untuk menjadikan ketakwaan sebagai landasan utama dalam menjalani kehidupan. Ia menekankan bahwa ketakwaan tidak hanya berpengaruh terhadap hubungan seorang hamba dengan Allah, tetapi juga menjadi penentu arah kehidupan di dunia dan keselamatan di akhirat.
"Marilah kita bersama-sama meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala, karena dengan takwa itulah manusia akan mendapatkan keselamatan, baik di dunia maupun di akhirat," katanya di hadapan jamaah.
Ia menyampaikan bahwa khutbah tersebut disampaikan bertepatan dengan bulan Rabi'ul Awwal, bulan yang memiliki makna penting dalam sejarah Islam karena menjadi bulan kelahiran Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam. Momentum ini disebut sebagai waktu yang tepat bagi umat Islam untuk memperbanyak shalawat serta meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
"Bulan Rabi'ul Awwal adalah bulan yang mulia karena di bulan inilah lahir Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam. Sudah sepantasnya kita mengisinya dengan meningkatkan keimanan, meningkatkan ketakwaan, dan memperbanyak shalawat kepada Nabi," ujarnya.
Dalam khutbahnya, Ustaz Ramdhani Rafiansyah juga mengingatkan jamaah tentang keutamaan shalawat sebagai salah satu amalan yang memiliki nilai besar di sisi Allah Subhanahu wa Ta'ala. Ia mengutip hadis Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam yang menjelaskan balasan bagi umat yang bersholawat kepada Nabi.
"Barang siapa yang bershalawat kepada Nabi satu kali, maka Allah akan membalasnya dengan sepuluh kali shalawat," katanya.
Selain mengajak jamaah untuk memperbanyak shalawat, khatib juga mendorong umat Islam agar lebih dekat dengan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup yang dapat menjaga iman dan ketakwaan dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga menekankan pentingnya dzikir sebagai amalan yang dapat dilakukan kapan saja dan dalam berbagai kondisi.
"Selain bershalawat, untuk meningkatkan iman dan ketakwaan, kita dianjurkan memperbanyak membaca Al-Qur'an. Selain itu, dengan memperbanyak dzikir, hati akan menjadi lebih tenang dan kehidupan akan lebih terarah sesuai dengan petunjuk Allah," katanya.
Reporter: Yuhan Safarah, KPI/3C
Tidak ada komentar
Posting Komentar