Kesabaran dan Ridha atas Ketentuan Allah sebagai Kunci Kekuatan Iman

Dakwahpos.com, Bandung Dalam Khotbah Jum'at yang berlangsung di Masjid Al-Amanah (05/12/2025), Ustaz Dedi sebagai khotib mengajak para jamaah untuk memahami makna di balik setiap ketentuan Allah, termasuk hal-hal yang terasa tidak menyenangkan dalam kehidupan.

Dalam khutbahnya, Ustaz Dedi menjelaskan bahwa segala sesuatu yang terjadi, baik yang menyenangkan maupun tidak, merupakan bagian dari ketetapan Allah Swt yang harus disikapi dengan kesabaran dan persyaratan iman.

"Pokok makna yang Allah berikan, yang tidak menyenangkan atau yang kurang menyenangkan, maka dengan resepnya adalah harus bersyarat," ujar Ustaz Dedi (05/12/2025).

Ia menambahkan bahwa setiap musibah yang menimpa seseorang sesungguhnya sudah tercatat dan menjadi kepastian dalam ketentuan Allah Swt sebagaimana yang tertuang dalam Al-Qur'an. Hal ini juga diperkuat oleh penjelasan Imam Ibnu Katsir dalam tafsirnya.

"Musibah yang menimpa adalah bagian dari kepastian yang sudah tertulis di dalam Al-Qur'an. Kita sudah sangat yakin. Kita sudah meyakini dengan ketentuan Allah. Imam Ibnu Katsir dalam tafsirnya mengatakan bahwa yang dimaksud dengan ayat tersebut adalah siapa saja yang mendapat musibah, kemudian ia menyadari bahwa semuanya sudah menjadi kepastian dari-Nya," ujar Ustaz Dedi (05/12/2025).

Lebih lanjut, Ustaz Dedi menegaskan bahwa ketika seseorang mampu menerima musibah dengan penuh kesadaran dan keikhlasan, hal tersebut termasuk dalam perbuatan hati yang akan mendatangkan hidayah, derajat yang tinggi, serta pahala dari Allah Swt.

"Ketika kita menyadari dan menerima dengan penuh kesadaran ini, termasuk di bawah perbuatan hati seseorang, maka Allah akan memberikan hidayah kepada hati seseorang, mengangkat derajat, bahkan memberikan pahala dan akan mengganti segala sesuatu yang hilang dengan yang lebih baik, bahkan lebih baik dari sebelumnya," tegasnya.

Salah satu jamaah, Haikal, memberikan respon positif terhadap materi khutbah tersebut. Ia berharap pesan yang disampaikan mampu menguatkan hati jamaah dalam menghadapi ujian kehidupan.

"Semoga apa yang disampaikan khotib bermanfaat untuk para jama'ah dan khususnya saya sendiri," ujarnya (05/12/2025).

Reporter: Muhammad Fahru Rozi, KPI/3B

Tidak ada komentar

© Dakwahpos 2024