Dalam kajian pekanan di Masjid besar Tanjungsari yang membahas Surah Al-Mumtahanah ayat 3–6, Ustaz Aten menekankan pentingnya amanah kepemimpinan dalam keluarga dan hubungan seorang hamba dengan Allah, Sabtu (29/11/2025).
Ia menjelaskan bahwa pada hari kiamat, karib kerabat dan saudara terdekat tidak dapat memberi manfaat sedikit pun. Semua hubungan keluarga, termasuk diri seseorang, merupakan titipan dari Allah yang kelak akan dimintai pertanggungjawaban.
Ustaz Aten mengingatkan bahwa tugas seorang suami lebih berat karena ia menjadi pemimpin dalam rumah tangga. Ketika seorang istri tidak menjalankan amanahnya, maka suami turut menanggung konsekuensi tersebut. Ia menegaskan hal ini merujuk pada sabda Rasulullah SAW: "Kalian adalah pemimpin, dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya."
Hadis tersebut berbunyi, "ÙƒُÙ„ُّÙƒُÙ…ْ رَاعٍ ÙˆَÙƒُÙ„ُّÙƒُÙ…ْ Ù…َسْئُولٌ عَÙ†ْ رَعِÙŠَّتِÙ‡ِ."
Ustaz Aten juga menyampaikan bahwa laki-laki dan perempuan memiliki tanggungan yang berbeda sesuai perannya masing-masing. Seperti yang di ucapkan rasul kepada salah satu pemuda Arabiy, rasul mengucapkan "Orang akan dikumpulkan bersama yang ia cintai, dan kamu juga akan dikumpulkan bersama yang kamu cintai".
Mengambil teladan dari kisah Nabi Ibrahim AS, Ustaz Aten menjelaskan bahwa dalam Surah Al-Mumtahanah dijelaskan bagaimana Nabi Ibrahim menjadi contoh yang sempurna dalam keteguhan iman. Meski memohonkan ampun untuk ayahnya, Ibrahim menyadari bahwa dirinya tidak dapat menolak azab Allah terhadap siapa pun. Beliau berdoa: "Ya Tuhan kami, hanya kepada Engkau kami bertawakal, hanya kepada Engkau kami bertaubat, dan hanya kepada Engkau kami kembali."
Ustaz Aten menyinggung perjuangan Nabi Ibrahim dalam menyeru umatnya, termasuk Raja Namrud, meskipun penuh penolakan. Nabi Ibrahim dengan tegas menyatakan berlepas diri dari segala bentuk kesyirikan dan sembahan selain Allah.
Ustaz Aten menegaskan bahwa permohonan ampun Nabi Ibrahim untuk ayahnya tidak boleh dijadikan contoh. Umat Islam tidak diperbolehkan memohonkan ampun atau mendoakan kebaikan akhirat bagi orang yang berbeda keyakinan.
Kajian ini ditutup dengan ajakan agar umat Islam senantiasa menjaga amanah, memperbaiki diri, dan menjadikan teladan para nabi sebagai pegangan dalam kehidupan sehari-hari.
Reporter: Tiara Artha Wijaya/KPI/3D
Tidak ada komentar
Posting Komentar